Polisi Riau Serahkan Oknum TNI AU Pengedar Narkoba

Kompas.com - 09/07/2013, 22:31 WIB
Ilustrasi sabu. SHUTTERSTOCKIlustrasi sabu.
EditorFarid Assifa

PEKANBARU, KOMPAS.com — Kepala Kepolisian Resor Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, Kombes Pol Adang Ginanjar menyerahkan pemeriksaan seorang oknum TNI Angkatan Udara yang diduga pengedar narkoba ke internal institusi terkait.

"Bagaimana proses di internal TNI, itu menjadi kewenangan mereka dan kami hanya memeriksa yang bersangkutan ketika dibutuhkan," katanya di Pekanbaru, Selasa (9/7/2013).
    
Sebelumnya, Sabtu (6/7/2013), Kepolisian Resor Kota Pekanbaru menggerebek 12 rumah di kawasan Kampung Dalam, Kecamatan Senapelan, dan menetapkan sebanyak dua tersangka, yakni FR dan HR, dari rumah yang berbeda.

Tersangka HR adalah oknum aparat TNI Angkatan Udara berpangkat sersan satu. Dari tangan HR dan FR, aparat juga menyita barang bukti berupa 14 butir pil ekstasi dan lima paket sabu-sabu.

Aparat berwajib juga mengamankan dua pucuk senjata api jenis airsoft gun, satu senjata laras panjang, satu botol minuman keras, alat isap sabu-sabu, sebilah samurai, serta satu unit sepeda motor milik pelaku.

Dari informasi kepolisian menyebutkan, kawasan Kampung Dalam yang terletak di tepian Sungai Siak diindikasi sebagai "sarang" peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba).
    
Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Adang Ginanjar mengatakan, awalnya petugas mendapat informasi adanya transaksi jual beli sabu-sabu seberat satu kilogram di kawasan Kampung Dalam.

"Namun, dalam gelar operasi yang dilakukan, ternyata anggota hanya berhasil mengamankan beberapa butir pil ekstasi dan beberapa paket kecil sabu-sabu. Namun, itu sudah cukup untuk menjerat kedua pelaku," katanya.
    
Sebelumnya, Badan Narkotika Nasional setempat juga menangkap seorang gembong pengedar narkotika beserta lima kurir dengan dua di antaranya juga merupakan oknum anggota TNI Angkatan Udara Pangkalan Udara Roemin Nurjadin.

Bersama sejumlah tersangka itu, BNN menyita alat bukti berupa sekitar 400 butir pil ekstasi dan hampir satu kilogram sabu-sabu.

Ketua Tim Penindakan dari BNN Kombes Selamet Pribadi di Pekanbaru mengatakan, satu gembong narkotika tersebut adalah KS, warga Jalan Sekuntum, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru.

"Sebelum penangkapan terhadap KS, petugas terlebih dahulu secara tidak sengaja menangkap dua oknum anggota TNI AU berinisial BW dan RY serta seorang warga sipil berinisial JC," katanya.

Ketiga orang pengedar yang diduga sebagai "kaki tangan" dari KS tersebut, ujar Selamet, ditangkap pada lokasi dan jam yang berbeda, masih dalam satu kawasan di Kota.

"Baru kemudian menyusul ditangkap dua kurir narkoba lainnya," katanya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Antara

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Divonis 3 Tahun Penjara, Penyuap Bupati Nonaktif Muara Enim: Saya Jalani dengan Ikhlas

Divonis 3 Tahun Penjara, Penyuap Bupati Nonaktif Muara Enim: Saya Jalani dengan Ikhlas

Regional
Penyuap Bupati Muara Enim Divonis 3 Tahun Penjara

Penyuap Bupati Muara Enim Divonis 3 Tahun Penjara

Regional
Menambang Pasir Ilegal di Sungai Progo Yogya dengan Mesin Sedot, Pria Ini Ditangkap

Menambang Pasir Ilegal di Sungai Progo Yogya dengan Mesin Sedot, Pria Ini Ditangkap

Regional
Antisipasi Virus Corona, Gubernur Olly Tunda Penerbangan dari China ke Manado

Antisipasi Virus Corona, Gubernur Olly Tunda Penerbangan dari China ke Manado

Regional
Polisi: Klaim yang Dilontarkan Petinggi Sunda Empire Tak Berdasar

Polisi: Klaim yang Dilontarkan Petinggi Sunda Empire Tak Berdasar

Regional
Kepala BNN Sebut Heroin dan Kokain Hanya Ada di Bali, Ini Kata Gubernur

Kepala BNN Sebut Heroin dan Kokain Hanya Ada di Bali, Ini Kata Gubernur

Regional
Penyebab Ratusan Ekor Kerbau Moa Mati Sepanjang 2019

Penyebab Ratusan Ekor Kerbau Moa Mati Sepanjang 2019

Regional
Virus Corona Merebak, Warga Tetap Gemar Makan Olahan Daging Kelelawar

Virus Corona Merebak, Warga Tetap Gemar Makan Olahan Daging Kelelawar

Regional
Mobil Patroli Digembok Dishub karena Parkir di Jalan, Polisi Minta Maaf

Mobil Patroli Digembok Dishub karena Parkir di Jalan, Polisi Minta Maaf

Regional
Gali Parit di Ladang Jagung, Warga Sragen Temukan Fosil Gading Gajah Purba Sepanjang 4 Meter

Gali Parit di Ladang Jagung, Warga Sragen Temukan Fosil Gading Gajah Purba Sepanjang 4 Meter

Regional
Istri Gubernur Akui Angka Stunting di Maluku Tinggi, Ini Penyebabnya

Istri Gubernur Akui Angka Stunting di Maluku Tinggi, Ini Penyebabnya

Regional
Risma Diduga Dihina di Facebook, Polisi Periksa 9 Orang

Risma Diduga Dihina di Facebook, Polisi Periksa 9 Orang

Regional
Polisi Kesulitan Ungkap Penyebab Tewasnya Siswi SMP di Tasikmalaya

Polisi Kesulitan Ungkap Penyebab Tewasnya Siswi SMP di Tasikmalaya

Regional
4 Begal Sadis di Timika Diringkus Polisi, Salah Satunya Perempuan

4 Begal Sadis di Timika Diringkus Polisi, Salah Satunya Perempuan

Regional
Selundupkan 6 Warga China Via Laut, Dua Warga Indonesia Diperiksa Polisi

Selundupkan 6 Warga China Via Laut, Dua Warga Indonesia Diperiksa Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X