Arus Mudik, BNN Yogyakarta Terus Awasi Sopir Bus dan Pilot

Kompas.com - 04/08/2013, 19:13 WIB
Sopir angkutan bus menunjukkan surat hasil tes urine di Terminal Kalideres, Jakarta Barat, Kamis (1/8/2013). Pemeriksaan berupa tes urine ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan sopir angkutan mudik. KOMPAS IMAGES / RODERICK ADRIAN MOZESSopir angkutan bus menunjukkan surat hasil tes urine di Terminal Kalideres, Jakarta Barat, Kamis (1/8/2013). Pemeriksaan berupa tes urine ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan sopir angkutan mudik.
|
EditorKistyarini

YOGYAKARTA, KOMPAS.com
- Badan Narkotika Nasional (BNN) Daerah Istimewa Yogyakara akan terus melakukan pengawasan terhadap para awak transportasi Lebaran, seperti sopir bus dan pilot pesawat komersial. Upaya ini dilakukan guna mengantisipasi kecelakaan yang disebabkan pemakaian narkotika.

"Seminggu lalu kita sudah melakukan tes urine kepada para sopir di terminal Giwangan ,jombor dan pilot di Bandara Adisutjipto," terang Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) DIY, Kombes Pol Budiharso Minggu (4/8/2013).

Dari Terminal Giwangan dan Jombor masing-masing diambil 50 sampel, sedangkan di bandara Adisutjipto 55 sampel. Pemilihan sampel dilakukan secera acak dan terlebih dulu dilihat dari ciri-ciri fisik, seperti mata dan nada bicara.

Menurut Budiharso, selama ini ada presepsi yang salah, bahwa dengan menggunakan narkotika daya tahan tubuh semakin kuat. Padahal sebenarnya narkotika akan menghilangkan kesadaran dan akal sehat pemakainya.

"Ini yang kita antisipasi. Sebab ketika kehilangan kesadaran akan membahayakan diri sendiri dan orang lain, terlebih saat mudik ini," jelas Budiharso.

Selama arus mudik sampai dengan arus balik, pihaknya secara terus mengawasi para pengemudi angkutan massal yang ada di DIY. Pengawasan dilakukan di setiap posko mudik, terminal, stasiun dan bandara. Pihaknya juga menyatakan siap jika sewaktu-waktu diminta melakukan tes urine.

"Kita terjunkan porsonel di beberapa tempat untuk melakukan pengawasan baik di posko maupun di terminal, stasiun dan bandara. Kita berkoordinasi dengan kepolisian dalam upaya pengawasan ini," paparnya.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kata Melissa Wanita Perancis yang Menikah dengan Pria Lombok: I Love Him, Dia Ramah...

Kata Melissa Wanita Perancis yang Menikah dengan Pria Lombok: I Love Him, Dia Ramah...

Regional
Berawal dari Panjat Pohon Kelapa, Indra Mampu Luluhkan Hati Melissa Wanita Perancis, Ini Ceritanya

Berawal dari Panjat Pohon Kelapa, Indra Mampu Luluhkan Hati Melissa Wanita Perancis, Ini Ceritanya

Regional
Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Maret 2021

Regional
Tembak Satwa Liar Dilindungi, Pria di NTT Terima Sanksi Adat, Serahkan 5 Ayam hingga Beras 20 Kg

Tembak Satwa Liar Dilindungi, Pria di NTT Terima Sanksi Adat, Serahkan 5 Ayam hingga Beras 20 Kg

Regional
Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Regional
Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Regional
Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Regional
Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Regional
Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Regional
Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Regional
Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Regional
Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Regional
Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari | Warga Suriname Cari Keluarganya di Sleman

[POPULER NUSANTARA] Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari | Warga Suriname Cari Keluarganya di Sleman

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X