Salin Artikel

17 Paus Terdampar di Perairan Sabu Raijua NTT, 11 Mati

KUPANG, KOMPAS.com - Sebanyak 17 ekor paus terdampar di Perairan Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (10/10/2019) siang.

Bupati Sabu Raijua Nikodemus Rihi Heke mengatakan, dari 17 ekor tersebut, 11 ditemukan dalam keadaan mati.

"Masih tersisa enam ekor yang masih hidup. Sedangkan yang lainnya sudah mati,"ungkap Nikodemus kepada Kompas.com, Kamis sore.

Paus yang mati itu berukuran sekitar dua sampai tiga meter dan mengalami luka di sekujur tubuh.

Untuk enam paus yang masih hidup, kata Nikodemus, sedang dievakusi oleh petugas dari Pemda Sabu Raijua, nelayan dan masyarakat setempat ke tengah laut.

"Kami akan evakuasi ke tengah laut menggunakan kapal nelayan. Namun menunggu air laut pasang,"ujar Nikodemus.

Sebelumnya diberitakan, 17 ekor paus terdampar di perairan Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (10/10/2019) siang.

"Betul, 17 ekor paus terdampar di Pantai Koloudju, Desa Menia, Kecamatan Sabu Barat,"ungkap Kasubag Tata Usaha Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sabu Raijua, Lorence Taga.

Menurut Lorence, dari jumlah 17 ekor paus, tiga ekor berhasil digiring kembali kelaut.

Sedangkan 12 paus lainnya masih hidup dan dua ekor sudah mati.

"Kita belum bisa mengidentifikasi paus itu jenisnya apa,"ungkap Lorence.

Lorence mengatakan, pihaknya belum mengetahui, penyebab terdamparnya 17 paus itu.

Pihaknya kata Lorence, masih terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk penangannya.

https://regional.kompas.com/read/2019/10/10/16291911/17-paus-terdampar-di-perairan-sabu-raijua-ntt-11-mati

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke