Salin Artikel

Paling Banyak Pengedar Narkoba, Kecamatan di Aceh Ini Diawasi Ketat

Pasalnya, kawasan itu berada di perbatasan dengan Kabupaten Aceh Timur dan memiliki wilayah yang cukup luas serta terdapat kuala dan kawasan hutan sehingga menjadi kawasan yang strategis bagi pelaku pengedaran barang haram itu.

“Khusus Jambo Aye, kita awasi secara ketat. Itu kawasan yang luas dan berbatasan dengan kabupaten lain. Zona merah artinya zona paling banyak pengedar narkoba,“ ungkap Kasat Reskrim Polres Aceh Utara AKP Ildani Ilyas, Minggu (7/10/2018).

Dia menyebutkan sepanjang Januari – September 2018 ini, polisi menemukan 97 kasus dengan 166 tersangka bisnis narkoba berbagai jenis.

Jumlah itu didominasi kasus penemuan sabu sebanyak 86 kasus, 11 kasus ganja dan satu kasus ekstrasi. Barang bukti dari kasus itu 325 gram sabu dan lebih dari 13.000 gram ganja.

“Kalau usia, mayoritas pelakunya ini 25-40 tahun. Usia produktif, sedangkan remaja 17-20 tahun hanya dua persen saja,” katanya.

Dia menjelaskan, alasan pelaku didominasi tuntutan kebutuhan ekonomi. Saat disinggung upaya pencegahan, Ildani mengaku ada kemajuan dengan tumbuhnya sikap masyarakat yang berani melapor ke polisi.

“Sekarang ini ada perlawanan diam-diam dari masyarakat. Mereka berani lapor ke polisi jika melihat gelagat pengedar di kampungnya,” tuturnya.

Program sosialisasi pun berupa saweu (mengunjungi) warung kopi, sekolah dan desa terus digalakkan.

“Kami ingin membangun kesadaran masyarakat, bahwa narkoba ini harus dilawan bersama agar polisi mudah menangkap dan mengusut tuntas kasus-kasus narkoba di Aceh Utara,” pungkasnya.

https://regional.kompas.com/read/2018/10/07/19054941/paling-banyak-pengedar-narkoba-kecamatan-di-aceh-ini-diawasi-ketat

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke