NEWS
Salin Artikel

Pemkab Manggarai Barat Sudah Panggil Pemilik Restoran yang Buang Limbah Sembarangan di Labuan Bajo

Dampaknya, menimbulkan bau busuk dan menganggu proses pembelajaran SDN 1 Labuan Bajo.

Wakil Bupati Manggarai Barat, Yulianus Weng, mengatakan, setelah mendapat informasi terkait limbah itu dari media massa, ia langsung meminta Dinas Lingkungan Hidup untuk memanggil pemilik restoran tersebut.

"Saya sudah baca itu di media. Langsung saya minta Dinas Lingkungan Hidup untuk memanggil pemiliknya. Itu tidak bisa dibiarkan. Apalagi sangat menganggu masyarakat sekitar khusus aktivitas belajar SDN 1 Labuan Bajo," kata Wabup Weng saat dikonfirmasi Kompas.com di ruang kerjanya, Jumat (13/5/2022).

Ia mengungkapkan, Dinas Lingkungan Hidup sudah memanggil pemilik restoran tersebut guna menegur agar tidak boleh membuang limbah sembarangan. Semua restoran wajib memiliki instalasi pembuangan air limbah (IPAL).

"Saya minta buat surat komitmen tertulis dan tanda tangan di atas meterai untuk tidak boleh membuang limbah tanpa harus diolah lebih dahulu. Kalau instalasinya rusak segera perbaiki. Jangan berlindung di balik, alat rusak," tegasnya.

Ia pun meminta, masyarakat sekitar restoran segera menginformasikan kepada pemerintah jika limbah dari rumah makan dibuang secara sembarangan.

"Itu semua ada aturannya. Ini semua demi kenyamanan bersama dan juga menjaga kenyamanan wisatawan saat datang ke Labuan Bajo," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, proses kegiatan belajar mengajar (KBM) di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, terganggu akibat bau busuk limbah yang dialirkan di saluran pembuangan.

Diduga, limbah itu dialirkan sebuah restoran yang berada tak jauh dari SDN 1 Labuan Bajo itu. Rumah makan mewah itu berada di atas ketinggian dari kota Labuan Bajo.

Setiap hari, baik siang maupun malam, limbah dari rumah makan itu dialirkan ke got yang keluar di saluran kota, tepat di samping SDN 1 Labuan Bajo.

Sementara gedung SDN 1 Labuan Bajo hanya berjarak lima meter dari got tempat limbah itu dialirkan.

Kepala SDN 1 Labuan Bajo Elisabeth Ferti Loyola menuturkan, bau busuk dari pembuangan limbah tersebut sangat menganggu kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah.

"Sudah lama kami merasakan dampak bau busuk dari limbah yang kita tidak tahu dari mana sumbernya. Bau dari limbah itu sangat menganggu aktivitas belajar mengajar di sekolah kami," tutur Elisabeth saat ditemui Kompas.com di SDN 1 Labuan Bajo, Selasa (10/5/2022) siang.

https://regional.kompas.com/read/2022/05/14/102236278/pemkab-manggarai-barat-sudah-panggil-pemilik-restoran-yang-buang-limbah

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Genap 4 Tahun Pimpin Sumedang, Dony-Erwan Paparkan Capaian Kinerja di Berbagai Bidang

Genap 4 Tahun Pimpin Sumedang, Dony-Erwan Paparkan Capaian Kinerja di Berbagai Bidang

Regional
Wujudkan Keinginan Pedagang, Bobby Nasution Resmikan Pasar Aksara di Deli Serdang

Wujudkan Keinginan Pedagang, Bobby Nasution Resmikan Pasar Aksara di Deli Serdang

Regional
Portal Media Center Riau Berhasil Raih Penghargaan Anugerah Media Center Daerah 2022

Portal Media Center Riau Berhasil Raih Penghargaan Anugerah Media Center Daerah 2022

Regional
Kejar Pembangunan Quran Center di Riau, Syamsuar Lakukan Kunker ke Maqari Quraniyah di Madinah

Kejar Pembangunan Quran Center di Riau, Syamsuar Lakukan Kunker ke Maqari Quraniyah di Madinah

Regional
Walkot Bobby Ajak Mahasiswa Beri Saran Terkait Energi Terbarukan Pengganti BBM

Walkot Bobby Ajak Mahasiswa Beri Saran Terkait Energi Terbarukan Pengganti BBM

Regional
Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih 'Ngantor' di Pasar Besar Madiun

Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih "Ngantor" di Pasar Besar Madiun

Regional
Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Regional
Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Regional
Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola 'Emas' Sendiri

Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola "Emas" Sendiri

Regional
Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Regional
BERITA FOTO: Tanah Bergerak, Akses Jalan Kampung Curug Rusak Parah

BERITA FOTO: Tanah Bergerak, Akses Jalan Kampung Curug Rusak Parah

Regional
Yogyakarta Mengembalikan 'Remiten' dari Mahasiswa

Yogyakarta Mengembalikan "Remiten" dari Mahasiswa

Regional
Temui Dubes RI di Mesir, Gubernur Syamsuar: Kami Sedang Bangun Pariwisata Syariah

Temui Dubes RI di Mesir, Gubernur Syamsuar: Kami Sedang Bangun Pariwisata Syariah

Regional
Kunjungi Al-Azhar Kairo Mesir, Gubernur Syamsuar: Kita Coba Jalin Kerja Sama Antar-perguruan Tinggi

Kunjungi Al-Azhar Kairo Mesir, Gubernur Syamsuar: Kita Coba Jalin Kerja Sama Antar-perguruan Tinggi

Regional
Di Balik Misteri Terbunuhnya PNS Saksi Kunci Kasus Korupsi

Di Balik Misteri Terbunuhnya PNS Saksi Kunci Kasus Korupsi

Regional
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.