Perhitungan Suara Pilwalkot Bandung Diperkirakan Selesai 28 Juni

Kompas.com - 26/06/2013, 16:18 WIB
Bagan hasil quick qount Pilwalkot Bandung 2013 versi Jaringan Suara Indonesia (JSI) di Hotel Preanger, Jalan Asia Afrika, Bandung, Minggu, (23/6/2013). Dapat disimpulkan Ridwan Kamil - Oded M. Danial unggul dengan perolehan 44.55 persen. KOMPAS.com/Rio KuswandiBagan hasil quick qount Pilwalkot Bandung 2013 versi Jaringan Suara Indonesia (JSI) di Hotel Preanger, Jalan Asia Afrika, Bandung, Minggu, (23/6/2013). Dapat disimpulkan Ridwan Kamil - Oded M. Danial unggul dengan perolehan 44.55 persen.
|
EditorKistyarini
BANDUNG, KOMPAS.com — Sampai saat ini perhitungan suara delapan pasangan kandidat Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung 2013 masih berlangsung. Perhitungan suara diperkirakan selesai pada Jumat (28/6/2013).

Hal itu diungkapkan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bandung Apippudin, Rabu (26/6/2013). "Perhitungan belum selesai, saat ini proses perhitungan suara baru sampai di tingkat kecamatan, diperkirakan selesai nanti sekitar tanggal 28 Juni, hari Jumat," kata Apippudin saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (26/6/2013).

Menurut dia, sejauh ini posisi perolehan suara para kandidat masih sama seperti pada hasil hitung cepat (quick count) beberapa lembaga survei. Artinya, pasangan nomor 4 yang diusung Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ridwan Kamil-Oded M Danial, masih memimpin.

Namun, Apip enggan menyebutkan jumlah perolehan tiap kandidat. "Posisi kandidat masih belum berubah, masih tetap perolehannya seperti hasil quick count," kata Apip.

Diberitakan sebelumnya, perolehan perhitungan suara para kandidat Pilwalkot Bandung 2013 versi lembaga survei Jaringan Suara Indonesia (JSI) per tanggal 23 Juni 2013, pasangan Ridwan Kamil-Oded M Danial unggul dengan perolehan 44,55 persen.

Posisi kedua ditempati pasangan nomor urut 1, Edi Siswadi-Erwan Setiawan, yang diusung Partai Demokrat dengan perolehan 17,63 persen. Kemudian dikuntit pasangan nomor urut 5 yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Amanat Nasional (PAN) dengan perolehan 15,38 persen.

Pasangan independen nomor urut 2, Wahyudin Karandinata-Toni Apriliani, menempati urutan empat dengan 8,06 persen. Kemudian, pasangan nomor 6 yang diusung Partai Golkar, yakni MQ Iswara-Asep Dedi Ruyadi, 7,92 persen.

Tiga posisi terakhir ditempati pasangan independen, yakni pasangan nomor urut 7, Budi Setiawan-Rizal Firdaus (2,93 persen), Wawan Dewanta-M Sayogo (8,06 persen), dan Bambang Setiadi-Alex Tahsin Ibrahim (1,38 persen).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X