NEWS
Salin Artikel

PSBB Diterapkan, Rumah Makan dan Warkop di Ambon Tidak Bisa Terima Tamu

AMBON, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Ambon memberlakukan aturan ketat bagi setiap rumah makan dan warung kopi selama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang akan berlangsung pada Senin (22/6/2020) mendatang.

Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy mengungkapkan, saat penerapan PSBB diberlakukan, setiap rumah makan dan warung kopi tidak diperbolehkan menerima tamu dan hanya boleh menerima pesanan.

“Saat PSBB tidak bisa lagi rumah makan dan warung kopi menerima tamu, mereka tetap buka sesuai waktu yang ditentukan tapi hanya untuk melayani orderan, jadi yang datang hanya pesan lalu pergi,” kata Richard, kepada wartawan, di Kantor Wali Kota Ambon, Rabu (17/6/2020).

Sedangkan untuk transportasi, pemerintah kota akan memberlakukan sistem sif dan tidak lagi menggunakan sistem ganjil genap seperti yang diterapkan saat Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) saat ini.

“Untuk transportasi itu kami pakai sistem sif A, sif dan sif C. Contohnya, angkot jurusan Kayu Putih itu ada 30 hanya delapan yang genap dan semuanya ganjil jadi kita akan pasang stiker, nanti kalau yang shift C itu bisa beroperasi setiap hari,” ungkap dia.

Adapun untuk pembatasan kegiatan keagamaan, Richard mengaku akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Pemerintah Provinsi Maluku sebelum memutuskannya.

Sebab, kata dia, masalah keagamaan di Kota Ambon sangatlah sensitif dan harus dikaji dengan baik.

“Kita tahu bersama masalah ini sangat sensitif jadi nanti dalam waktu dekat ini juga kita akan rapat dengan seluruh tokoh agama di Kota Ambon. Surat dari Kementrian agama itu juga kan dibolehkan untuk zona hijau, dan wilayah yang sedang menuju new normal, nanti kami kaji,” kata dia.


Sedangkan untuk aktivitas pasar di Kota Ambon akan beroprasi hingga pukul 18.00 WIT.

Selanjutnya untuk toko serta minimarket beroperasi hingga pukul 20.00 WIT.

“Untuk pasar itu sampai pukul 18.00 WIT sudah harus tutup dan toko serta minimarket itu sampai pukul 20.00 WIT, tidak ada lagi minimarket 24 jam,” ujar dia.

Richard mengatakan, pada Kamis (18/6/2020) perwali yang mengatur soal PSBB telah ditetapkan dan selanjutnya akan disosialisasi kepada masyarakat sebelum PSBB diterapkan.

“Besok Perwali ditetapkan, dan kami punya waktu beberapa hari untuk sosialisasi penerapan PSBB ini,” kata dia.

https://regional.kompas.com/read/2020/06/17/18463661/psbb-diterapkan-rumah-makan-dan-warkop-di-ambon-tidak-bisa-terima-tamu

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Regional
 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.