NEWS
Salin Artikel

Disdik Tasikmalaya: Selama PTM, Banyak Siswa Tidak Pakai Masker

Selama PTM berlangsung, banyak siswa yang dinilai tidak taat dalam menjalankan protokol kesehatan.

Salah satunya, masih banyak laporan bahwa siswa tidak memakai masker dan berkerumun seusai sekolah.

Hal ini dikhawatirkan akan menimbulkan permasalahan baru, seperti munculnya penyebaran virus corona dari klaster PTM.

"Kalau PTM di sekolah bagi siswa SD, SMP, SMA dan SMK sudah berjalan lancar sejak beberapa pekan. Tapi pembelajaran tersebut masih membutuhkan tahap evaluasi, terutama dalam menerapkan protokol kesehatan setiap sekolah. Salah satunya, masih ditemukan banyak siswa yang tak pakai masker saat berada di sekolahnya," ujar Sekretaris Disdik Kota Tasikmalaya Mohammad Dani kepada Kompas.com, Kamis (25/11/2021).

Dani mengatakan, selama ini pihaknya terus melakukan pemantauan ke setiap sekolah dan dalam kegiatan pembelajaran.

Namun, pelanggaran protokol kesehatan masih banyak ditemukan.

"Jika sekolah melanggar aturan, akan kembali melakukan pembelajaran daring atau kegiatan pembelajaran jarak jauh. Tetapi sekarang semua sekolah harus mematuhi peraturan itu guna memutus mata rantai penyebaran virus corona," kata dia.

Selain itu, pihaknya juga masih menemukan sejumlah persoalan, seperti kerumunan yang disebabkan pedagang kaki lima di kawasan sekolah.

Meski demikian, hingga saat ini belum ditemukan kasus Covid-19 di lingkungan sekolah.

"Karena, selama ini petugas juga tetap mengingatkan agar pelaksanaan PTM dipastikan sesuai prosedur, terutama dalam penerapan protokol kesehatan, mulai memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, hindari kerumunan dan membatasi mobilitas," ujar Dani.

Pelaksanaan PTM di wilayahnya sampai sekarang masih memakai metode absen ganjil genap yang masuk bagi para siswanya.

Namun, ada beberapa sekolah swasta yang justru sampai sekarang masih menerapkan belajar daring.

"Ada beberapa sekolah masih melaksanakan proses daring karena sebagian besar orangtua belum mengizinkan anaknya masuk. Tetapi, kegiatan tetap berjalan efektif," kata dia.

https://regional.kompas.com/read/2021/11/25/113224378/disdik-tasikmalaya-selama-ptm-banyak-siswa-tidak-pakai-masker

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Regional
Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Regional
Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Regional
Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.