Kompas.com - 23/09/2013, 15:34 WIB
Petugas mengujicoba penggunaan mesin pembaca chip e-KTP (card reader) di Kementerian Dalam Negeri, Rabu (8/5/2013). Kementerian Dalam Negeri menghimbau kepada seluruh instansi pemerintah dan perbankan untuk menyediakan card reader e-KTP, sebab terhitung sejak 1 Januari 2014 KTP non elektronik tidak berlaku lagi. Selain itu e-KTP juga tidak boleh difotocopy karena dapat merusak chip. 
KOMPAS/HENDRA A SETYAWANPetugas mengujicoba penggunaan mesin pembaca chip e-KTP (card reader) di Kementerian Dalam Negeri, Rabu (8/5/2013). Kementerian Dalam Negeri menghimbau kepada seluruh instansi pemerintah dan perbankan untuk menyediakan card reader e-KTP, sebab terhitung sejak 1 Januari 2014 KTP non elektronik tidak berlaku lagi. Selain itu e-KTP juga tidak boleh difotocopy karena dapat merusak chip.
|
EditorFarid Assifa

MAGELANG, KOMPAS.com — Mendekati batas akhir penggunaan KTP lama ke KTP elektronik (e-KTP) Januari 2014, sekitar 3.300 warga Kota Magelang, Jawa Tengah, masih belum melakukan perekaman data. Mereka pun terancam tidak memiliki e-KTP.

Kepala Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Magelang, RM Andi Devanda menyebutkan, berdasarkan data dari Pemerintah Provinsi Jateng, tercatat lebih dari 10.000 warga Kota Magelang belum melakukan perekaman. Menurut Deva, perbedaan data antara Pemkot Magelang dan Pemprov Jateng terjadi karena sebagian besar warga tidak melakukan update kependudukan.

"Misalnya saja, ada warga yang pindah, namun tidak mengurus administrasi kepindahan. Lalu ada warga yang meninggal juga tidak ada laporan. Makanya, dengan data dari Pemprov Jateng, ada selisih sekitar 7.000 orang yang belum melakukan perekaman," kata Deva, Senin (23/9/2013).

Deva menambahkan, sebagian besar warga yang belum melakukan perekaman adalah orang tua lanjut usia (lansia). Karena banyak lansia yang cenderung tidak tahu dan tidak mengerti pentingnya identitas diri. Sejauh ini, pihaknya mengaku telah gencar melakukan sosialisasi e-KTP serta membuat terobosan baru untuk masyarkat baik melalui perangkat desa, ketua RW, dan RT.

“Kami rencanakan e-KTP ini berlaku semur hidup sehingga warga tidak perlu lagi memperpanjang masa berlaku, kecuali ada perubahan status, pindah rumah, atau meninggal dunia,” terang mantan Kepala Dinas Pasar Kota Magelang itu.

Sementara itu, terkait card reader atau alat pendeteksi e-KTP, pihaknya mengimbau kepada pemilik e-KTP untuk tidak terlalu sering menfotokopi apalagi menjepit dengan staples karena dapat merusak chip yang ada pada fisik e-KTP. Sejauh ini, baik perusahaan milik negeri maupun swasta di Kota Magelang belum memiliki alat tersebut.

“Harga card reader itu mencapai Rp 5 hingga Rp10 juta per unit sehingga kemungkinan perusahaan kecil akan kesulitan menyediakan alat tersebut. Tapi yang namanya aturan, perusahaan wajib menyediakan alat itu secara serentak mulai Januari 2014," pungkas Deva.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Regional
Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Regional
PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

Regional
Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Regional
Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Regional
Antisipasi Hepatitis Akut, Pemprov Jabar Siapkan Skenario Jitu dengan Teknologi Molekuler Terbaru

Antisipasi Hepatitis Akut, Pemprov Jabar Siapkan Skenario Jitu dengan Teknologi Molekuler Terbaru

Regional
Melalui BLUD, Ridwan Kamil Optimistis Pendidikan di Jabar Bisa Hasilkan Prestasi

Melalui BLUD, Ridwan Kamil Optimistis Pendidikan di Jabar Bisa Hasilkan Prestasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.