NEWS
Salin Artikel

Berkat Gulai Bebek Khas Sumbar, Petani Cabai Tanah Datar Lolos Audisi MasterChef, Ini Ceritanya

Adi yang memasak gulai bebek khas Sumbar itu berhasil membuat dua juri, Chef Arnold dan Chef Renatta memberikan vote yes.

Hanya satu juri yang memberikan vote no yaitu Chef Juna.

Chef Renatta yang merupakan juri terakhir menjadi penentu Adi lolos di audisi tersebut.

Dari video YouTube Masterchef Indonesia, audisi dibuka dengan Adi yang terlihat sedang menggoreng daging bebek menggunakan pisau.

Chef Arnold kemudian berceletuk bahwa Adi bisa menggunakan capit untuk memasak daging bebek.

"Itu capitan bisa pakai, jangan pakai pisau, hati-hati. Kamu masak barbar sekali ya," ujar Arnold berseloroh.

Ucapan Arnold tersebut membuat Adi tertawa begitu juga dengan Chef Renatta.

Sambil memasak, Adi menceritakan bahwa dia belajar memasak saat membantu orangtuanya yang membuka warung makan.


Adi juga bercerita bahwa dia 30 tahun tinggal di Malaysia. Adi memilih kembali ke kampung halaman setelah menemukan tambatan hati yang juga berasal dari suku minang.

Dia juga menjelaskan alasan mengikuti ajang tersebut.

"Ini jalan saya dalam bidang masak. Dan saya berharap saya bisa mendefinisikan diri saya. Saya ingin memotivasi pemuda di kampung saya agar bisa berkarya dan mandiri," ujar Adi.

Penjurian

Satu persatu para juri mencoba mencicipi masakan Adi. Mulai dari Arnold, Juna, dan yang terakhir Renatta.

Saat Renatta mencipipi masakan, Adi melontarkan pertanyaan tentang ke asal-usul Renatta.

Pertanyaan itu diucapkan Adi saat Renatta mencicipi gulai bebek dengan perkedel kentang dan anyang yang dimasak dalam audisi tersebut.

“Saya dengar-dengar Chef Renatta ini dari Padang ya?” ucap Adi

Pertanyaan itu langsung dijawab Chef Rennata yang mengakui bahwa keluarganya punya darah atau keturunan dari Padang.

Candaan Adi berlanjut saat para juri memberikan penilaian.

Dalam penjurian, Chef Arnold memberika yes, sedangkan Juna no.


Sebelum Chef Renatta melontarkan komentar dan penilaiannya, Adi tiba-tiba mengucapkan kalimat pendek. “Sama-sama orang Padang Chef,” ujar sambil tersenyum.

Sontak ucapan Adi membuat ketiga juri MasterChef tertawa. Namun dia menyatakan bahwa tidak ada maksud tertentu dari ucapannya itu.

Candaan itu dilanjutkan Adi dengan menyebutkan asal-usul Minangkabau di Sumbar.

"Kampung saya itu, Tanah Datar itu asal-usul negeri Sumatera Barat,” kata dia.

“Jadi kan Chef Renatta itu masih panggil mamak ke saya itu, keponakan bagi saya,” ujar Adi.

Adi akhirnya lolos audisi pertama setelah Chef Renatta memberikan vote yes.

Penilaian itu, kata Renatta, murni karena masakan yang dibuat Adi dan bukan karena adanya kesamaan keturunan.

“Ini enggak ada hubungannya sama sekali sama saya ada keturunan Padang,” ucap Renatta.

Setelah itu Adi memberikan tiga keranjang berisi cabai yang berasal dari kebunnya.

https://regional.kompas.com/read/2021/06/05/061706878/berkat-gulai-bebek-khas-sumbar-petani-cabai-tanah-datar-lolos-audisi

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.