Ke Istana Cipanas, SBY Tembus Kemacetan di Puncak

Kompas.com - 09/08/2013, 22:08 WIB
Salah satu paviliun di area Istana Presiden Cipanas, Cianjur, Jawa Barat, Sabtu (21/4/2012). Istana yang dibangun di atas tanah seluas 26 hektar ini merupakan istana tertua. Awalnya berupa bangunan pribadi yang dibangun pada 1740 oleh tuan tanah Belanda Van Heots, lalu karena daya tarik sumber air panasnya pada masa pemerintahan Gubernur Jenderal G.W. Baron van Imhoff (1743) dibangunlah gedung kesehatan. KOMPAS IMAGES/Roderick Adrian MozesSalah satu paviliun di area Istana Presiden Cipanas, Cianjur, Jawa Barat, Sabtu (21/4/2012). Istana yang dibangun di atas tanah seluas 26 hektar ini merupakan istana tertua. Awalnya berupa bangunan pribadi yang dibangun pada 1740 oleh tuan tanah Belanda Van Heots, lalu karena daya tarik sumber air panasnya pada masa pemerintahan Gubernur Jenderal G.W. Baron van Imhoff (1743) dibangunlah gedung kesehatan.
EditorKistyarini

BOGOR, KOMPAS.com - Kemacetan dan antrean panjang di jalur Ciawi-Puncak Bogor, Jawa Barat (Jabar), Jumat (9/8) sore, dijaga aparat kepolisan bersenjata. Mereka berjaga di ruas jalan sebelah kanan yang sengaja dikosongkan.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Tribun di lapangan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan melintasi jalur Puncak untuk menuju ke Istana Cipanas, Kabupaten Cianjur.

"Iya rencananya (SBY, Red) akan lewat jam tujuh. Tapi sebentar lagi juga sudah mau lewat," ujar anggota Brimob Detasemen A yang enggan disebut namanya kepada Tribun, di lokasi kemacetan.

Diberitakan sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan meluangkan waktu untuk berlibur bersama keluarga pada hari Idul Fitri 1434 H. Presiden dan keluarga akan menghabiskan akhir pekan di Istana Kepresidenan di Cipanas, Jawa Barat.

"Saya ingin sedikit rileks dengan keluarga sehingga tanggal 11 dan 12 Agustus rencananya saya ajak keluarga berlibur di Cipanas," kata Presiden dalam video wawancara khusus dengan Biro Pers Kepresidenan yang diunggah di akun YouTube Presiden.

Seperti diketahui, jalur menuju Puncak Bogor melalui Ciawi, Bogor, Jawa Barat (Jabar) macet total, Jumat (9/8) sekitar pukul 17.00. Tiga ruas jalan dipenuhi mobil dari arah Jakarta atau gerbang Tol Cibubur. Antrean kendaraan mengular mencapai gerbang Tol Ciawi.

Di ujung kemacetan terlihat jalur menuju puncak ditutup sementara oleh aparat kepolisian setempat. Berdasarkan informasi Tribun di lapangan, jalur menuju puncak diberlakukan sistem buka tutup.

"Dibukanya sekitar jam 9 malam nanti," ujar warga setempat berteriak ke arah pengemudi mobil yang berencana ke puncak beberapa saat lalu. Seraya berteriak, pria tersebut menawarkan jalur alternatif untuk menghindari antrean yang diperkirakan akan berlangsung berjam-jam itu.

Sementara itu, seorang pengemudi asal Jakarta yang berencana menginap di wilayah Puncak Bogor, Akbar (50), mengatakan, hal tersebut biasa terjadi. Menurutnya, buka tutup itu diberlakukan ketika akhir pekan dan libur panjang seperti hari raya Idul Fitri.

"Tandanya kalau di pinggir jalan sudah banyak kotoran berserakan. Itu pasti tandanya ada macet panjang dan antrean lama," kata Akbar beberapa saat lalu. (cis)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada 7 Luka Tusuk di Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel di Kediri

Ada 7 Luka Tusuk di Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel di Kediri

Regional
[POPULER NUSANTARA] Hamil Tua, TL Bekerja Sebagai PSK| Kisah Cinta Gadis Perancis dan Pria Lombok

[POPULER NUSANTARA] Hamil Tua, TL Bekerja Sebagai PSK| Kisah Cinta Gadis Perancis dan Pria Lombok

Regional
Perjalanan Kasus Gilang Fetish Kain Jarik, Terbongkar dari Utas Twitter, 25 Korban, Pelaku Dikeluarkan dari Unair

Perjalanan Kasus Gilang Fetish Kain Jarik, Terbongkar dari Utas Twitter, 25 Korban, Pelaku Dikeluarkan dari Unair

Regional
Usai Pelantikan Bupati Asmat di Jayapura, Massa di Kota Agats Rusak Rumah Dinas hingga Kantor KPU

Usai Pelantikan Bupati Asmat di Jayapura, Massa di Kota Agats Rusak Rumah Dinas hingga Kantor KPU

Regional
Kisah Cinta Indra dan Melissa Wanita Perancis, Berawal dari Pohon Kelapa, Berlanjut di Cobek Batu

Kisah Cinta Indra dan Melissa Wanita Perancis, Berawal dari Pohon Kelapa, Berlanjut di Cobek Batu

Regional
Cerita Abdussamad Seorang PNS yang Mengaku Kajari, Ajak Anak Istri Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar

Cerita Abdussamad Seorang PNS yang Mengaku Kajari, Ajak Anak Istri Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar

Regional
Kata Melissa Wanita Perancis yang Menikah dengan Pria Lombok: I Love Him, Dia Ramah...

Kata Melissa Wanita Perancis yang Menikah dengan Pria Lombok: I Love Him, Dia Ramah...

Regional
Berawal dari Panjat Pohon Kelapa, Indra Mampu Luluhkan Hati Melissa Wanita Perancis, Ini Ceritanya

Berawal dari Panjat Pohon Kelapa, Indra Mampu Luluhkan Hati Melissa Wanita Perancis, Ini Ceritanya

Regional
Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Maret 2021

Regional
Tembak Satwa Liar Dilindungi, Pria di NTT Terima Sanksi Adat, Serahkan 5 Ayam hingga Beras 20 Kg

Tembak Satwa Liar Dilindungi, Pria di NTT Terima Sanksi Adat, Serahkan 5 Ayam hingga Beras 20 Kg

Regional
Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Regional
Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Regional
Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Regional
Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X