NEWS
Salin Artikel

Diguyur Hujan Deras, Pekanbaru Dilanda Banjir

PEKANBARU, KOMPAS.com - Hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Kota Pekanbaru, Riau, dini hari tadi mengakibatkan sejumlah permukiman warga kebanjiran, Selasa (11/12/2018).

Salah satu perumahan warga yang kebanjiran terpantau di Jalan Garuda Raya, Kelurahan Perhentian Marpoyan, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru.

Aktivitas masyarakat lumpuh, karena selain rumah, ruas jalan juga digenangi air dengan ketinggian 50 sentimeter sampai satu meter.

Tim Basarnas Pekanbaru tampak siaga di lokasi banjir dan menyediakan satu unit perahu karet.

Setidaknya ada ratusan rumah yang dilanda banjir sejak dini hari tadi.

"Rumah warga ada sekitar 150 unit yang terendam banjir," sebut Humas Basarnas Pekanbaru Kukuh Widodo pada Kompas.com, Selasa.

Dia mengatakan, satu unit perahu disediakan untuk mengevakuasi warga dan barang-barang rumahan.

"Warga memindahkan barang ke tempat yang lebih tinggi. Karena air sudah masuk ke dalam rumah warga," kata Kukuh.

Menurut dia, ketinggian banjir bervariasi. Di tempat yang rendah, tingginya sekitar satu meter. Kemudian tempat yang cukup datar sekitar 50 sentimeter.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar mengawasi anak-anaknya supaya tidak mandi dan bermain di lokasi banjir.

Sementara itu, Sani (30) salah satu warga yang terkena banjir mengatakan, saat ini sudah ada beberapa warga yang mengungsi.

"Banjirnya sejak dini hari tadi, karena hujan sangat deras dan lama. Sudah mau pagi baru hujan sedikit reda. Saat ini warga pergi ke rumah keluarganya yang di dataran tinggi," kata Sani pada Kompas.com, Selasa.

Menurut dia, banjir ini disebabkan karena drainase yang tidak memadai untuk menampung debit air.

"Drainasenya ada, tapi tidak cukup menampung curah hujan. Drainase juga banyak yang tersumbat," katanya.

Dia berharap kondisi drainase tersebut dapat diperhatikan oleh pemerintah Kota Pekanbaru maupun Pemerintah Provinsi Riau.

"Kami berharap drainase diperbesar lagi agar airnya mengalir. Karena selama ini setiap hujan air tergenang," akui Sani.

Selain di Kecamatan Marpoyan Damai, puluhan rumah warga di Kutilang Sakti, Kecamatan Tampan, juga dilanda banjir.

Kecamatan Rumbai dan Rumbai Pesisir juga banjir. Dua kecamatan ini banjir bukan hanya akibat derasnya hujan, tetapi juga luapan air Sungai Siak.

https://regional.kompas.com/read/2018/12/11/12475711/diguyur-hujan-deras-pekanbaru-dilanda-banjir

Rekomendasi untuk anda

Terkini Lainnya

Pemkab Tanah Bumbu Luncurkan MC Tanbu, Aplikasi Media Informasi dan Layanan PublikĀ 

Pemkab Tanah Bumbu Luncurkan MC Tanbu, Aplikasi Media Informasi dan Layanan PublikĀ 

Regional
Pemkot Semarang Klarifikasi Soal Pengadaan Sepeda Motor untuk Lurah Sebesar Rp 8 Miliar

Pemkot Semarang Klarifikasi Soal Pengadaan Sepeda Motor untuk Lurah Sebesar Rp 8 Miliar

Regional
Tingkat Inflasi Sulsel di Bawah Nasional, Pengamat Ekonomi: Bravo Pemprov Sulsel

Tingkat Inflasi Sulsel di Bawah Nasional, Pengamat Ekonomi: Bravo Pemprov Sulsel

Regional
Hadiri Milad Ke-111 Muhammadiyah, Gubernur Riau: Bersama Kita Hadapi Tantangan

Hadiri Milad Ke-111 Muhammadiyah, Gubernur Riau: Bersama Kita Hadapi Tantangan

Regional
Pemkot Tangsel Buka Lelang Barang Milik Daerah, Catat Tanggal dan Cara Daftarnya!

Pemkot Tangsel Buka Lelang Barang Milik Daerah, Catat Tanggal dan Cara Daftarnya!

Regional
Pelopor Smart City, Aplikasi Milik Pemkot Tangerang Telah Direplikasi 47 Daerah di Indonesia

Pelopor Smart City, Aplikasi Milik Pemkot Tangerang Telah Direplikasi 47 Daerah di Indonesia

Regional
Turunkan Stunting di Jembrana, Bupati Tamba Fokus Bantu 147 Keluarga Kurang Mampu

Turunkan Stunting di Jembrana, Bupati Tamba Fokus Bantu 147 Keluarga Kurang Mampu

Regional
Implementasi Program BAAS, Bupati Tamba Bagikan Bahan Makanan Sehat untuk Anak Stunting

Implementasi Program BAAS, Bupati Tamba Bagikan Bahan Makanan Sehat untuk Anak Stunting

Regional
Fokus Pembangunan Kalteng pada 2024, dari Infrastruktur, Pendidikan, hingga Perekonomian

Fokus Pembangunan Kalteng pada 2024, dari Infrastruktur, Pendidikan, hingga Perekonomian

Regional
Sekdaprov Kalteng Paparkan Berbagai Inovasi dan Strategi KIP Kalteng, dari Portal PPID hingga Satu Data

Sekdaprov Kalteng Paparkan Berbagai Inovasi dan Strategi KIP Kalteng, dari Portal PPID hingga Satu Data

Regional
Pabrik Biomassa Segera Berdiri di Blora, Target Produksi hingga 180.000 Ton Per Tahun

Pabrik Biomassa Segera Berdiri di Blora, Target Produksi hingga 180.000 Ton Per Tahun

Regional
Atasi Banjir di Kaligawe dan Muktiharjo Kidul, Mbak Ita Optimalkan Koordinasi Lintas Sektor

Atasi Banjir di Kaligawe dan Muktiharjo Kidul, Mbak Ita Optimalkan Koordinasi Lintas Sektor

Regional
Komitmen Jaga Kelestarian Satwa Burung, Mas Dhito: Kami Terbuka dengan Masukan dari Masyarakat

Komitmen Jaga Kelestarian Satwa Burung, Mas Dhito: Kami Terbuka dengan Masukan dari Masyarakat

Regional
Soal Pembebasan Lahan Tol Kediri-Kertosono, Pemkab Kediri: Tinggal 2 Persen

Soal Pembebasan Lahan Tol Kediri-Kertosono, Pemkab Kediri: Tinggal 2 Persen

Regional
Turunkan Angka Stunting di Sumut, Pj Gubernur Hassanudin Lakukan 2 Langkah Ini

Turunkan Angka Stunting di Sumut, Pj Gubernur Hassanudin Lakukan 2 Langkah Ini

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke