NEWS
Salin Artikel

Animals Warrior, Bergerak Selamatkan Satwa Korban Bencana di Palu

Ratusan atau bahkan ribuan binatang yang terdapat di lokasi bencana juga merasakan akibatnya. Para binatang itu ditinggal mengungsi atau bahkan meninggal oleh tuannya, tidak mendapatkan makanan berhari-hari, dan sebagainya.

Sementara bantuan yang datang hampir semuanya ditujukan untuk memperhatikan keselamatan dan kesejahteraan manusia, bukan binatang.

Untuk itu, Animals Warrior diterjunkan ke daerah-daerah bencana, termasuk Palu.

Berdasarkan keterangan yang diberikan oleh Koordinator Tim Animals Warrior, Daniek Hendarto, timnya sudah ada di Palu sejak Selasa (2/10/2018) lalu.

Animals Warrior adalah satu program hasil kerja sama Centre for Orangutan Protection dan Animal Indonesia didukung oleh The International Fund for Animal Welfare (IFAW).

"Sejauh ini kami sudah melakukan feeding sekitar 250 satwa termasuk anjing dan kucing. Kami juga membantu mengambil alih pemberian pakan dan perawatan satwa sitaan yang ada di Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Palu," kata Daniek Selasa (9/10/2018) siang.

Selain itu, Tim Animals Warrior juga akan mendatangi Taman Hutan Rakyat (Tahura) yang ada di Kota Palu. Berdasarkan informasi masyarakat di sana, terdapat empat ekor macaca tongkeano, yaitu kera berjambul endemik Sulawesi.

"Karena memang saat bencana terjadi, fokus pemerintah, semua bantuan itu untuk manusia. Untuk rescue, untuk dropping semuanya. Dan untuk satwa ini memang belum ada," kata dia.

Daniek menyebutkan, kebanyakan binatang yang mereka jumpai ada dalam kondisi kurus, kekurangan makanan.

"Yang jelas kalau untuk yang kucing kebanyakan kasusnya, dia sudah beberapa hari tidak makan, kondisinya sudah kurus-kurus, terlihat mengais-ngais di area tersebut," ujarnya.

"Kalau untuk satwa liar (di BKSDA) dia lebih tidak bebas, tertahan, tidak ada akses keluar, tapi semuanya selamat sih, dan bisa tertolong, sampai saat ini masih bisa bertahan dengan baik," kata Daniek.

Daniek bersama lima anggota tim lainnya berkantor di BKSDA yang sementara ini belum berfungsi normal karena sebagian besar stafnya masih terdampak bencana.

Terdapat beberapa titik bencana yang menjadi tujuan pelayanan dari Animals Warrior, antara lain Petobo, Balaroa, area Pantai Talise, dan Donggala yang terdampak cukup parah.

Sistem kerja yang dilakukan adalah memberi pakan secara bergilir di blok-blok wilayah tersebut.

"Jadi kami berurut. Nanti kalau urutan itu sudah berada di akhir, kami akan kembali ke pertama. Karena memang ini kan sistem bantuannya bantuan darurat, kami mencoba sedikit-sedikit, tapi semuanya dapat," ujar Daniek.

Pakan yang diberikan berupa makanan kering dan basah. Untuk makanan kering dikirim dari Makassar. Sementara, makanan basah seperti buah-buahan, didapat dari kota terdekat di sekitar Palu.

"Kalau untuk anjing kucing, kami pakai pakan kering sama pakan basah. Pakan basah ini biasa kami pakai untuk kondisi satwa yang sudah lemah, membutuhkan suplai asupan yang cukup," ucap Daniek.

Pakan-pakan ini didapatkan dari donasi masyarakat yang menyumbang, baik dalam bentuk makanan kering, maupun uang. Tim Animals Warrior akan berada di Palu sampai tanggap bencana tanggal 11 Oktober 2018.

"Kalau nanti kondisinya masih memerlukan tim kami untuk tinggal membantu satwa yang terdampak, kami akan memperpanjang dan menambah kloter tim yang nanti akan diberangkatkan menjadi tim susulan untuk bekerja di sini," kata Daniek.

Animals Warrior terbentuk sejak 2010 dan sudah beberpa kali terlibat dalam upaya penyelamatan dan perawatan satwa korban bencana di beberapa wilayah.

"Kami mulai tahun 2010 di letusan Gunung Merapi, terus Gunung Sinabung, letusan Gunung Kelud, gempa bumi di Aceh, terus ada di tanah longsor Banjarnegara, jadi sudah ada serangkaian kegiatan yang kita lakukan," tuturnya.

