NEWS
Salin Artikel

Angka Kemiskinan di Gresik Tinggi, Risma: Kalau Realitasnya Seperti Itu Kenapa Malu

GRESIK, KOMPAS.com - Tri Rismaharini yang kini menjabat sebagai Menteri Sosial angkat bicara, ketika ditanya awak media mengenai angka kemiskinan yang masih tinggi di Kabupaten Gresik.

Risma bahkan meminta Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani tidak malu dengan data yang ada, dengan berharap mampu melakukan penanganan dengan baik.

Menurut data yang dimiliki Dinas Sosial, angka kemiskinan di Kabupaten Gresik pada tahun 2020 berada di kisaran 12,40 persen.

Jumlah ini lebih tinggi dibanding rata-rata angka kemiskinan di Jawa Timur sebesar 11,09 persen.

"Ndak apa-apa, aku malah dulu jadi wali kota tak tambah. Aku masuk itu 9 persen, tak tambah 34 persen. Aku enggak malu, kalau memang realitasnya seperti itu kenapa harus malu, daripada kita tak bisa tangani," ujar Risma-sapaan akrab Tri Rismaharini kepada awak media di pendopo dan rumah dinas Bupati Gresik, Sabtu (27/3/2021).

Sebelum menjabat sebagai Menteri Sosial RI, Risma memang sempat menjadi Wali Kota Surabaya dua periode.

Di bawah kendali Risma, Surabaya sempat menjadi salah satu kota dengan beberapa prestasi, termasuk, mampu menurunkan angka kemiskinan dari periode sebelumnya.

Risma menceritakan, ketika dirinya menjabat sebagai wali kota, angka kemiskinan Kota Surabaya berada di angka 9 persen, dengan angka ini kemudian ditambah menjadi sekitar 34 persen. Kendati setelahnya, Risma berhasil menurunkan angka tersebut menjadi 5 persen.

"Sekali lagi kita ngomongnya jangan data. Kita ngomong realitas untuk penanganannya," ucap dia.

Dalam hal ini, Risma juga sudah berpesan kepada Bupati Fandi Akhmad Yani untuk tidak malu dengan hal itu, sambil mengupayakan langkah konkret guna menekan angka kemiskinan di Kabupaten Gresik.

Sebab, Risma menilai, lebih baik angka kemiskinan tinggi dan bisa diperbaiki, daripada pura-pura angka kemiskinan kecil padahal kenyataan di lapangan sebaliknya.

"Ini tadi saya ngomong (kepada Bupati Gresik), kamu nggak perlu kecil hati. Ndak apa-apa, yang penting ditangani supaya keluar (berhasil menekan) daripada pura-pura," kata Risma.

Sementara Fandi Akhmad Yani mengatakan, kedatangan Risma ke Gresik kali ini terkait pembahasan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Dalam kesempatan ini Risma juga meminta dirinya untuk tidak malu menghadapi realitas, namun melakukan kerja nyata untuk memperbaiki keadaan yang ada.

"Kamu jangan malu dengan angka kemiskinan yang cukup tinggi, daripada angka kemiskinan rendah tapi fakta di lapangan masih banyak keluarga miskin. Yang terpenting fakta di lapangan berubah baik, dari keluarga miskin menjadi lebih baik dan itu diikuti oleh data yang valid. Itu arahan yang diberikan," tutur Gus Yani-sapaan Fandi Akhmad Yani.

https://regional.kompas.com/read/2021/03/27/152056578/angka-kemiskinan-di-gresik-tinggi-risma-kalau-realitasnya-seperti-itu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diskominfo Riau Dorong Setiap Desa Memiliki Komunitas Informasi Masyarakat Berbasis Digital

Diskominfo Riau Dorong Setiap Desa Memiliki Komunitas Informasi Masyarakat Berbasis Digital

Regional
Manfaatkan Teknologi Digital, PDAM Taman Sari Madiun Raih Juara 3 Digitalisasi Layanan Pelanggan

Manfaatkan Teknologi Digital, PDAM Taman Sari Madiun Raih Juara 3 Digitalisasi Layanan Pelanggan

Regional
36 Desa Wisata Disiapkan untuk Dukung Danau Toba sebagai Destinasi Wisata Super Prioritas

36 Desa Wisata Disiapkan untuk Dukung Danau Toba sebagai Destinasi Wisata Super Prioritas

Regional
Walkot Bobby Salurkan Bantuan Senilai Rp 600.000 kepada Penarik Ojol dan Bentor

Walkot Bobby Salurkan Bantuan Senilai Rp 600.000 kepada Penarik Ojol dan Bentor

Regional
Atalia Praratya: Selain Ibu, Tumbuh Anak Harus Didukung oleh Ayah

Atalia Praratya: Selain Ibu, Tumbuh Anak Harus Didukung oleh Ayah

Regional
Kompetisi JRRC Diharapkan Dorong Perkembangan Wisata Baru di Garut

Kompetisi JRRC Diharapkan Dorong Perkembangan Wisata Baru di Garut

Regional
Kenalkan Tugas dan Fungsi Kepala Daerah, Walkot Bobby Ajak Puluhan Siswa Berkeliling Balai Kota

Kenalkan Tugas dan Fungsi Kepala Daerah, Walkot Bobby Ajak Puluhan Siswa Berkeliling Balai Kota

Regional
Ridwan Kamil Sebut Dirinya Punya Gaya Kepemimpinan yang Berbeda dengan Anies Baswedan

Ridwan Kamil Sebut Dirinya Punya Gaya Kepemimpinan yang Berbeda dengan Anies Baswedan

Regional
Jabar Quick Response Sukses Gelar Kompetisi Mitigasi Bencana JRRC 2022

Jabar Quick Response Sukses Gelar Kompetisi Mitigasi Bencana JRRC 2022

Regional
Atasi Dampak Kenaikan Harga BBM, Pemkot Medan Gelontorkan Subsidi untuk 900 Unit Angkot

Atasi Dampak Kenaikan Harga BBM, Pemkot Medan Gelontorkan Subsidi untuk 900 Unit Angkot

Regional
Banyak Investasi Masuk ke Jateng, Ganjar: Tingkat Layanan Kita Sangat Serius

Banyak Investasi Masuk ke Jateng, Ganjar: Tingkat Layanan Kita Sangat Serius

Regional
Tekan Inflasi di Wonogiri, Bupati Jekek Sebut Akan Buka Banyak Lapangan Pekerjaan

Tekan Inflasi di Wonogiri, Bupati Jekek Sebut Akan Buka Banyak Lapangan Pekerjaan

Regional
Pemprov Jabar Siap Tawarkan 17 Proyek Energi Terbarukan pada Gelaran WJIS 2022

Pemprov Jabar Siap Tawarkan 17 Proyek Energi Terbarukan pada Gelaran WJIS 2022

Regional
Terapkan Materi Pemahaman Wawasan Kebangsaan, Disdik Jabar Dapat Apresiasi dari Lemhannas

Terapkan Materi Pemahaman Wawasan Kebangsaan, Disdik Jabar Dapat Apresiasi dari Lemhannas

Regional
Kenduri Riau 2022 sebagai Daya Kejut Pemulihan Parekraf di Bumi Lancang Kuning

Kenduri Riau 2022 sebagai Daya Kejut Pemulihan Parekraf di Bumi Lancang Kuning

Regional
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.