Kompas.com - 21/08/2013, 16:28 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto
KOLAKA, KOMPAS.com — Calon bupati dan wakil bupati Kolaka, Sulawesi Tenggara, Farhat Abbas dan Sabaruddin Labamba, menjalani tes kesehatan dan psikotes di Rumah Sakit Benyamin Guluh, Kolaka, Rabu (21/8/2013).

Pasangan yang memiliki akronim FA-Sabar ini memang mendapat giliran hari ini untuk menjalani tes kesehatan, sesuai jadwal yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum Daerah Kolaka.

Sebelumnya, kandidat lain, pasangan Ahmad Safei-Jayadin dan Amir Sahaka-Parmin Dasir, telah menjalani tes serupa.

Dalam kesempatan ini, Farhat Abbas memboyong dua artis Ibu Kota yang juga merupakan putra-putri asli Kolaka. Artis tersebut adalah Machica Muchtar dan Zul, vokalis grup band Zivilia.

Sontak saja kehadiran dua publik figur ini membuat masyarakat dan para pegawai rumah sakit saling berdesakan untuk menyaksikan proses tes kesehatan tersebut.

Hanya saja, mereka tidak dapat melihat sacara langsung karena proses pemeriksaan itu tertutup untuk umum. Warga yang sudah tumpah ruah terpaksa memadati lantai dasar Rumah Sakit Benyamin Guluh Kolaka guna menunggu kehadiran dua artis itu.

"Kami dites dalam ruangan yang tertutup selama kurang lebih dua jam. Itu dengan berbagai macam pertanyaan. Untuk psikotes sekitar 560 pertanyaan. Sementara kesehatan tubuh mulai dari air seni, ujung rambut, hingga kaki. Hasilnya tidak bisa diumumkan, tapi kami berdoa semoga semua bisa berjalan dengan lancar," kata Farhat saat jumpa pers.

Farhat juga mengatakan, kedatangan putra-putri Kolaka yang berkarier di Ibu Kota adalah tanda kalau dia dan pasangannya benar-benar ingin membangun Kolaka.

"Komitmen kami ingin membangun Kolaka sangat kuat. Makanya, saya ajak dua tokoh Kolaka ini untuk temani saya. Yang jelasnya perubahan kami akan berikan kepada Kolaka. Ini komitmen kami. Dan, hari ini juga kekurangan KTP dukungan di KPUD telah kami lengkapi sehingga dapat dipastikan, kalau kami lolos jadi calon bupati Kolaka," papar Farhat.

Farhat Abbas juga mengatakan, untuk maju sebagai pemimpin terlebih dahulu harus ada dukungan dari orang terdekat, termasuk sang istri, Nia Daniati. "Istri saya mendukung secara penuh. Dalam waktu dekat ini dia akan datang di Kolaka. Tidak bisa barengan dengan kami karena masih mengurus anak dulu. Itu sangat perlu dukungan dari keluarga," tambah Farhat.
 
Di tempat yang sama, Sabaruddin Labamba menjelaskan, terlaksananya tes kesehatan ini merupakan bukti besar bahwa mereka serius maju sebagai calon bupati dan wakil bupati Kolaka.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ridwan Kamil Sebut KTT Y20 Jadi Platform Anak Muda Bangun Masa Depan

Ridwan Kamil Sebut KTT Y20 Jadi Platform Anak Muda Bangun Masa Depan

Regional
Peluang Ekspor Nonmigas Terbuka Lebar, Pemprov Jabar Fokus Dukung Eksportir Muda

Peluang Ekspor Nonmigas Terbuka Lebar, Pemprov Jabar Fokus Dukung Eksportir Muda

Regional
Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Regional
Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Regional
Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Regional
Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Regional
Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Regional
Bekerja Sama dengan Komunitas Muslim Selandia Baru, Dompet Dhuafa Hadirkan Pos Gizi di Garut

Bekerja Sama dengan Komunitas Muslim Selandia Baru, Dompet Dhuafa Hadirkan Pos Gizi di Garut

Regional
Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Regional
Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Regional
Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Regional
Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Regional
Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

Regional
Dompet Dhuafa Kirimkan Tim QC ke NTT untuk Cek Kesehatan Hewan Kurban

Dompet Dhuafa Kirimkan Tim QC ke NTT untuk Cek Kesehatan Hewan Kurban

Regional
Bupati Jekek: Saya Yakin PPPK Guru di Wonogiri Mampu Jawab Tuntutan Zaman

Bupati Jekek: Saya Yakin PPPK Guru di Wonogiri Mampu Jawab Tuntutan Zaman

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.