Kompas.com - 07/08/2013, 10:07 WIB
Wisatawan mengunjungi Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Senin (25/4/2011).  KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES Wisatawan mengunjungi Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Senin (25/4/2011).
EditorKistyarini

MAGELANG, KOMPAS.com — Kepolisian Resor Magelang, Jawa Tengah, meningkatkan pengamanan obyek wisata Candi Borobudur selama liburan Lebaran 2013, menyusul terjadinya ledakan di Vihara Ekayana, Jakarta, pada Minggu (4/8/2013).

Kapolres Magelang AKBP Murbani Budi Pitono di Magelang, Rabu (7/8/2013), mengatakan, guna mengantisipasi ledakan pengunjung selama libur Lebaran di sekitar Candi Borobudur, didirikan pos pengamanan dengan kekuatan 45 personel.

Selain itu, katanya, juga disiagakan sebanyak dua peleton polisi jika memang diperlukan. "Semula hanya kami terjunkan 45 personel di Pospam Borobudur. Namun, untuk lebih meningkatkan pengamanan di obyek wisata dunia tersebut, kami tambah dua peleton untuk siaga," ucapnya.

Ia menuturkan, dua peleton personel tersebut diterjunkan kalau memang eskalasi pengunjung membeludak dan memerlukan pengamanan tambahan. "Kalau memang ada ancaman seperti teror di obyek wisata tersebut, kami juga siapkan satu peleton Brimob," ujarnya.

Ia menuturkan, total pengamanan di Borobudur melibatkan sekitar 150 personel, baik dari Polri maupun TNI.

Selain itu, katanya, juga ada petugas keamanan dari internal Borobudur. "Kami meminta, pihak Borobudur juga meningkatkan pengamanan di pintu-pintu masuk Candi Borobudur untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, apalagi selama libur Lebaran ramai pengunjung," ujarnya.

Murbani mengatakan, selain Candi Borobudur, polisi juga melakukan pengamanan di Wihara Mendut dan Kelenteng di Muntilan, masing-masing diterjunkan satu regu polisi.

Kepala Unit Taman Wisata Candi Borobudur, Bambang Irianto, mengatakan, pengamanan Borobudur pada libur Lebaran ini melibatkan sekitar 470 personel, tediri atas unsur Polri, TNI, ormas, Linmas, dan pengamanan internal Borobudur.

Berdasarkan pantauan di loket masuk Candi Borobudur, setiap pengunjung yang masuk harus melalui pintu detektor dan yang membawa tas diperiksa isinya oleh petugas keamanan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Regional
Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Regional
PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

Regional
Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.