Kompas.com - 05/07/2013, 19:33 WIB
ILustrasi pembagian BLSM KOMPAS.com/TAUFIQURRAHMANILustrasi pembagian BLSM
|
EditorFarid Assifa

PAMEKASAN, KOMPAS.com — Mistai, Kepala Desa (Kades) Panglegur, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, dilaporkan warganya ke Polres Pamekasan, Jumat (5/7/2013). Kades yang baru menjabat 45 hari itu diduga telah menyunat bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM) yang dicairkan pada Kamis (4/7/2013) kemarin di rumahnya.

Muhammad Latip (45), warga Dusun Pangloros yang mewakili ratusan warga lainnya saat mendatangi Polres Pamekasan, menjelaskan, pemotongan BLSM yang dilakukan oleh Kades Mistai dengan cara meminta sumbangan Rp 20.000 sebelum pencairan BLSM. Seakan-akan uang itu menjadi persyaratan untuk pencairan BLSM.

"Warga dimintai uang Rp 20.000 untuk menukar kupon pencairan BLSM. Karena khawatir tidak kebagian, dengan terpaksa warga menyetorkan uang tersebut," terang Muhammad Latip.

Latip menambahkan, meskipun BLSM yang diberikan kepada warga utuh Rp 300.000, secara tidak langsung sudah ada pemotongan sebesar Rp 20.000 dengan persyaratan bahwa itu harus dibayar di awal pencairan.

"Sumbangan itu hanya akal-akalan Kades saja. Alasannya untuk membangun kantor desa, penerangan kantor desa, pembangunan jembatan, dan pembelian peralatan kantor desa," katanya.

Menurut Latip, untuk pembangunan desa, sudah ada anggaran dari pemerintah dan tidak perlu meminta sumbangan kepada masyarakat. Terlebih lagi, yang dimintai adalah warga miskin. Padahal, kantor Desa Panglegur masih bagus dan baru selesai dibangun beberapa tahun yang lalu.

Sementara itu, Mistai, Kades Panglegur, mengelak jika ada pemotongan BLSM. Yang ada hanya sumbangan kepada masyarakat penerima BLSM. Sumbangan itu sifatnya tidak memaksa. Karena sifatnya tidak memaksa, dia tidak mencatat siapa saja yang memberikan sumbangan atau tidak.

"Saya sampaikan kepada warga yang mau menyumbang, dipersilakan. Bagi yang tidak mau, saya tidak mempersoalkan," ujarnya.

Mengenai pelaporan dirinya kepada polisi oleh warganya, Mistai masih belum tahu. "Saya baru dengar dari sampean kalau saya dilaporkan," pungkasnya kepada Kompas.com.

Baca tentang


    Rekomendasi untuk anda
    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

    Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

    Regional
    Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

    Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

    Regional
    Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

    Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

    Regional
    H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

    H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

    Regional
    12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

    12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

    Regional
    Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

    Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

    Regional
    Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

    Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

    Regional
    Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

    Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

    Regional
    Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

    Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

    Regional
    Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

    Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

    Regional
    Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

    Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

    Regional
    Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

    Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

    Regional
    Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

    Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

    Regional
    Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

    Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

    Regional
    Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

    Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X