Kompas.com - 09/07/2013, 16:12 WIB
Aparat Kepolisian dari Polres Mimika dibantu Brimob Detasemen B Polda Papua yang dipimpin Kapolres Mimika, AKBP Jermias Rontini melerai bentrokan antar pendulang yang terjadi di areal pengendapan tailing mil 24. 1 orang pendulang tewas dan belasan orang luka-luka akibat bentrokan antara pendulang camp mil 34 dengan pendulang camp mil 24, Kamis (4/7/2013) siang. istimewaAparat Kepolisian dari Polres Mimika dibantu Brimob Detasemen B Polda Papua yang dipimpin Kapolres Mimika, AKBP Jermias Rontini melerai bentrokan antar pendulang yang terjadi di areal pengendapan tailing mil 24. 1 orang pendulang tewas dan belasan orang luka-luka akibat bentrokan antara pendulang camp mil 34 dengan pendulang camp mil 24, Kamis (4/7/2013) siang.
|
EditorFarid Assifa

TIMIKA, KOMPAS.com - Kepala Kepolisian Resor Mimika AKBP Jermias Rontini menilai, Pemerintah Kabupaten Mimika belum memberikan dukungan yang berarti dalam upaya meredam bentrok warga di lokasi dulang yang kerap menimbulkan korban jiwa.

Menurut Rontini, pelaku yang kerap terlibat pertikaian di lokasi dulang, sebagian besar bukan warga Kabupaten Mimika, namun warga dari daerah lain yang datang mencari penghidupan dengan mendulang emas di lokasi pengendapan tailing PT Freeport Indonesia.

Kebanyakan warga yang numpang mengais emas di Timika, berasal dari pulau-pulau di Maluku Tenggara. Setiba di Timika, mereka bersama rekannya yang sudah datang lebih dulu menuju lokasi dulang, mendiami bivak-bivak yang dibangun di tepi sungai yang mengalirkan tailing.

“Karena bukan warga di sini, mereka tidak punya tanggung jawab terhadap daerah ini,” jelasnya saat ditemui di Pendopo Rumah Negara, Satuan Pemukiman (SP) 3, Distrik Kuala Kencana, Senin (8/7/2013) sore.

Bentrok warga di tempat dulang ataupun di Timika yang melibatkan warga asal Maluku Tenggara, hanya dilakukan oleh sekelompok warga saja. Menurutnya, banyak warga asal Maluku Tenggara yang sudah lama menetap di Kabupaten Mimika, justru tidak menghendaki keributan.

Rontini mengaku saat ini sedang berupaya mendorong tokoh-tokoh masyarakat asal Maluku Tenggara untuk membangun solidaritas dan membangun wacana persaudaraan sehingga nantinya bisa mengikis sekat antarkelompok yang sering menjadi pemicu keributan.

Terkait kemungkinan untuk melakukan razia kartu tanda penduduk (KTP) terhadap para pendulang, menurut Rontini, tidak terlalu memberikan efek jera. Selain itu, menurutnya, Pemerintah Kabupaten Mimika yang seharusnya lebih berkepentingan untuk pendataan penduduk, justru tidak antusias, sementara beban kepolisian adalah bagaimana supaya warga jangan sampai terlibat konflik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email




Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.