NEWS
Salin Artikel

Pesawat Kalibrasi Kemenhub Jadi yang Pertama Mendarat di Bandara Internasional Yogyakarta

Sebuah pesawat Cessna King Air PK-CAC dari Kementerian Perhubungan RI mendarat di landasan pacu Yogyakarta International Airport (YIA) yang berada di Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu (20/4/2019) petang.

Pesawat ini merupakan pesawat kalibrasi dari Balai Besar Kalibrasi fasilitas penerbangan Kemenhub.

Manajer Proyek Pembangunan Bandara dari PT Angkasa Pura I (Persero) Taochid Purnomo Hadi mengatakan, pendaratan pesawat kalibrasi untuk mengecek sistem Precision Approach Path Indicator (PAPI) di YIA.

"Iya, terkait alat bantu pendaratan. Yang harus dikalibrasi itu adalah lampu PAPI. Lampu itu memang harus dikalibrasi sebelum digunakan," kata Taochid melalui pesan singkat yang diterima Kompas.com, Sabtu.

PAPI memandu pilot mempertahankan posisi pesawat mendarat pada sudut pendaratan yang tepat.

Lampu PAPI menjadi pedoman secara visual agar pesawat dapat landing setepat mungkin. Hal ini sangat penting mengingat panjang landasan pacu setiap bandara berbeda.

Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub juga perlu mengadakan kalibrasi terhadap alat-alat di bandara yang berkaitan dengan keselamatan penerbangan.

"Alat itu kan adjustabel. Jadi tinggal di-setting saja terus selesai. Hampir sama dengan kalibrasi timbangan, yang dilakukan agar alat ukur tersebut benar dan tepat," kata Taochid.

Uji alat navigasi

GM AP I untuk Bandara Adisutjipro, Agus Pandu Pernama mengungkapkan, kedatangan pesawat kalibrasi ini juga sekaligus menguji peralatan navigasi, sistem komunikasi penerbangan YIA, serta prosedur standar dalam pendaratan pesawat maupun penerbangan.

"Bagaimana instrumen departure seperti apa. Saat datang standart departure seperti apa. Ini mereka coba penuhi seperti yang ada di dalam dokumen. Kemudian, kami akan melanjutkan pada tanggal 26 April 2019 untuk tes landing dengan pesawat lebih besar," kata Pandu di sela pembukaan Airport Security Committe Meeting di YIA, Sabtu.

Angkasa Pura terus melakukan persiapan di YIA menjelang target operasi pada 29 April 2019.

Beberapa persiapan di antaranya, AP I membentuk Airport Emergency Comitte (AEC) dan Airport Security Committe (ASC). Keduanya sudah menggelar sosialisasi sekaligus simulasi untuk menangani keadaan darurat di lingkungan bandar udara.

Sementara, pada sisi darat, terminal penumpang seluas 12.920 meter persegi, sudah dilengkapi 2 garbarata, konter check in maskapai, imigrasi, scanner bagi penumpang dan bawaannya, bodyscanner, hingga ruang tunggu keberangkatan.

Lapangan parkir pun tersedia untuk menampung 200 mobil, 150 motor, dan 5 bis.

Seluruh persiapan itu dilakukan di tengah kontruksi dan infrastruktur yang baru 49 persen pembangunan.

Meski baru separuh proses pembangunan, sisi udara YIA sejatinya sudah siap 100 persen, seperti runway sepanjang 3.250 dan lebar 75 meter.

Selain itu, tersedia pula taxiway hingga tempat parkir pesawat yang bisa menampung banyak pesawat.

Kondisi ini membuat pihak Bandara YIA optimistis untuk beroperasi. Pada awal beroperasi, AP I akan memboyong penerbangan internasional dari Adisutjipto ke YIA khususnya untuk destinasi Kuala Lumpur dan Singapura. 

https://regional.kompas.com/read/2019/04/21/09061501/pesawat-kalibrasi-kemenhub-jadi-yang-pertama-mendarat-di-bandara

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Regional
Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Regional
Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Regional
Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Regional
Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

Regional
Dompet Dhuafa Kirimkan Tim QC ke NTT untuk Cek Kesehatan Hewan Kurban

Dompet Dhuafa Kirimkan Tim QC ke NTT untuk Cek Kesehatan Hewan Kurban

Regional
Bupati Jekek: Saya Yakin PPPK Guru di Wonogiri Mampu Jawab Tuntutan Zaman

Bupati Jekek: Saya Yakin PPPK Guru di Wonogiri Mampu Jawab Tuntutan Zaman

Regional
Dorong Pertumbuhan Industri, Pemprov Papua Akan Bangun PLTA Berkapasitas 100 MW di Jayawijaya

Dorong Pertumbuhan Industri, Pemprov Papua Akan Bangun PLTA Berkapasitas 100 MW di Jayawijaya

Regional
Kejar Target Perekaman E-KTP Wilayah Meepago, Pemprov Papua Buka Layanan di Paniai

Kejar Target Perekaman E-KTP Wilayah Meepago, Pemprov Papua Buka Layanan di Paniai

Regional
Gubenrur Jatim Berikan Bantuan Sambungan Listrik PLN untuk 1.951 Penyintas APG Semeru

Gubenrur Jatim Berikan Bantuan Sambungan Listrik PLN untuk 1.951 Penyintas APG Semeru

Regional
Lumpy Skin Disease Ancam Ketahanan Pangan

Lumpy Skin Disease Ancam Ketahanan Pangan

Regional
Sambut Panen, Gubernur Riau Hadiri Gebyar Makan Durian Bantan 2022

Sambut Panen, Gubernur Riau Hadiri Gebyar Makan Durian Bantan 2022

Regional
Ketua TP-PKK Riau Riau Kunjungi Dua Panti Asuhan di Bengkalis

Ketua TP-PKK Riau Riau Kunjungi Dua Panti Asuhan di Bengkalis

Regional
Gubernur Khofifah Optimistis Gelaran SPE 2022 Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Jatim

Gubernur Khofifah Optimistis Gelaran SPE 2022 Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Jatim

Regional
Bupati Jekek Minta Generasi Muda Beri Warna Baru untuk Dunia Pertanian

Bupati Jekek Minta Generasi Muda Beri Warna Baru untuk Dunia Pertanian

Regional
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.