Salin Artikel

Didakwa Pasal Berlapis, Nikita Mirzani Sebut Hidup di Rutan Biasa Saja: Seperti Kehidupan Sehari-hari

KOMPAS.com - Nikita Mirzani mengaku biasa saja menjalani kehidupan di dalam Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Serang, Banten.

Nikita mengatakan, aktivitasnya di dalam rutan tak jauh berbeda dengan kegiatannya sehari-hari di rumah.

"Biasa saja (hidup di Rutan) seperti kehidupan sehari-hari," kata Nikita usai menghadiri sidang perdana kasus pencemaran nama baik di Pengadilan Negeri (PN) Serang, Senin (14/11/2022), dikutip dari Tribunnews.com, Senin (14/11/2022).

Dalam kesempatan tersebut, selain memuji kinerja petugas keamanan rutan, Nikita pun mengaku bahwa tahanan lain memperlakukannya dengan baik.

"Kalau beradaptasinya biasa saja, teman-teman di dalam tahanan juga baik-baik semua," ujar Nikita.

"Karutannya (Kepala rutan) baik, KPR-nya (Kesatuan Pengamanan Rutan) baik, petugas-petugasnya baik semua, jadi tidak ada yang harus beradaptasi," tandasnya.

Didakwa pasal berlapis

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Serang, Slamet, Fitria, dan Budi Atmoko, membacakan surat dakwaan terhadap Nikita Mirzani secara bergantian di PN Serang, Senin (14/11/2022).

Dalam surat dakwaan tersebut, Nikita disebut telah melakukan tindak pidana pencemaran nama baik dan melanggar Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

"Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur Pasal 36 Jo Pasal 27 ayat (3) Jo.Pasal 51 ayat (2) UU Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi elektronik," kata JPU, Slamet, saat membacakan dakwaan.

Kedua, Nikita terancam dijerat Pasal 27 ayat (3) Jo Pasal 45 ayat (3) UU Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi elektronik.

Dakwaan ketiga, perbuatan Nikita sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 311 KUHP.

Tanggapan kuasa hukum

Kuasa Hukum Nikita Mirzani, Fahmi Bachmid mengaku akan mengajukan eksepsi atau keberatan atas dakwaan yang dijatuhkan JPU kepada kliennya, pada Senin (28/11/2022).

"Sidang kita tunda tanggal 28 November 2022, jadi tolong semua pihak, penuntut umum maupun penasehat hukum, mematuhi jadwal yang kita tetapkan bersama," pungkasnya.

Sumber: Kompas.com (Penulis: Kontributor Serang, Rasyid Ridho | Editor: Reni Susanti), Tribunnews

https://regional.kompas.com/read/2022/11/14/171450178/didakwa-pasal-berlapis-nikita-mirzani-sebut-hidup-di-rutan-biasa-saja

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke