Salin Artikel

Begini Kronologi Siswa Merokok dan Tantang Gurunya di Kelas

“Kejadiannya itu sebenarnya tanggal 2 Februari 2019. Sabtu pagi itu sekitar jam 06.15 saya sudah tiba di sekolah dan 06.30 siswa sudah datang," ujar Khalim kepada awak media di Kantor Polsek Wringinanom, Minggu (10/2/2019).

Khalim melanjutkan, AA saat itu mengajak adik kelasnya untuk bolos sekolah. Namun, adik kelasnya saat itu tidak ada yang mau mengikuti ajakan AA. Khalim kemudian menunggu para siswa untuk masuk kelas pukul 07.00.

“Tapi karena saya pikir mungkin belum waktunya jam 07.00, kalau dia mau masuk, (para siswa) akan kembali ke sekolah. Namun, sampai jam 07.00 saya lihat kok enggak ada yang masuk,” ujarnya.

Khalim kemudian diminta Kepala Sekolah SMP PGRI Wringinanom menanyakan layanan jasa percetakaan foto untuk keperluan pembuatan ijazah siswa kelas IX.

Saat itu, Khalim malah melihat sepeda motor sejumlah siswa sedang terparkir di sebuah warung yang tak jauh dari lokasi sekolah.

“Saya lihat ada warung kopi kok banyak sepeda anak-anak. Padahal, warung kopinya itu masih tutup. Tapi anak-anaknya ada di dalam, jadi warungnya saya gedor. Terus saya peringatkan, kalau enggak kembali ke sekolah, akan saya panggilkan orangtua,” ucapnya.

Mendengar peringatan tersebut, sekitar delapan anak, termasuk AA, akhirnya kembali ke sekolah. Hanya pada saat itu, kata Khalim, hanya AA yang terlihat masih jengkel dengan perlakuan dirinya.

“Tapi ada satu anak yang memang terlihat emosi. Bangku dari depan hingga belakang itu digedor (AA). Habis itu dia naik ke bangku. Tidak hanya itu, beberapa hasil kreativitas anak-anak dan buku-buku saya juga dibuat berserakan (di lantai),” tutur Khalim.

Dalam video yang sempat tersebar di berbagai media sosial (medsos), AA terekam sengaja mengisap rokok di depan Khalim. AA juga menantang Khalim untuk berkelahi dengan memegang kerah baju. Namun, Khalim yang sudah 5 tahun mengajar di sekolah itu tidak meladeni permintaan AA.

“Kemudian dia turun berhadapan dengan saya sambil mengisap rokok dan dia bilang 'saya berani merokok di depan kamu.' Terus saya bilang, matikan rokokmu, tapi enggak ada respons dan semakin menjadi-jadi, terus sampai memegang kerah baju saya itu,” ujarnya.

“Saya kemudian bilang jangan diteruskan, nanti berbahaya lho. Coba saya minta rokoknya, malah dia naik ke bangku lagi dengan rokoknya kemudian dilempar dan kemudian saya matikan. Beberapa menit baru wali kelasnya masuk kelas dan memberi pengarahan. Baru setelah itu anak-anak diam,” ungkapnya.

Setelah kejadian tersebut, Khalim mengatakan, semua pihak, dari kepala sekolah, wali kelas, hingga orangtua AA, sudah meminta maaf atas kejadian tersebut kepada dirinya. Ia pun memaafkan semuanya.

Penuturan Khalim dibenarkan oleh AA, yang mengatakan saat itu dia memang sempat hendak membolos bersama teman-temannya. Tapi begitu di warung sudah ketahuan Khalim, dirinya terbakar emosi lantaran misinya untuk membolos gagal terlaksana.

https://regional.kompas.com/read/2019/02/10/23060771/begini-kronologi-siswa-merokok-dan-tantang-gurunya-di-kelas

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke