Kompas.com - 12/07/2013, 06:25 WIB
Warga melintas di depan baliho bergambar tiga pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, di Alun-alun Kabupaten Tegal di Jateng, Minggu (19/5/2013). Menjelang pilkada Jateng, sejumlah usaha, seperti penyedia jasa pemasangan baliho dan percetakan atribut kampanye mengalami kenaikan omset, akibat meningkatkan pesanan. 

KOMPAS/SIWI NURBIAJANTIWarga melintas di depan baliho bergambar tiga pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, di Alun-alun Kabupaten Tegal di Jateng, Minggu (19/5/2013). Menjelang pilkada Jateng, sejumlah usaha, seperti penyedia jasa pemasangan baliho dan percetakan atribut kampanye mengalami kenaikan omset, akibat meningkatkan pesanan.
|
EditorPalupi Annisa Auliani
MAGELANG, KOMPAS.com — Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Mungkid, Kabupaten Magelang, menjatuhkan vonis denda Rp 1 juta subsider penjara 2 bulan, kepada Esti Ciptoreno H (56). Dia adalah terdakwa kasus pelanggaran kampanye dalam Pemilu Gubernur Jawa Tengah yang baru saja usai.

"Bersalah dan terbukti secara sah melakukan pelanggaran dengan menggunakan kendaraan dinas Pemerintah Kabupaten Magelang berupa truk untuk memasang alat peraga kampanye pasangan cagub nomor 3 Ganjar Pranowo-Heru Sujatmoko," ujar Ketua Majelis Hakim Delta Tamtama, Kamis (11/7/2013). Vonis yang dijatuhkan pada Esti lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum, Kristanti Yuni, yaitu denda Rp 1 juta subsider tiga bulan kurungan.

Hal yang memberatkan, sebut Delta, perbuatan terdakwa meresahkan masyarakat dan merugikan Pemkab Magelang. "Sedangkan hal yang meringankan, terdakwa menyadari kesalahannya dan berjanji tidak akan mengulanginya. Selain itu, terdakwa belum pernah dihukum dan selama menjadi PNS belum pernah melakukan pelanggaran," kata Delta dalam sidang didampingi hakim anggota, Sulistiyanto Rokhmad serta Dian Nur Pratiwi.

Terkait hukuman yang lebih ringan tersebut, Delta menjelaskan bahwa majelis hakim memiliki beberapa pertimbangan. Di antara pertimbangan itu, terdakwa sangat kooperatif. Menurutnya, dalam memutuskan perkara, pihaknya memiliki tugas agar cita-cita hukum dan kenyataan hukum bisa seimbang.

"Kalau kita lihat, terdakwa juga tidak ada niat melakukan pelanggaran. Dia cuma cari nafkah," paparnya. Sementara pihak Divisi Pelanggaran dan Sengketa Pemilu Panwaslu Kabupaten Magelang, Wardoyo, mengaku menerima semua putusan di pengadilan. Sebab, pihaknya tidak memiliki wewenang menilai vonis tersebut.

"Kami sudah mengawal sampai di pengadilan. Selanjutnya itu wewenang pengadilan, dalam hal ini majelis hakim," ujar Wardoyo. Dia berharap, perkara tersebut dapat dijadikan pelajaran berharga bagi semua yang terlibat dalam kampanye di tiap pesta demokrasi.

Esti adalah Pegawai Negri Sipil (PNS) bagian umum Pemkab Magelang yangtertangkap tangan telah melakukan pelanggaran kampanye pada pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah, yang pemungutan suaranya berlangsung pada akhir Mei 2013. Pelanggaran itu, sebagaimana disampaikan dalam putusan di atas, adalah menggunakan kendaraan dinas untuk mengangkut alat peraga salah satu pasangan calon.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.