Kompas.com - 11/09/2013, 17:48 WIB
Perajin tempe di Kabupaten Tasikmalaya, mengaku masih memaksakan produksinya, Senin (26/8/2013). KOMPAS.com/IRWAN NUGRAHAPerajin tempe di Kabupaten Tasikmalaya, mengaku masih memaksakan produksinya, Senin (26/8/2013).
EditorKistyarini

CIREBON, KOMPAS.com — Ratusan pedagang tahu-tempe mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Cirebon, Jawa Barat, Rabu (11/9/2013). Mereka mengadukan nasibnya terkait tingginya harga kedelai impor.

Salah seorang pedagang tahu-tempe pasar Perumnas Cirebon Karso di DPRD Kota Cirebon, Rabu, menuturkan, ratusan pedagang tahu-tempe terpaksa mendatangi kantor DPRD Kota Cirebon. Mereka meminta pemerintah menurunkan harga kedelai supaya bisa produksi kembali.

Ia mengatakan, harga kacang kedelai yang tinggi merugikan para perajin tempe-tahu. Mereka pun melakukan aksi mogok produksi. Dampaknya pedagang kesulitan memperoleh tempe-tahu tersebut.

"Sejak perajin tempe-tahu mogok produksi pasokan terhenti, pedagang tidak bisa berjualan padahal permintaan konsumen masih stabil," katanya.

Tarsidi, pedagang tahu, mengaku, kiriman tahu berhenti karena pabrik tutup. Terpaksa selama tiga hari ia tidak berjualan, sementara kebutuhan hidup harus dipenuhi. Tarsidi berharap DPRD Kota Cirebon peduli terhadap mereka.

Mogok produksi para pedagang eceran, kata dia, membuat mereka rugi karena tidak berjualan.

Ratusan pedagang eceran tahu-tempe itu diterima oleh Ketua DPRD Kota Cirebon HP Yuliarso, Anggota Komisi B Priatmoadji, dan Komisi C Andi Rianto Lie di Ruang Griya Sawala Gedung DPRD Kota Cirebon.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X