Salin Artikel

Kesaksian Tetangga soal Ibu yang Diduga Bunuh 2 Anaknya lalu Gantung Diri

Pasalnya, belum terungkap alasan ibu berinisial NSW (27) tersebut tega membunuh dua anaknya yang berusia 2 tahun dan bayi berusia 6 bulan.

Menurut seorang tetangganya, Pita (31), korban dikenal tertutup dan jarang keluar rumah.

"Dia (NSW) jarang keluar, di rumah saja mengurus tiga anaknya. Orangnya tertutup," kata Pita saat ditemui Kompas.com, Selasa (17/11/2020).

Dia mengatakan, NSW lebih kurang 1 tahun tinggal di rumah itu bersama suami dan tiga anaknya.

Namun, para tetangga belum pernah mendengar ada keributan di rumah itu.

"Enggak ada lihat atau pun dengar mereka bertengkar," kata Pita.

Dia menceritakan, pada Senin (16/11/2020) sore, suami korban pulang dari bekerja dan melihat istrinya sudah tergantung di dapur.

"Suaminya langsung berteriak meminta tolong. Saya pun kaget dengarnya berteriak. Warga mulai berdatangan," sebut Pita.

Warga kemudian membantu menurunkan korban. Namun, setelah dicek, NSW sudah meninggal dunia.

Sedangkan dua anaknya ditemukan tewas di dalam kamar dalam kondisi mulut berbusa.

"Kami sedih sekali melihat anaknya," ujar Pita.

Dia menyebutkan, jasad NSW dan dua anaknya dibawa ke kampung halaman di Solok Selatan, Sumatera Barat.

"Sudah dibawa sama suami dan keluarganya ke Sumbar jasadnya.

Kontak bantuan

Bunuh diri bisa terjadi di saat seseorang mengalami depresi dan tak ada orang yang membantu. Jika Anda memiliki permasalahan yang sama, jangan menyerah dan memutuskan mengakhiri hidup. Anda tidak sendiri.

Layanan konseling bisa menjadi pilihan Anda untuk meringankan keresahan yang ada. Untuk mendapatkan layanan kesehatan jiwa atau untuk mendapatkan berbagai alternatif layanan konseling, Anda bisa simak website Into the Light Indonesia di bawah ini:
https://www.intothelightid.org/tentang-bunuh-diri/hotline-dan-konseling/

https://regional.kompas.com/read/2020/11/17/15585111/kesaksian-tetangga-soal-ibu-yang-diduga-bunuh-2-anaknya-lalu-gantung-diri

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke