Salin Artikel

Kecelakaan Maut Bus Mira Vs Innova di Nganjuk Diduga Akibat "Human Error"

Sopir Innova diduga kurang konsentrasi dan kurang memperhatikan situasi jalan saat berpindah jalur yang akan dilewati Bus Mira.

Hal itu disampaikan Kasi laka Subdit Gakum Ditlantas Polda Jatim, Kompol Herry Setyo Susanto, saat dikonfirmasi Selasa (10/9/2019) pagi.

"Sopir Innova kurang hati - hati dalam mengendalikan laju kendaraannya, diduga kurang konsentrasi," kata Herry. 

"Innova berjalan oleng, berpindah lajur terlalu ke kanan tanpa memperhatikan situasi arus lalu lintas dari arah depan." 

Pihak Ditlantas Polda Jatim, kata Herry, telah mencoba menganalisa faktor kecelakaan dari berbagi sudut seperti faktor jalan, kendaraan, cuaca dan penerangan.

Hasilnya, faktor "human error" tampil lebih kuat sebagai faktor penyebab kecelakaan.

"Situasi jalan saat kejadian arus lalu lintasnya sedang, sementara cuacanya cerah. Hanya saja sopir Innova kurang hati-hati," ujarnya.

Dua penumpang Innova tewas

Kecelakaan yang dilaporkan terjadi pukul 09.00 WIB itu melibatkan dua kendaraan.

Yakni, mobil Toyota Innova dengan nopol AE-567-SC yang dikemudikan Panji Whisnu Kusuma, dengan Bus Hino PO Mira Nopol S-7190-US yang dikemudikan Tri Sumaryanto.

Mobil Innova yang membawa tiga penumpang saat kejadian sedang melaju dengan kecepatan tinggi dari arah barat ke timur. 

Di waktu bersamaan, dari arah berlawanan, melintas Bus Hino PO Mira dengan kecepatan sedang.

"Kedua kendaraan tersebut dalam satu jalur, karena jarak sudah dekat, mobil Innova yang masuk dalam jalur Bus Mira tidak bisa menghindar, dan terjadilah tabrakan," kata Herry.

Dua penumpang Innova meninggal dunia di lokasi dalam kecelakaan tersebut. 

Salah satu korban adalah sopir Innova, Panji Whisnu Kusuma.

"Satu penumpang lagi meninggal di rumah sakit, dan satu lagi mengalami luka di kepala. Sopir bus juga mengalami luka di kepala," ujar Herry. 

https://regional.kompas.com/read/2019/09/10/09091141/kecelakaan-maut-bus-mira-vs-innova-di-nganjuk-diduga-akibat-human-error

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke