Kompas.com - 24/06/2013, 15:24 WIB
baliho pasangan Farhat Abbas dan Sabaruddin Labamba diposko utama mereka yang terletak di alan Merdeka Kolaka, Sulawesi Tenggara. KOMPAS.com/SUPARMAN SULTANbaliho pasangan Farhat Abbas dan Sabaruddin Labamba diposko utama mereka yang terletak di alan Merdeka Kolaka, Sulawesi Tenggara.
|
EditorGlori K. Wadrianto
KOLAKA, KOMPAS.com — Ditemui di salah satu hotel yang ada di Kolaka, Sulawesi Tenggara, Farhat Abbas mengaku bahwa dia dan pasangan calon wakil bupati Sabaruddin Labamba adalah pasangan calon yang ganteng. Dengan ketampanan inilah Farhat yakin bisa merebut hati para pemilihnya nanti.

Dia pun menyatakan, merupakan suatu kebanggan kelak apabila Kolaka pernah memiliki pemimpin yang ganteng.

“Itu kita tidak bisa mungkiri kalau memang saya dengan Pak Sabar ini adalah pasangan calon bupati dan wakil bupati yang ganteng. Masyarakat Kolaka pun meyakini hal itu, bisa tanya langsung kepada masyarakat. Yang pastinya masyarakat Kolaka itu senang dipimpin oleh pemimpin yang bersih, apalagi ganteng kayak kami ini,” ucapnya sambil melirik ke Sabaruddin Labamba, Senin (24/6/2013).

Kicauan pengacara asal Bandung ini disambut dengan senyuman oleh Sabaruddin Labamba, yang juga adalah Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara.

Keduanya mengaku optimistis akan memenangkan pertarungan pemilihan calon bupati dan wakil bupati Kolaka pada tanggal 28 Oktober 2013 untuk periode 2014-2019 nanti.

“Kita optimistis lah untuk menang karena memang respons warga kepada kami itu besar. Apalagi kami usung konsep yang bertema Kolaka Baru yang bebas dari korupsi. Kolaka baru itu dalam pengertian segala sistem akan kita benahi dan membawa perubahan. Yang paling utama itu memberantas korupsi,” katanya.

Di tempat yang sama, Sabaruddin Labamba mengatakan kalau mereka sangat serasi untuk berpasangan. Sebab, Farhat Abbas seorang pengacara yang mengerti hukum dan secara otomatis tidak akan salah dalam mengambil kebijakan kelak.

Basic saya memang ada juga dari akademisi, Farhat dari pengacara. Kami cocok untuk saling menopang untuk membawa perubahan pada Kolaka,” katanya.

Mereka berdua mengatakan konsep yang akan diterapkan akan membawa Kolaka lebih dikenal lagi dari segi prestasi, seperti akan menjadikan Kolaka pusat pendidikan di Sulawesi Tenggara.

Selain itu, juga pengembangan pariwisata dan makanan khas Kolaka serta berbagai program lainnya. Namun, saat ini pasangan ini masih belum mau menyinggung masalah partai pendukung serta sumber pendanaan nantinya.

Keduanya mengatakan kejelasan untuk maju sudah pasti, demikian pula dengan dana yang ada sudah siap. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.