Salin Artikel

Kasus Viral Bocah 14 Tahun Buat 185 Order Ojol Fiktif Berakhir Damai

Kapolsek Grogol, AKP Didik Noertjahjo yang dikonfirmasi Kompas.com, Kamis ( 28/3/2019) siang membenarkan kasus 185 order fiktif ojol yang dilakoni seorang pelajar SMP itu berakhir damai. Polisi tak memproses pidana pelakunya.

"Kasusnya tidak sampai ke polsek. Kasusnya diselesaikan secara kekeluargaan," ujar Didik.

Didik mengatakan pelaku yang masih dibawah umur warga Desa Cemani, Kecamatan Grogol sudah membuat surat pernyataan bersama berisi tidak akan mengulangi perbuatan yang sama. Bahkan surat pernyataan itu sudah beredar di media sosial sejak kemarin.

"Di medsos sudah beredar suratnya," kata Didik.

Menurut Didik, para ojol tidak mempolisikan anak pengorder fiktif lantaran merasa kasihan pelaku masih anak dibawah umur dan aktif sekolah. Namun saat ditanya pelaku mengaku membuat order fiktif lantaran iseng saja.

Bahkan korban ojol yang tertipu bukan hanya warga Sukoharjo saja. Informasinya ojol yang tertipu order fiktif di wilayah Soloraya

Didik menuturkan bila pelakunya orang dewasa maka langsung dijerat dengan pidana penipuan. Hanya saja dalam kasus ini, pelakunya anak-anak. Dengan demikian, pelaku masih perlu pembinaan dan sekolah.

Untuk diketahui, sebuah video berisi pengakuan seorang anak membuat pernyataan tidak mengulangi perbuatan karena sudah mengorder fiktif di ojek online viral di media sosial.

Salah satunya di media sosial instagram dengan akun _infocegatansolo yang diposting Selasa ( 26 / 3/2019).

Hingga Kamis, video itu sudah dilihat dan disukai 11.474 netizen. Tak hanya disukai, sebanyak 1.851 netizen berkomentar terkait postingan tersebut. 

https://regional.kompas.com/read/2019/03/28/15414801/kasus-viral-bocah-14-tahun-buat-185-order-ojol-fiktif-berakhir-damai

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke