NEWS
Salin Artikel

Truk Rombongan Pengungsi di Mamasa Masuk Jurang, 5 Orang Tewas

Kecelakaan tunggal di Dusun Bussu, Desa Mesakada, Kecamatan Sumarorong, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, ini menyebabkan 5 warga tewas, dan sejumlah lansia dan anak-anak kritis karena mengalami luka-luka akibat benturan keras.

Kecelakaan yang menimpa keluarga pengungsi ini bermula ketika para korban yang sudah lebih dari sepekan di posko pengungsian di Kecamatan Sumarorong, Mamasa, ini hendak pulang menumpangi truk. Mereka sebelumnya mengungsi karena rumah terendam banjir.

Namun saat melintas di Dusun Bussu, tiba-tiba truk yang membawa mereka oleng hingga terguling dan masuk jurang sedalam 10 meter. Akibat kecelakaan itu, lima orang meninggal dunia.

Kepala Puskesmas Sumarorong, Yustina Lolo mengatakan, korban meninggal yang dibawa ke Puskesmas Mamasa sebanyak empat orang. Mereka antara lain Ambe Rapa' (60), warga Taupe dan Ambe' Bombong (50), warga Osango.

Lalu seorang ibu rumah tangga, Ningsih (28) bersama bayinya, Sela. Keduanya warga Desa Bombong Lambe.

Satu korban lainnya adalah pasien yang dirujuk ke Polewali Mandar. Dia meninggal beberapa saat setelah dirawat di Rumah Sakit Polewali Mandar.

Kecelakaan tunggal itu juga mengakibatkan 15 orang terluka. Tiga di antaranya dirujuk ke Rumah Sakit Polewali Mandar.

"Sekitar 15 orang masih dirawat, dan tiga orang terpaksa kami rujuk ke Rumah Sakit Polewali karena kondisinya parah," terang Yustina.

Menurut Yustina, umumnya korban menderita luka di kepala, kaki, tangan dan mengalami patah tulang.

Belum diketahui penyebab pasti kecelakaan ini. Sebab, sang sopir yang membawa rombongan pengungsi termasuk anak-anak hingga kini belum diketahui keberadaannya pasca-kecelakaan.

Sejumlah saksi di sekitar tempat kejadian menyebutkan, kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 09.00 Wita. Mobil nahas ini membawa penumpang dewasa dan anak-anak dari lokasi pengungsian di Kecamatan Sumarorong, Mamasa.

Warga menduga sopir truk itu tidak berhati-hati saat mengemudikan mobil dan terlalu menepi ke bibir jurang hingga ban terperosok.

Belum lagi kondisi jalur ini mengalami penyempitan dan sebagian ambles setelah diguyur hujan deras.

https://regional.kompas.com/read/2018/11/13/15225581/truk-rombongan-pengungsi-di-mamasa-masuk-jurang-5-orang-tewas

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Regional
Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Regional
Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Regional
Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.