NEWS
Salin Artikel

Jadi Pengedar Sabu, Dua Mahasiswa Tingkat Akhir Ditangkap Polisi

Buktinya, dari tangan pelaku polisi menyita 2,1 kilogram sabu-sabu dan 573 pil ekstasi siap edar.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto mengatakan, dua orang mahasiswa ditangkap bersama satu orang pengangguran.

"Dua mahasiswa berinisial AK warga Dumai dan DP warga Bengkalis. Keduanya semester 10. Sedangkan satu pengangguran berinisial DM warga Pekanbaru," kata Santo pada Wartawan saat eskpos di Mapolsek Senapelan, Pekanbaru, Jumat (29/6/2018).

Dia menjelaskan, ketiga tersangka ditangkap dalam sehari pada Jumat (23/6/2018) lalu oleh Polsek Senapelan yang dibekap Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Pekanbaru. Penangkapan dipimpin langsung Kapolresta Pekanbaru.

Penangkapan pertama dilakukan terhadap tersangka AK dan DI di kos-kosan di Jalan Arifin Ahmad, Kecamatan Marpoyan Damai. Sedangkan DM ditangkap di Jalan Pembangunan, Kecamatan Sukajadi.

"Penangkapan pertama, petugas menyita 10 butir pil ekstasi. Setelah dikembangkan, didapat barang bukti 2,1 kilogram sabu-sabu dan 573 butir pil ekstasi," papar Santo.

Menurut pengakuan ketiga pelaku, barang bukti dikirim dari wilayah Bengkalis, Riau. Kemudian, barang haram tersebut akan diedarkan di wilayah Kota Pekanbaru.

"Ketiga tersangka merupakan jaringan pengedar dan kurir narkoba. Mereka juga mengaku diupah untuk mengantarkan barang kepada pemesan," sebut Santo.

Para pelaku mengaku sudah dua kali menjadi kurir narkoba. Pertama mereka diupah Rp7 juta. Sedangkan untuk yang kedua kalinya mereka belum mendapatkan upah, tapi sudah ditangkap polisi.

Untuk itu, petugas gabungan saat ini masih melakukan pengembangan terhadap pelaku jaringan pengedar narkoba lainnya.

"Barang bukti narkotika ini berasal dari luar Pekanbaru. Saat ini kita bekerja sama dengan Polda Riau untuk mengungkap jaringannya," akui Santo.

Dia mengatakan, ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 112 jo 114 UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika diancam maksimal 20 tahun penjara.

Sementara itu, Kapolsek Senapelan Kompol Agung Triadi mengaku, untuk mengungkap jaringan pengedar narkoba ini dilakukan penyelidikan lebih kurang dua bulan.

"Awalnya kita dapat informasi. Setelah ditindaklanjuti, kita lakukan penangkapan terhadap ketiga pelaku. Ketiganya kita tangkap dalam keadaan fly (melayang), karena sebelum ditangkap mereka diduga memakai narkoba. Urine ketiga tersangka juga positif," ungkap Agung.

Dia mengatakan, salah satu tersangka, DI sempat mencoba kabur saat akan ditangkap petugas. Pelaku juga membuang barang bukti paket sabu-sabu ke dalam sumur kontrakannya. Sedangkan tersangka AK dan DM tak berkutik saat ditangkap.

"Mereka ini salah satu jaringan pengedar narkoba di Pekanbaru. Jaringnya tidak terputus. Saat ini penyelidikan terus berjalan," kata Agung.

Menurut dia, barang bukti sabu-sabu tidak menutup kemungkinan berasal dari luar negeri, karena paket sabu terdapat kemasan teh cina.

"Ada indikasi barang dari luar negeri. Sementara ini yang kami kembangkan," tambah Agung.

https://regional.kompas.com/read/2018/06/29/12562521/jadi-pengedar-sabu-dua-mahasiswa-tingkat-akhir-ditangkap-polisi

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

Regional
Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Regional
Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Regional
Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Regional
Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Regional
Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Regional
Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Regional
Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Regional
Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Regional
Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Regional
Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Regional
Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Regional
Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Regional
Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Regional
Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Regional
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.