Animals Warrior, merupakan program khusus yang bergerak untuk perlindungan satwa. Jadi ketika ada bencana mereka mencoba untuk membantu dengan kemampuan yang dimiliki, membantu satwa.

"Ketika ada bencana terjadi, ada makhluk lain yang juga membutuhkan pertolongan yang sama, tidak hanya manusia saja," kata Daniek.

.

.

.

https://regional.kompas.com/read/2018/10/09/15412241/animals-warrior-bergerak-selamatkan-satwa-korban-bencana-di-palu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar: Korupsi Merupakan Pengkhianatan terhadap Kerja Wong Cilik

Ganjar: Korupsi Merupakan Pengkhianatan terhadap Kerja Wong Cilik

Regional
Gubernur Sugianto Akan Manfaatkan Optimal Status Kalteng Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Balap Sepeda MTB

Gubernur Sugianto Akan Manfaatkan Optimal Status Kalteng Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Balap Sepeda MTB

Regional
Bupati Arief Rohman Beri Sinyal Jalan Blora-Randublatung Selesai Tahun 2022

Bupati Arief Rohman Beri Sinyal Jalan Blora-Randublatung Selesai Tahun 2022

Regional
Gelar IYCC, LPI Dompet Dhuafa Wisuda 256 Penerima Manfaat Etos ID

Gelar IYCC, LPI Dompet Dhuafa Wisuda 256 Penerima Manfaat Etos ID

Regional
Dukung Sektor Ekowisata Metro, Wali Kota Mahdi Resmikan Destinasi Wisata Amor

Dukung Sektor Ekowisata Metro, Wali Kota Mahdi Resmikan Destinasi Wisata Amor

Regional
Hutan Kota di Trenggalek Mulai Dipasang QR Code Berisi Informasi Jenis-jenis Tanaman

Hutan Kota di Trenggalek Mulai Dipasang QR Code Berisi Informasi Jenis-jenis Tanaman

Regional
Bupati Jekek Harap Festival Agustus Merdeka 77 Bawa Wonogiri ke Kenormalan Baru

Bupati Jekek Harap Festival Agustus Merdeka 77 Bawa Wonogiri ke Kenormalan Baru

Regional
Di Negaroa Bahagia Wisata Rally 2022, Pereli sekaligus Wabup Jembrana Masuk 10 Besar Seeded B

Di Negaroa Bahagia Wisata Rally 2022, Pereli sekaligus Wabup Jembrana Masuk 10 Besar Seeded B

Regional
Unjuk Rasa di Pantai Marbo, Nelayan Tallo Protes Pembangunan Rel At Grade

Unjuk Rasa di Pantai Marbo, Nelayan Tallo Protes Pembangunan Rel At Grade

Regional
Bangun Mal Pelayanan Publik, Upaya Pemkab Wonogiri Ciptakan Pelayanan Lebih Bagi bagi Masyarakat

Bangun Mal Pelayanan Publik, Upaya Pemkab Wonogiri Ciptakan Pelayanan Lebih Bagi bagi Masyarakat

Regional
Rayakan HUT Ke-72, Pemprov Jateng Gelar Pertujukan Seni Spektakuler

Rayakan HUT Ke-72, Pemprov Jateng Gelar Pertujukan Seni Spektakuler

Regional
Bandar Lampung Segera Bangun 3 Hotel Baru, Wali Kota Eva: Dampak Positif dari Peningkatan Bisnis Penginapan

Bandar Lampung Segera Bangun 3 Hotel Baru, Wali Kota Eva: Dampak Positif dari Peningkatan Bisnis Penginapan

Regional
Jelang HUT Ke-77 RI, Wali Kota Madiun Bagikan 5.000 Bendera Merah Putih Gratis

Jelang HUT Ke-77 RI, Wali Kota Madiun Bagikan 5.000 Bendera Merah Putih Gratis

Regional
Jaga Keselamatan Petani, Bupati Arief Sepakat Perangi Hama Tikus Tanpa Jebakan Listrik

Jaga Keselamatan Petani, Bupati Arief Sepakat Perangi Hama Tikus Tanpa Jebakan Listrik

Regional
Awalnya Dipenuhi Sampah, Desa Pandean Kini Jadi Salah Satu Desa Wisata Terbaik Se-Indonesia

Awalnya Dipenuhi Sampah, Desa Pandean Kini Jadi Salah Satu Desa Wisata Terbaik Se-Indonesia

Regional
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.