Kompas.com - 24/06/2013, 13:54 WIB
|
EditorFarid Assifa
AMBON, KOMPAS.com — Bentrok antarwarga dua desa bertetangga, Desa Mamala dan Morela di Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), kembali pecah, Senin (24/6/2013), dini hari hingga pagi tadi. Kedua warga saling serang dengan menggunakan senjata api dan bom rakitan.

Akibat bentrokan tersebut, satu orang warga Desa Morela, Rusdi Sasole (67), meninggal dunia karena tertembak di bagian bokong. Korban sempat dilarikan ke sebuah rumah sakit di Ambon, tetapi nyawanya tidak tertolong. Selain korban tewas, delapan warga Morela dan lima warga Mamala juga menderita luka tembak dan serpihan bom rakitan.

Kapolres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease AKBP Bintang Julianta yang berada di lokasi kejadian perkara saat dihubungi Kompas.com, Senin siang, mengatakan, bentrok pecah setelah beredar informasi bahwa perahu nelayan milik salah satu warga Morela di perbatasan kedua desa tersebut dirusak warga Mamala.

“Informasi yang beredar, perahu milik warga Morela dirusak warga Mamala, tapi kita belum mengeceknya karena masih mengamankan massa,” kata Bintang.

Beberapa saat setelah itu, lanjut Bintang, terdengar beberapa kali dentuman bom di perbatasan kedua desa disusul rentetan bunyi senjata. Kedua warga desa lalu terlibat bentrok mulai dari pukul 11.00 WIT hingga pukul 09.00 WIT pagi tadi.

Warga Morela yang ditemui Kompas.com di Rumah Sakit dr Latumeten Ambon mengatakan, peristiwa tersebut terjadi karena perahu milik salah satu warga Morela dirusak warga Mamala. Aksi perusakan itu mendapat perlawanan dari warga Morela.

“Warga Morela marah karena perahunya dirusak, mesinnya diisi air. Saya tidak cerita bohong karena saya berada di sana,” ungkap Sadik Sasole.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara warga Mamala, Yani Selay, yang ditemui Kompas.com di RSU dr Haulussy Ambon membantah perahu milik warga Morela dirusak warga Mamala. Dia mengungkapkan, warga Morela yang lebih dahulu melempari sejumlah bom ke perkampungan Desa Mamala.

“Mana mungkin warga Mamala merusak perahu mereka (warga Morela) perahunya berada jauh di sana. Merekalah yang menghujani perkampungan kita dengan bom rakitan,” bantah Yani.

Hingga berita ini dipublikasikan, aparat keamanan TNI dan Polri masih bersiaga penuh dengan senjata lengkap di perbatasan kedua desa bertetangga tersebut.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Regional
Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Regional
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Regional
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Regional
Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Regional
Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Regional
Gerak Cepat Pasok Oksigen di RS, Pemprov Jabar Gandeng BUMN dan Swasta

Gerak Cepat Pasok Oksigen di RS, Pemprov Jabar Gandeng BUMN dan Swasta

Regional
Kang Emil Sebut Idul Adha Jadi Momentum Saling Menguatkan di Kala Pandemi

Kang Emil Sebut Idul Adha Jadi Momentum Saling Menguatkan di Kala Pandemi

Regional
PPKM Darurat Diperpanjang, Ini Strategi Khusus Pemkot Madiun Tangani Covid-19

PPKM Darurat Diperpanjang, Ini Strategi Khusus Pemkot Madiun Tangani Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X