NEWS
Salin Artikel

Kasus Dugaan Jual Beli Kios Pasar Cepu, 2 Pejabat Pemkab Blora Dimintai Keterangan

BLORA, KOMPAS.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Blora, Jawa Tengah berupaya mendalami kasus dugaan jual beli kios di Pasar Induk Cepu di tahun 2019.

Sejauh ini, sejumlah pihak terkait masih dimintai keterangan secara bertahap.

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Blora, Muhammad Adung, menyampaikan, Kejari Blora masih menggali informasi menyoal kasus dugaan pungutan liar kios di Pasar Induk Cepu.

Sejumlah orang pun dipanggil untuk dimintai keterangannya, mulai dari pedagang, kepala UPT Pasar wilayah II, kepala dan bendahara Pasar Cepu, pihak BPPKAD  Kabupaten Blora.

Sementara itu, pada Rabu (6/9/2020), Kejari Blora memanggil Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM (Dindagkop) Blora, Sarmidi.

Sarmidi yang bermasker dan mengenakan baju putih itu hadir memenuhi panggilan sekitar pukul 09.00.

"Terkait kasus dugaan jual beli kios Pasar Induk Cepu, sejumlah pihak masih diminitai keterangannya dan hari ini kita panggil Kepala Dindagkop Blora, pak Sarmidi untuk dimintai keterangannya," kata Adung saat dihubungi Kompas.com melalui ponsel, Rabu.

Menurut Adung, Sarmidi dicecar pertanyaan terkait manajemen pengelolaan pasar.

"Kami mintai keterangan seputar pengelolaan pasar, termasuk di dalamnya aliran dana dan atas perintah siapa pelaksanaan pungutan itu," terangnya.

Dijelaskan Adung, besaran uang yang ditarik dari pedagang untuk kios bervariasi mulai dari Rp 30 juta, Rp 60 Juta dan Rp 75 juta.

Tarikan uang tersebut beberapa sudah disetorkan ke kas daerah.

"Ada sekitar tiga kali gelombang disetorkan mulai dari tahun 2019 hingga 2020. Jumlah uang yang disetorkan kurang lebih sekitar Rp 500 juta. Dan uang itu masih ada di kas daerah," jelasnya.

Kejaksaan masih mengkaji, apakah secara perundang-undangan diperbolehkan atau tidak, uang pungutan dari pedagang itu di setor ke Kasda.

Bahkan untuk melengkapi keterangan, pada hari ini Rabu (16/9/2020), Kejari Blora juga turut serta memanggil Kepala Bagian (Kabag) Hukum Pemkab Blora, Bondan Arsiyanti.

"Kabag hukum Pemkab Blora Bu Bondan hari ini kita panggil juga untuk dimintai keterangan terkait peraturan yang berkaitan dengan pasar itu seperti apa, apakah ada aturannya melakukan tarikan seperti itu. Sesuai peraturan atau tidak, kalau iya yang mana ?," terangnya. 

https://regional.kompas.com/read/2020/09/16/21384311/kasus-dugaan-jual-beli-kios-pasar-cepu-2-pejabat-pemkab-blora-dimintai

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polda Riau dan Polresta Pekanbaru Raih Peringkat Terbaik Kompolnas Award 2022, Gubri Ungkap Harapannya

Polda Riau dan Polresta Pekanbaru Raih Peringkat Terbaik Kompolnas Award 2022, Gubri Ungkap Harapannya

Regional
Gubernur Syamsuar Harapkan UU HKPD Bawa Kesejahteraan bagi Daerah

Gubernur Syamsuar Harapkan UU HKPD Bawa Kesejahteraan bagi Daerah

Regional
Alexa, Siswi Berprestasi di Tarakanita dan Bintang Film Vania On Lima Street

Alexa, Siswi Berprestasi di Tarakanita dan Bintang Film Vania On Lima Street

Regional
Gubri Terima Penghargaan Tokoh Wakaf Nasional Unsur Kepala Daerah dari BWI Award 2022

Gubri Terima Penghargaan Tokoh Wakaf Nasional Unsur Kepala Daerah dari BWI Award 2022

Regional
Tingkatkan Digitalisasi Pelaku UMKM di Medan, Walkot Bobby Jalin Kerja Sama dengan Paper.id

Tingkatkan Digitalisasi Pelaku UMKM di Medan, Walkot Bobby Jalin Kerja Sama dengan Paper.id

Regional
Hadirkan Kartu Kredit Pemda Pertama di Indonesia, Bobby Nasution: Kami Ingin Akselerasi Penyerapan Anggaran

Hadirkan Kartu Kredit Pemda Pertama di Indonesia, Bobby Nasution: Kami Ingin Akselerasi Penyerapan Anggaran

Regional
Pemprov Jateng Raih Predikat A Reformasi Birokrasi, Ganjar Siap Kejar Target Predikat AA

Pemprov Jateng Raih Predikat A Reformasi Birokrasi, Ganjar Siap Kejar Target Predikat AA

Regional
DPMPTSP Riau Raih Peringkat Pertama UPP Kategori Prima 2022, Gubri: Jadi Motivasi Bekerja Keras

DPMPTSP Riau Raih Peringkat Pertama UPP Kategori Prima 2022, Gubri: Jadi Motivasi Bekerja Keras

Regional
Bagaimana Akhir Kejahatan Sistemik Mas Bechi?

Bagaimana Akhir Kejahatan Sistemik Mas Bechi?

Regional
Tingkatkan Pelayanan Kesehatan di Medan, Wali Kota Bobby Luncurkan UHC JKMB

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan di Medan, Wali Kota Bobby Luncurkan UHC JKMB

Regional
Hadirkan Medan Street Art Festival Mural dan Graffiti, Walkot Bobby Dapat Apresiasi dari Penggiat Seni Mural

Hadirkan Medan Street Art Festival Mural dan Graffiti, Walkot Bobby Dapat Apresiasi dari Penggiat Seni Mural

Regional
Telur Busuk

Telur Busuk

Regional
Cegah Kriminalitas, Wali Kota Medan Luncurkan Satgas Medan Kondusif

Cegah Kriminalitas, Wali Kota Medan Luncurkan Satgas Medan Kondusif

Regional
Kereta Api Makassar Segmen Barru-Maros Diresmikan, Gubernur Sulsel Harapkan Dorong Perekonomian dan Pariwisata

Kereta Api Makassar Segmen Barru-Maros Diresmikan, Gubernur Sulsel Harapkan Dorong Perekonomian dan Pariwisata

Regional
Agendakan Jumat Bersih, OPD Kolaka Timur dan Berbagai Pihak Kompak Bersihkan Kelurahan Rate-rate

Agendakan Jumat Bersih, OPD Kolaka Timur dan Berbagai Pihak Kompak Bersihkan Kelurahan Rate-rate

Regional
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.