NEWS
Salin Artikel

Ayah Cabuli Anak Tiri hingga Hamil 5 Bulan, Terungkap Setelah Tepergok Sang Ibu

Pemerkosaan ini kerap dilakukan AS di rumah mereka di Desa Geronggang, Kecamatan Kelumpang Tengah, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan (Kalsel).

Kapolsek Geronggang Iptu Iksan Prananto mengatakan, ibu kandung GS mulai curiga sang anak diperkosa oleh suami barunya.

Kecurigaan itu bahkan semakin besar ketika melihat perut GS yang setiap hari juga terus membesar.

"Awalnya tak merasa curiga sama sekali ibu korban, tetapi melihat perut anaknya yang semakin hari makin membesar, si ibu akhirnya curiga juga," ujar Iptu Iksan Prananto, saat dihubungi, Jumat (20/12/2019) malam.

Melihat kondisi perut anaknya yang semakin membesar, sang ibu tak berani bertanya karena takut terhadap suaminya.

Apalagi, lanjut Iksan, tak ada bukti yang kuat siapa ayah dari anak yang dikandung oleh GS.

Namun, kecurigaan itu akhirnya terbukti saat ibu korban memergoki langsung AS suaminya memerkosa GS.

"Dipergoki tengah malam saat suaminya menjalankan aksi. Dia diintip melalui lubang di dinding antara kamar korban dan kamar pelaku yang hanya dipisahkan tripleks. Dari sinilah kasus ini terungkap," kata Iksan.

Saat dipergoki, AS tak bisa lagi mengelak dan terpaksa mengakui semua perbuatannya.

Apalagi, GS juga mengaku telah dicabuli sejak lama oleh ayah tirinya itu.

Tak terima dengan perlakuan suami terhadap anak kandungnya, ibu korban langsung melapor ke polisi.

"Jadi si ayah ini akhirnya mengaku setelah dipergoki, ini juga diperkuat dari pengakuan si anak bahwa sudah lama dia dicabuli oleh ayah tirinya itu," kata Iksan.

Setelah diringkus polisi, AS mengaku memerkosa karena tergiur dengan kecantikan anak tirinya.

Pemerkosaan itu sering dilakukan jika istrinya tidak berada di rumah dan dalam kondisi mabuk.

"Sering dilakukan kalau istrinya tidak di rumah, biasanya juga dalam kondisi mabuk," kata Iksan.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang ayah di Desa Geronggang, Kecamatan Kelumpang Tengah, Kotabaru, Kalsel, tega memerkosa anak tirinya sendiri.

Pemerkosaan itu dilakukan pelaku sejak 2 tahun terakhir hingga korban kini hamil 5 bulan.

Kasus ini terungkap setelah ibu korban tak terima dan melaporkan perbuatan suaminya ke polisi.

https://regional.kompas.com/read/2019/12/21/07045731/ayah-cabuli-anak-tiri-hingga-hamil-5-bulan-terungkap-setelah-tepergok-sang

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Regional
Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Regional
Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Regional
Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.