Polisi Masih Menjaga Ketat Kantor DPRD Kediri

Kompas.com - 23/08/2013, 15:37 WIB
Personel polisi masih berjaga di depan ruangan tempat pelantikan Pergantian Antar Waktu (PAW) DPRD Kota Kediri, Jawa Timur, Jum,at (23/8/2013), menyusul adanya kabar kembalinya pengunjuk rasa. Kompas.com/ M. Agus Fauzul HakimPersonel polisi masih berjaga di depan ruangan tempat pelantikan Pergantian Antar Waktu (PAW) DPRD Kota Kediri, Jawa Timur, Jum,at (23/8/2013), menyusul adanya kabar kembalinya pengunjuk rasa.
|
EditorFarid Assifa

KEDIRI, KOMPAS.com - Ratusan personel gabungan dari Polri dan TNI masih bertahan menjaga kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kediri, Jawa Timur, menyusul adanya kabar kembalinya pengunjuk rasa, Jumat (23/8/2013).

Para personel bersenjata lengkap itu masih terlihat berada di hampir setiap sudut kantor parlemen yang terletak di Jalan Mayor Bismo itu. Jumlah terbanyak terkonsentrasi di halaman kantor, terutama personel Brimob.

"Kami turunkan 400 personel yang didukung oleh elemen TNI," kata Kepala Polres Kediri Kota Ajun Komisaris Besar Polisi Ratno Kuncoro, saat ditemui Kompas.com di kantor DPRD.

Kuncoro menambahkan, tidak memberikan batas waktu penjagaan dilakukan. Ia hanya mengatakan personel pengamanannya itu akan bertahan hingga situasi keamanan normal dan kembali kondusif seperti sediakala. "Kita tunggu sampai kondusif," pungkasnya.

Sebelumnya, dua aksi terjadi di gedung tempat para wakil rakyat berkantor itu. Aksi pertama berupa penyegelan pintu ruang tempat pelantikan Pergantian Antar Waktu (PAW) sebagai sikap penolakan PAW itu sendiri. Aksi yang kedua berupa unjuk rasa puluhan orang yang menamakan Forum Peduli Parlemen yang mengajak serta para anggota dewan melakukan aksi mosi tidak percaya terhadap ketua dewan. Meski sempat memanas, situasi kedua aksi itu dapat terkendali hingga massa membubarkan diri. Sore ini tersiar kabar mereka akan kembali beraksi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dinilai Merugikan, Puluhan Warga di Luwu Hentikan Paksa Aktivitas Galian C

Dinilai Merugikan, Puluhan Warga di Luwu Hentikan Paksa Aktivitas Galian C

Regional
IPB: Dana Riset Dasar Minim hingga Kurang Diminati, Indonesia Terancam Impor Riset Negara Lain

IPB: Dana Riset Dasar Minim hingga Kurang Diminati, Indonesia Terancam Impor Riset Negara Lain

Regional
Detik-detik 2 Santri Terseret Air Bah karena Ingin Tolong Teman, 1 Tewas, 1 Hilang

Detik-detik 2 Santri Terseret Air Bah karena Ingin Tolong Teman, 1 Tewas, 1 Hilang

Regional
Digugat IRT yang Tak Terima Dinyatakan Terpapar Covid-19, Gugus Tugas: Sudah Sesuai Prosedur

Digugat IRT yang Tak Terima Dinyatakan Terpapar Covid-19, Gugus Tugas: Sudah Sesuai Prosedur

Regional
Tak Lagi Zona Merah Covid-19, Banjarmasin Berencana Buka Objek Wisata

Tak Lagi Zona Merah Covid-19, Banjarmasin Berencana Buka Objek Wisata

Regional
3 Hari Keluar Kota, Warga Wajib Tunjukkan Hasil Tes Swab Negatif Covid-19 Saat Kembali ke Surabaya

3 Hari Keluar Kota, Warga Wajib Tunjukkan Hasil Tes Swab Negatif Covid-19 Saat Kembali ke Surabaya

Regional
4 Pria Tertangkap Bawa Sabu 6 Kg, Pelaku Diupah Rp 180 Juta

4 Pria Tertangkap Bawa Sabu 6 Kg, Pelaku Diupah Rp 180 Juta

Regional
'Warga Terdaftar Sebagai Penerima tapi Tidak Mendapat Bantuan'

"Warga Terdaftar Sebagai Penerima tapi Tidak Mendapat Bantuan"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Bahar bin Smith Jadi Tersangka | Bocah Balita Kerap Minta Maaf karena Trauma

[POPULER NUSANTARA] Bahar bin Smith Jadi Tersangka | Bocah Balita Kerap Minta Maaf karena Trauma

Regional
Mereka yang Merawat Ikrar Sumpah Pemuda di Maluku, Kalbar, dan Sumbar

Mereka yang Merawat Ikrar Sumpah Pemuda di Maluku, Kalbar, dan Sumbar

Regional
Tak Terima Dinyatakan Positif Covid-19, IRT Gugat Gugus Tugas dan RS ke Pengadilan

Tak Terima Dinyatakan Positif Covid-19, IRT Gugat Gugus Tugas dan RS ke Pengadilan

Regional
Tidak Kena Tilang, Belasan Pelanggar Lalu Lintas Disuruh Shalat Gaib di Pinggir Jalan

Tidak Kena Tilang, Belasan Pelanggar Lalu Lintas Disuruh Shalat Gaib di Pinggir Jalan

Regional
Muridnya Menikah Dini, Guru: Sedih Saat Mendengar Siswi Saya Keguguran, KDRT, dan Bercerai

Muridnya Menikah Dini, Guru: Sedih Saat Mendengar Siswi Saya Keguguran, KDRT, dan Bercerai

Regional
Sejumlah Pegawai Setda Positif Covid-19, Kantor Bupati Garut Ditutup Sepekan

Sejumlah Pegawai Setda Positif Covid-19, Kantor Bupati Garut Ditutup Sepekan

Regional
Cerita Yaidah Kesulitan Urus Akta Kematian Putranya di Pemkot Surabaya hingga Harus ke Jakarta

Cerita Yaidah Kesulitan Urus Akta Kematian Putranya di Pemkot Surabaya hingga Harus ke Jakarta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X