NEWS
Salin Artikel

Tangani Dampak PPKM Darurat, Wali Kota Minta Refocusing Anggaran Perjalan Dinas DPRD Probolinggo

Saat ini, anggaran perjalanan dinas DPRD Kota Probolinggo sekitar Rp 5,6 miliar.

Hadi menyebut, refocusing anggaran itu bakal dilakukan untuk menangani lonjakan kasus Covid-19 di Kota Probolinggo.

Ia mengakui, Pemkot Probolinggo butuh dana besar untuk penanganan Covid-19 di masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat.

Dana itu akan digunakan untuk bantuan sosial dan kesehatan seperti ventilator dan alat kesehatan lainnya.

Hadi telah melakukan refocusing anggaran di seluruh organisasi perangkat daerah di Pemkot Probolinggo. Ternyata, dana itu masih kurang untuk menangan Covid-19.

Sehingga, pria yang juga Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kota Probolinggo itu meminta anggaran perjalanan dinas anggota dewan.

Hadi sempat merundingkan rencana refocusing anggaran itu dengan Ketua DPRD Kota Probolinggo Abdul Mujib dalam rapat koordinasi di Kantor Wali Kota, Senin (12/7/2021).

"Namun hingga kini masih belum jelas berapa nominal dana perdin yang bisa di-refocusing," kata Hadi kepada Kompas.com, Rabu (14/7/2021). 

Menurut Hadi, jika DPRD menyerahkan Rp 1 miliar untuk penanganan Covid-19, nominal itu tak cukup menutupi seluruh kebutuhan.

Menurutnya, biaya normal perjalanan dinas anggota dewan tiap bulan mencapai Rp 1 miliar. Sehingga, ia meminta anggaran yang direfocusing sebesar Rp 3,8 miliar.


Saat dihubungi, Ketua DPRD Kota Probolinggo Abdul Mujib mengatakan, anggota dewan masih belum menentukan secara pasti berapa anggaran yang akan diberikan. 

"Yang mengatakan anggaran di-refocusing sebesar Rp 1 miliar itu adalah Sekwan. Itu pun masih belum berkoordinasi dengan kami. Kami masih berunding," kata Mujib. 

Mujib sempat meminta agar anggaran tersebut tidak di-refocusing sampai Rp 3,8 miliar, tetapi hal tersebut akan dirundingkan kembali dengan pihak eksekutif dan dirapatkan bersama seluruh anggota DPRD.

"Tapi intinya, DPRD Kota Probolinggo sepakat dan menyambut baik permintaan eksekutif terkait refocusing anggaran perjalanan dinas yang peruntukannya untuk penanganan Covid-19. Sebelum di-refocusing, kami diajak bicara,” ujar Mujib.

https://regional.kompas.com/read/2021/07/15/192350778/tangani-dampak-ppkm-darurat-wali-kota-minta-refocusing-anggaran-perjalan

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pendaftaran SMKN Jateng dan 15 SMK Semi Boarding Dibuka, Catat Tanggalnya!

Pendaftaran SMKN Jateng dan 15 SMK Semi Boarding Dibuka, Catat Tanggalnya!

Regional
Wabup Banyuasin Serahkan 1.488 Sertifikat PTSL dan Redistribusi Tanah ke 7 Desa

Wabup Banyuasin Serahkan 1.488 Sertifikat PTSL dan Redistribusi Tanah ke 7 Desa

Regional
Tangani Stunting, Walkot Ita Sebut Pemkot Semarang Akan Bangun Daycare

Tangani Stunting, Walkot Ita Sebut Pemkot Semarang Akan Bangun Daycare

Regional
Hadiri Resepsi Puncak Seabad NU di Sidoarjo, Ganjar Tarik Perhatian Ribuan Nahdliyin

Hadiri Resepsi Puncak Seabad NU di Sidoarjo, Ganjar Tarik Perhatian Ribuan Nahdliyin

Regional
Satu Abad NU, Ganjar: NU Punya Banyak Pengalaman dan Kontribusi bagi Pembangunan Bangsa

Satu Abad NU, Ganjar: NU Punya Banyak Pengalaman dan Kontribusi bagi Pembangunan Bangsa

Regional
Bone Bolango Jadi Kabupaten Panutan, Hamim Pou: Kami di Sini Serba Efisien

Bone Bolango Jadi Kabupaten Panutan, Hamim Pou: Kami di Sini Serba Efisien

Regional
Rahasia Satu Abad NU

Rahasia Satu Abad NU

Regional
Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Regional
Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Regional
Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Regional
Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Regional
Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Regional
Dukung Pelestarian Tenun Bali di Jembrana, Jokowi: Ini Dorong Industri Kreatif Budaya Lokal

Dukung Pelestarian Tenun Bali di Jembrana, Jokowi: Ini Dorong Industri Kreatif Budaya Lokal

Regional
Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Regional
Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.