NEWS
Salin Artikel

Hibahkan Tanah ke Anak Bungsu, Kakek 91 Tahun Digugat Anak Perempuan dan 3 Cucunya

Karena sudah sepuh, Ayah dari lima anak ini tidak hadir saat sidang di kantor PA Pematangsiantar, Senin (20/7/2020).

Kuasa Hukum Hangga Halim Damanik, Chuca Ashari SH, menuturkan persidangan lanjutan ini kondisi Hangga tidak memungkinkan untuk hadir.

"Kerena berhalangan. Gak enak badan, apalagi umurnya sudah sudah sembilan puluh satu tahun. Kita juga harus hati hati sama psikologi-nya. Sidang pertama dia juga enggak datang, karena belum ada kuasa hukumnya," jelas Chuca, dihubungi via telepon, Senin (20/7/2020) sore.

Dalam perkara No.160/Pdt.G/2020/PA.Pst tertanggal 7 Juli 2020, Hangga Halim Damanik (91) sebagai tergugat I dan anaknya bungsunya Muhammad Ali Damanik sebagai tergugat II.

Sementara anak perempuan Hangga (91) bernama Hotmarina Damanik dan 3 orang cucunya Fitri Herwati Pakpahan, Titin Romaito Pakpahan dan Muhammad Dedi Pakpahan sebagai pihak penggugat.

Gugatan penggugat yakni permohonan pembatalan Akta Hibah yang sudah diberikan tergugat I kepada tergugat II, yang tidak sesuai dengan pasal 210 ayat (1) Komplikasi Hukum Islam (KHI) tentang hibah yang telah melewati sepertiga bagian yang dapat dihibahkan.

Objek perkara rumah dengan luas tanah 3.786 M2 di Jalan Medan-Tebingtinggi, Kelurahan Tambun Nabolon, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematangsiantar.

"Tadi sidang kedua pemanggilan kedua belah pihak. Agendanya seharusnya Mediasi cuma tergugat belum bisa kita hadirkan. Karena mediasi kedua prinsipal harus hadir, jadi mediasi Minggu depan," katanya menambahkan.

Dianggap bukan anak kandung

Pihak penggugat, kata Chuca, merasa akta hibah yang dibagi bagi oleh Hangga bersama almarhum istri Laksana Sinaga, kepada anak anaknya pada 1994, tidak sesuai.

Pihak penggugat menganggap tergugat II Muhammad Ali Damanik bukan anak kandung.

"Akta hibah sudah dibagi-bagikan. Tapi mau dibatalkan sama penggugat, karena ada yang dianggapnya anak tiri. Cuma inti dari Gugatan adalah pembatalan Akta hibah," kata Chuca.


Menurut Chuca, anak bungsu Hangga, yakni Muhammad Ali Damanik sejak 10 tahun terakhir mengasuh Hangga yang sudah renta.

Hal itu, kata Chuca, juga diketahui para penggugat.

Sementara itu dalam surat gugatan penggugat yang dikuasakan kepada LBH Amanah HAQ, tertanggal 7 Juli 2020 menyebutkan bahwa, para penggugat baru menyadari besaran keseluruhan harta yang dihibahkan tidak boleh melebihi sepertiga harta, sesuai dengan pasal 210 ayat (1) Komplikasi Hukum Islam (KHI).

Disebutkan dalam surat gugatan bahwa, Muhammad Ali Damanik, menerima tujuh persembilan bahagian dari sebidang tanah sertifikat hak milik No.246/1994 di Tambun Nabolon, Kecamatan Siantar Martoba Kota Pematangsiantar.

https://regional.kompas.com/read/2020/07/20/21390091/hibahkan-tanah-ke-anak-bungsu-kakek-91-tahun-digugat-anak-perempuan-dan-3

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Regional
Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.