Kompas.com - 26/09/2013, 19:12 WIB
Ratusan warga di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan mengepung kantor KPUD setempat terkait kecurangan Pilkada yang dilakukan oleh kandidat pasanagan petahana. Senin, (23/09/2013). KOMPAS.com / ABDUL HAQRatusan warga di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan mengepung kantor KPUD setempat terkait kecurangan Pilkada yang dilakukan oleh kandidat pasanagan petahana. Senin, (23/09/2013).
|
EditorFarid Assifa

WAJO, KOMPAS.com
- Kandidat petahana, Andi Burhanuddin Unru-Andi Syahrir Kube Dauda ditetapkan sebagai pemenang Pemilihan Bupati Wajo, Sulawesi Selatan oleh Komisi Pemilihan Kepala Daerah. Sementara sejumlah saksi dari beberapa kandidat lainnya memilih walk out serta enggan menandatangani penetapan tersebut, Kamis (26/09/2013).

KPUD menetapkan pasangan nomor urut 5, Andi Burhanuddin Unru - Andi Syahrir Kube Dauda meraih suara terbanyak, yakni 90.216 suara (40,32 persen). Disusul pasangan nomor urut 6 Amran Mahmud-Andi M Yusud Machmud Korosi dengan suara 68.196 (30,48 persen). Pasangan lainnya, Sanusi Karateng-Andi Surya Agraria memperoleh 27,945 suara (12,49 persen), Andi Safri Modding-Rahman Rahim 23.864 suara (10,66 persen), Andi Asriadi Mayang-Saidiman 6.977 suara (3,12 persen), dan Andi Suryadi Belo-Sabaruddin Mallo 6.561 suara (2,93 persen).

Lima saksi dari masing-masing kandidat lain menolak menandatangani berita acara hasil rekapitulasi dan hanya ditandatangani oleh saksi kandidat terpilih. Meski demikian, pihak KPUD tetap menetapkan dan menyerahkan ke Panitia Pengawas Pemihan Umum (Panwaslu) terkait pelanggaran Pilkada susai dengan tuntutan para saksi.

"Apapun alasannya kami tetap menetapkan hasil pilkada ini dan kalau kalian mau menuntut silakan ke Panwas," jelas Andi Nirwana, Ketua KPU Wajo.

Sementara kandidat petahana terpilih langsung menggelar pesta di kediamannya yang dihadiri oleh sejumlah pejabat dan pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Wajo. "Sekarang kita sudah menang dan mari kita wujudkan janji politik yang saya janjikan," singkat Andi Burhanuddin Unru, Bupati Wajo.

Rekapitulasi yang digelar pada Rabu, 26 September 2013 ini dijaga ketat ratusan aparat TNI dan Polri. Pasalnya, sejumlah kandidat lain mengancam akan memboikot penetapan pemenang pilkada lantaran prosesnya dianggap banyak kecurangan.

Diberitakan sebelumnya, sejak digelarnya tahapan Pilkada hingga pencoblosan, warga menemukan sejumlah pelanggaran Pilkada yang dilakukan oleh pasangan petahana, termasuk pengerahan PNS saat kampanye serta penggelembungan suara dengan menggunakan pemilih siluman yang berujung pengepungan kantor KPU Wajo pada Senin, 23 September 2013 lalu.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.