NEWS
Salin Artikel

Kisah Bu Elok, 25 Tahun Jadi Petugas Juru Pemantau Jentik Cegah DBD

"Dilihat ini ya bu, banyak jentik nyamuknya. Secepatnya dikuras, kalau dibiarkan ini bisa jadi nyamuk dan gigit manusia. Bisa sakit nanti, sekarang lagi musim demam berdarah," kata Bu Elok, sapaan akrabnya, sambil menyerahkan bubuk abate kepada pemilik rumah. 

Tak lupa ia berpesan agar pemilik rumah meletakkan bubuk abate di bak kamar mandi jika sudah dikuras.

Hari itu, Bu Elok dan kedua rekannya dari Puskesmas Kertosari sedang berkeliling ke masyarakat untuk menyosialiasasikan pencegahan penyakit demam berdarah.

Kepada Kompas.com, Bu Elok menjelaskan jika jentik nyamyuk banyak ditemukan di rumah yang penghuninya lansia atau pemilik rumah yang memiliki usaha. 

Pemilik seperti itu biasanya kurang perhatian dengan kamar mandi, terutama jika mereka menggunakan bak mandi semen berukuran besar.

"Tapi ada juga yang menggunakan timba dan ditemukan jentik nyamuknya. Kalau yang lansia memang tidak ada tenaga jadi ya kita kasih abate langsung," jelas Bu Elok.

Sudah hampir 25 tahun, Bu Elok menjadi petugas juru pemantau jentik (jumantik) dan saat ini dia menjadi koordinator Jumatik di Pusksesmas Kertosari, Kecamatan Banyuwangi.

Setiap hari, dia berkeliling di rumah-rumah yang ada di empat kelurahan yang masuk wilayah puskesmas Kertosari.

Biasanya, kegiatan pemeriksaan jentik nyamuk dilakukan selepas melakukan pelayanan di Puskesmas.

Bu Elok juga bekerja sama dengan kader kesehatan dan posyandu untuk menjangkau lebih banyak rumah.

Ke halaman selanjutnya

Padahal total ada sekitar 7.000 rumah yang masuk kawasan Puskesmas Kertosari.

"Capaian bebas jentik seharusnya 95 persen, tapi setahun terakhir ini 93 persen karena saya jalan sendiri, Koordinator sanitasi yang biasanya jalan bareng sedang sekolah lagi. Kalau keliling ya naik motor sendirian," kata Bu Elok.

Ia bercerita beberapa kali diusir oleh pemilik rumah karena dikira sales bahkan ada juga beberapa pemilik rumah yang menolak diperiksa rumahnya karena Bu Elok dianggap oknum yang sering jual beli abate.

Jika mengalami hal itu, biasanya Bu Elok akan memberikan surat tugas dari puskesmas dan menjelaskan jika dia adalah petugas jumantik dari puskesmas.

"Kalau ada yang ngusir enggak pernah saya masukkan hati. Saya malah senang kalau tugas luar seperti ini banyak ketemu orang, banyak pengalaman. Apalagi kurang beberapa tahun lagi saya pensiun dan semoga nanti siapapun yang menggantikan posisi saya, bisa menikmati pekerjaan ini," katanya.

Kepada Kompas.com, Bu Elok juga mengatakan jika sejak empat tahun terakhir, tidak ada pasien DBD di wilayah Puskesmas Kertosari yang meninggal. Selain itu, dia juga tetap menjalin komunikasi dengan warga yang pernah terkena demam berdarah.

"Rasanya sedih sekali kalau dengar ada pasien demam berdarah yang meninggal dan saya berharap tidak ada korban lagi dengan melakukan hal-hal sederhana seperti menguras kamar mandi dan menjaga kebersihan lingkungan," pungkasnya.

https://regional.kompas.com/read/2019/02/02/10574531/kisah-bu-elok-25-tahun-jadi-petugas-juru-pemantau-jentik-cegah-dbd

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.