Kompas.com - 08/07/2013, 13:43 WIB
Petugas menyelidiki penemuan mayat yang membusuk di Solo, Senin (8/7/2013). KOMPAS.COM/ M WismabrataPetugas menyelidiki penemuan mayat yang membusuk di Solo, Senin (8/7/2013).
|
EditorGlori K. Wadrianto
SOLO, KOMPAS.com — Warga Magomulyo RT 1/RW 1, Banyuanyar, Solo, dibuat gempar saat mengetahui Hariyadi (52) tewas membusuk di rumahnya, Senin (8/7/2013).

Kondisi jenazah terlihat sudah sangat mengenaskan. Tubuh sudah membengkak, sementara darah keluar dari mulut dan telinga korban. Bau busuk yang menyengat dari dalam rumah membuat kakak korban, Taryono (52), mendatangi rumah adiknya.

Pagi tadi sekitar pukul 09.45 WIB, Taryono melihat adiknya berada di kamar dalam posisi telungkup. Namun, saat itu Taryono tidak menaruh curiga bahwa adiknya sudah meregang nyawa.

"Saya ingin mencari bau busuk yang berasal dari dalam rumah, lalu saya pikir adik saya tertidur dengan posisi telungkup. Pas saya coba bangunkan kok bau busuknya semakin tajam, dan saat saya balik adik saya sudah meninggal dan darah keluar dari mulutnya," kata Taryono kepada wartawan.

Pihak keluarga korban masih tampak terpukul dengan peristiwa tersebut. Semasa hidupnya, korban dikenal tidak mempunyai musuh atau permasalahan berat, begitu juga tidak ada sejarah memiliki penyakit kronis.

"Sejauh yang saya tahu, adik saya tidak punya musuh atau sedang sakit parah. Namun, pihak keluarga menerima peristiwa ini dan kesepakatan keluarga tidak akan diotopsi, langsung dimakamkan saja, Mas," kata Taryono.

Sementara itu, anggota Polresta Solo dan Polsek Banjarsari melakukan penyelidikan di kamar korban dan sekitar rumah. Pada tubuh korban yang diduga sudah dua hari meninggal tersebut tidak terlihat bekas penganiayaan atau kekerasan.

"Karena keluarga korban menginginkan langsung dimakamkan, jadi korban meninggal secara wajar," kata Komisaris I Ketut Raman, Kepala Polsek Banjarsari.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.