NEWS
Salin Artikel

Misteri Kerangka Manusia di Medan, Kenakan Baju Kotak-kotak dan Celana Biru

KOMPAS.com - Warga Jalan Letda Sudjono, Kelurahan Bandar Selamat, Kecamatan Medan Tembung, Medan, Sumatera Utara, dihebohkan dengan ditemukannya kerangka manusia di belakang gedung SMPN 17, Rabu (5/1/2022).

Kerangka itu ditemukan oleh wagra berinisial R dan A yang sedang bermain bola.

Adapun lokasi penemuan kerangka itu merupakan lahan kosong yang ditumbuhi tanaman perdu.

Saat ditemukan, kerangka manusia tersebut terlihat masih mengenakan pakaian dengan posisi telentang.

"Saat ditemukan, kerangka itu masih mengenakan baju biru kotak-kotak dan celana warna biru," kata Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol M. Agustiawan saat dihubungi melalui sambungan telepon Kamis (6/1/2022) siang.

Sejumlah saksi yang diperiksa menyatakan tidak mengenali sosok tersebut.


Agus mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait dengan penemuan kerangka manusia tersebut.

Selain itu, sambung Agus, pihaknya masih menunggu hasil labfor untuk mengetahui penyebab kematiannya.

"Masih diselidiki, apa penyebab (kematiannya). Kita nunggu hasilnya dari Labfor," ujarnya.

Kata Agus, sejak kerangka manusia itu ditemukan, pihaknya belum menerima laporan dari masyarakat yang kehilangan keluarganya.

"Belum ada yang melapor kehilangan ke kita," ungkapnya.

Ia pun mengimbau, bagi masyarakat yang merasa kehilangan agar datang untuk mengecek.

 

(Penulis : Kontributor Medan, Dewantoro | Editor : I Kadek Wira Aditya, Gloria Setyvani Putiri)

https://regional.kompas.com/read/2022/01/10/154615478/misteri-kerangka-manusia-di-medan-kenakan-baju-kotak-kotak-dan-celana-biru

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Merajut Keseimbangan di Taman Nasional Komodo

Merajut Keseimbangan di Taman Nasional Komodo

Regional
70 Penghargaan dalam 4 Tahun, Bukti Kekompakan Bupati dan Wabup Banyuasin

70 Penghargaan dalam 4 Tahun, Bukti Kekompakan Bupati dan Wabup Banyuasin

Regional
Ekonomi Jateng Capai 5,66 Persen pada Kuartal II-2022, Ganjar: Ini Kerja Kolektif

Ekonomi Jateng Capai 5,66 Persen pada Kuartal II-2022, Ganjar: Ini Kerja Kolektif

Regional
Tak Punya Wisata Alam, Kabupaten OKI Percaya Diri Unggulkan Wisata Budaya

Tak Punya Wisata Alam, Kabupaten OKI Percaya Diri Unggulkan Wisata Budaya

Regional
Walkot Ridho Sebut “Fokus” Jadi Kunci Keberhasilan Program Kerja Pemkot Prabumulih

Walkot Ridho Sebut “Fokus” Jadi Kunci Keberhasilan Program Kerja Pemkot Prabumulih

Regional
Kinerja Ekonomi Jatim Triwulan II 2022 Tumbuh di Atas Rata-rata Nasional

Kinerja Ekonomi Jatim Triwulan II 2022 Tumbuh di Atas Rata-rata Nasional

Regional
Semarakkan HUT Ke-77 Kemerdekaan RI, Gubernur Syamsuar Bagikan Bendera Merah Putih di Riau

Semarakkan HUT Ke-77 Kemerdekaan RI, Gubernur Syamsuar Bagikan Bendera Merah Putih di Riau

Regional
Rayakan HUT Ke-828, Kabupaten Trenggalek Gelar Festival Kesenian Jaranan 2022

Rayakan HUT Ke-828, Kabupaten Trenggalek Gelar Festival Kesenian Jaranan 2022

Regional
Wujudkan Sumsel Maju untuk Semua, Pemprov Sumsel Fokus Pada 6 Prioritas Daerah

Wujudkan Sumsel Maju untuk Semua, Pemprov Sumsel Fokus Pada 6 Prioritas Daerah

Regional
Stunting di Musi Banyuasin Terus Menurun, Bupati Apriyadi Paparkan Strateginya

Stunting di Musi Banyuasin Terus Menurun, Bupati Apriyadi Paparkan Strateginya

Regional
Dukung Penurunan Stunting, Walkot Mahdi Gelar Acara “Rembuk Stunting Kota Metro 2022”

Dukung Penurunan Stunting, Walkot Mahdi Gelar Acara “Rembuk Stunting Kota Metro 2022”

Regional
Terbuka untuk Umum, Ini Rangkaian Acara Hari Jadi Ke-65 Provinsi Riau

Terbuka untuk Umum, Ini Rangkaian Acara Hari Jadi Ke-65 Provinsi Riau

Regional
Pluralisme di Sekolah Negeri di Jogjakarta

Pluralisme di Sekolah Negeri di Jogjakarta

Regional
Miliki Ribuan Spot WiFi Gratis, Madiun Dikukuhkan sebagai Desa Sensor Mandiri Pertama di Indonesia

Miliki Ribuan Spot WiFi Gratis, Madiun Dikukuhkan sebagai Desa Sensor Mandiri Pertama di Indonesia

Regional
Walkot Makassar Gandeng Asian Development Bank Pulihkan Ekonomi Pascapandemi

Walkot Makassar Gandeng Asian Development Bank Pulihkan Ekonomi Pascapandemi

Regional
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.