Kompas.com - 07/08/2013, 19:11 WIB
Ketua Umum PMI Jusuf Kalla, secara simbolis mengambil air dari tangki bantuan PMI dan diserahkan kepada para korban gempa di Kampung Kute Panang, Kabupaten Aceh Tengah, Senin (29/7/2013). SERAMBI/MAHYADIKetua Umum PMI Jusuf Kalla, secara simbolis mengambil air dari tangki bantuan PMI dan diserahkan kepada para korban gempa di Kampung Kute Panang, Kabupaten Aceh Tengah, Senin (29/7/2013).
Penulis Suhartono
|
EditorGlori K. Wadrianto
JAKARTA, KOMPAS.com - Sejak tak lagi menjadi Wakil Presiden, Jusuf Kalla ternyata membiasakan diri untuk kembali ke kampung halaman di Makassar, bersama keluarga besarnya saat Idul Fitri tiba.

Demikian pula tahun ini, Kalla bersama anak mantu dan cucu-cucunya kembali ke Makassar, sejak Selasa (6/8/2013) sore lalu. "Ya, saya sekarang sudah mudik di Makassar, " ujar Kalla saat dihubungi dari Jakarta, Rabu (7/8/2013).

Kini, Kalla sudah berada di rumahnya, dan bisa bercengkerama bersama anak mantu dan cucunya di halaman belakang rumah yang ditumbuhi pohon mangga.

Menurut Kalla, sebagai anak laki-laki pertama dari 10 bersaudara, dan sebagian besar saudaranya berada di Makassar, maka dia memilih selalu berlebaran bersama di Makassar.

Dulu saat menjadi Wapres, jika tidak ada agenda resmi bersama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Kalla memang selalu menyempatkan diri berlebaran di rumahnya di Jalan Haji Bau, Makassar.

Secara terpisah, menurut staf pribadinya, Suryadi Adam, Ketua Umum PMI Pusat, yang juga dikenal sebagai pengusaha itu terbang menggunakan pesawat komersial, Garuda Indonesia. "Pak Kalla membayar tiket sesuai dengan harga tiket yang dijual menjelang Lebaran," ujar Yadi.

Biasanya, saat di Makassar, selesai shalat id, seluruh keluarga besar almarhum Haji Kalla dan Hajjah Athirah berkumpul di kediaman Jusuf Kalla untuk mengadakan open house bagi warga di sekitar kediamannya.

Jumlah rombongan mudik Ketua Dewan Masjid Indonesia ini, tergolong besar. "Sebanyak 15 orang, termasuk Pak Kalla, naik Garuda, enam orang lainnya naik Citilink, dan beberapa orang keluarganya lagi menggunakan AirAsia," tambah Yadi.

"In Sha Allah, Pak Kalla akan kembali ke Jakarta lagi pada Lebaran kedua, yaitu Jumat (9/8/2013) pagi," papar Yadi.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.