Polisi Ringkus Karyawan Bank yang "Nyambi" Bandar Narkoba

Kompas.com - 31/07/2013, 14:01 WIB
Ketiga tersangka kasus narkoba diamankan di Polsek Laweyan Solo, Rabu (31/7/2013). KOMPAS.COM/ M WismabrataKetiga tersangka kasus narkoba diamankan di Polsek Laweyan Solo, Rabu (31/7/2013).
|
EditorFarid Assifa

SOLO, KOMPAS.com - Satu bandar dan dua pengguna narkoba jenis sabu-sabu dan ganja diringkus petugas Kepolisian Sektor Laweyan. Setidaknya 15 paket sabu dan satu paket ganja ditemukan petugas di kontrakan tersangka, Muhammad Riyawan (32) alias Wawan Kecut, di daerah Purwosari RT 4/ RW 14, Laweyan, Surakarta pada hari Sabtu (27/7/2013).

Saat gelar perkara di Mapolsek Laweyan pada Rabu (31/7/2013), Wawan Kecut yang juga berprofesi sebagai karyawan sebuah bank swasta di Solo hanya bisa tertunduk malu. Selain Wawan kecut, petugas juga menangkap dua orang pengguna yang diduga menjadi pelanggan sang bandar. Keduanya adalah Toni Rochi Christianto(32), warga Kestalan, Banjarsari, Surakarta dan Wawan Setiyadi (28), warga Bendosari, Sukoharjo.

Kapolsek Laweyan Kompol Yuswanto Ardi kepada wartawan menjelaskan, Wawan Kecut tertangkap saat operasi rutin bulan Ramadhan di rumah kos-kosan dan kontrakan. Saat itu, polisi tidak menaruh curiga, namun saat menggeledah kontrakan, ditemukan satu timbangan digital, 15 paket sabu dengan berat rata-rata 16 gram.

"Dari operasi rutin selama bulan puasa, petugas justru menemukan 15 paket sabu di salah satu rumah tersangka. Lalu setelah dikembangkan, polisi juga menangkap dua pelaku yang merupakan jaringannya. Salah satu tersangka menyembunyikan paket ganja di dalam bungkus rokok," kata Ardi kepada wartawan, Rabu (31/7/2013).

Sementara itu, terhadap tersangka, polisi mengenakan Pasal 114 ayat 1 dan Pasal 112 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan denda maksimal 10 miliar.

Sementara itu, untuk kedua tersangka dijerat Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara dan denda maksimal Rp 8 miliar.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anak Minta Ponsel untuk Belajar, Seorang Ayah Nekat Menjambret

Anak Minta Ponsel untuk Belajar, Seorang Ayah Nekat Menjambret

Regional
Minta Jatah kepada Penerima BLT, Kepala Dusun dan Anggota BPD Diamankan Polisi

Minta Jatah kepada Penerima BLT, Kepala Dusun dan Anggota BPD Diamankan Polisi

Regional
Sebanyak 18 Tenaga Medis RS TK II Pelamonia Makassar Positif Covid-19, Semuanya OTG

Sebanyak 18 Tenaga Medis RS TK II Pelamonia Makassar Positif Covid-19, Semuanya OTG

Regional
Surabaya Jadi Zona Hitam, Apa yang Terjadi?

Surabaya Jadi Zona Hitam, Apa yang Terjadi?

Regional
Sepekan Nihil Covid-19, Wonogiri Dapat Tambahan 2 Pasien Positif Corona

Sepekan Nihil Covid-19, Wonogiri Dapat Tambahan 2 Pasien Positif Corona

Regional
Pemprov Jabar Siapkan Mobile Lab untuk Uji Sampel Swab dan Rapid Test

Pemprov Jabar Siapkan Mobile Lab untuk Uji Sampel Swab dan Rapid Test

Regional
Kerap Berinteraksi dengan Warga, 3 Pejabat Pemkot Semarang Positif Covid-19

Kerap Berinteraksi dengan Warga, 3 Pejabat Pemkot Semarang Positif Covid-19

Regional
Taman Nasional Way Kambas Belum Berencana Buka Akses Wisata

Taman Nasional Way Kambas Belum Berencana Buka Akses Wisata

Regional
Dian Kristiandi Dilantik Jadi Bupati Jepara, Gantikan Ahmad Marzuqi yang Terjerat Kasus Suap

Dian Kristiandi Dilantik Jadi Bupati Jepara, Gantikan Ahmad Marzuqi yang Terjerat Kasus Suap

Regional
Seorang Warga Tewas Ditembak KKB, Kapolda Papua: Pelaku Mengaku Tentara Hutan

Seorang Warga Tewas Ditembak KKB, Kapolda Papua: Pelaku Mengaku Tentara Hutan

Regional
Ini Pengakuan Anak yang Rekam Ayah Aniaya Ibunya: Saya Tak Tahan Lagi...

Ini Pengakuan Anak yang Rekam Ayah Aniaya Ibunya: Saya Tak Tahan Lagi...

Regional
Kesedihan Ridwan Kamil Batal Ikut Ibadah Haji Tahun Ini

Kesedihan Ridwan Kamil Batal Ikut Ibadah Haji Tahun Ini

Regional
Cerita Tragis Satiri, Pemburu Pohon Serut Tewas Tertimpa Batu Besar di Sukoharjo

Cerita Tragis Satiri, Pemburu Pohon Serut Tewas Tertimpa Batu Besar di Sukoharjo

Regional
Takut Kuburkan Jenazah Saat Pandemi, Warga di Gunungkidul Biarkan Jasad Kakek Berjam-jam

Takut Kuburkan Jenazah Saat Pandemi, Warga di Gunungkidul Biarkan Jasad Kakek Berjam-jam

Regional
Viral Pelantikan Kepala Sekolah Tak Patuhi Protokol Covid-19, Pemkot Surabaya Minta Data Peserta

Viral Pelantikan Kepala Sekolah Tak Patuhi Protokol Covid-19, Pemkot Surabaya Minta Data Peserta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X