NEWS
Salin Artikel

Diduga Bela HTI, Guru Besar Undip Jalani Sidang Disiplin ASN

Kepala Humas dan Media Undip Nuswantoro Dwiwarno mengatakan, sidang disiplin ASN digelar sebagaimana ketentuan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 53 tahun 2010. Sepekan sebelum menjalani pemeriksaan, Suteki dibebastugaskan dalam jabatannya.

Selain memegang jabatan sebagai ketua Magister Ilmu Hukum (MIH) Pascasarjana Undip, Suteki juga menjabat sebagai ketua senat fakultas dan anggota senat. Semua jabatan itu dinonaktifkan sementara.

“Iya, semua dicopot, itu prosedur dalam mengikuti sidang disiplin ASN. Diberhentikan sementara dari Kaprodi MIH, Ketua Senat FH, dan anggota senat,” kata Nuswantoro, Kamis (7/6/2018).

Pencopotan sementara itu disampaikan melalui surat keputusan Nomor 223/UN7.P/KP/2018. Surat ditandatangani Rektor Undip sepekan sebelum dilakukan pemeriksaan.

“Rabu kemarin yang bersangkutan menjalani sidang displin ASN, berdasarkan PP 53 tahun 2010,” ujar Nuswantoro.

Meski diberhentikan dari jabatannya sementara, Undip masih membolehkan Suteki mengajar mahasiswa. Undip menegaskan yang dibebaskan sementara adalah jabatan yang diberikan kepadanya.

“Ini bukan sanksi yang dijatuhkan, tapi prosedur yang harus dilalui dalam persidangan disiplin ASN. Jika tidak terbukti bersalah jabatan itu akan dikembalikan lagi,” tambahnya.

Suteki sendiri disidang dalam dua sidang sekaligus, yaitu sidang kode etik melalui Dewan Kehormatan Kode Etik (DKKE) serta sidang disiplin ASN yang dipimpin wakil rektor II Undip.

Pada dua sidang tersebut, belum ada kesimpulan yang didapat. Itu karena tim memeriksa masih membutuhkan waktu lebih untuk mencari pembuktian lainya.

“Proses sidang membutuhkan waktu tidak sedikit, begitu pun sidang DKEE, masih dalam proses internal. Butuh waktu lama, karena harus mendengarkan ahli juga,” pungkasnya.

Suteki sebelumnya menilai pencopotan jabatan dirinya sebagai Kaprodi MIH didasarkan atas kasus yang tidak jelas. Ia menilai, pencopotan berdampak psikologis bagi dia dan keluarganya, serta masyarakat pada umumnya.

“Perkaranya saja belum jelas,” ujar Suteki, Senin (4/6/2018).

Ia menilai, pencopotan jabatan sementara tidak diperlukan karena waktu pemeriksaan tidak membutuhkan waktu lama. “Nonaktif sementara ini belum diperlukan sebab pemeriksaan sidang etik maupun sidang disiplin hanya beberapa jam saja dan tidak banyak menyita waktu,” ucapnya.

Postingan Suteki sempat menghebohkan jagad media sosial terutama di Facebook. Pria yang dlantik menjadi guru besar pada 2010 itu seolah mendukung sistem khilafah dan menyerang pemerintah. Sejumlah unggahannya viral dan menghebohkan dunia maya.

Selain itu, Suteki pernah menjadi ahli dalam sidang gugatan perppu ormas baik di Mahkamah Konstitusi dan Pengadilan Tata Usaha Negara sebagai dosen Undip dan guru besar fakultas hukum. 

https://regional.kompas.com/read/2018/06/07/15485851/diduga-bela-hti-guru-besar-undip-jalani-sidang-disiplin-asn

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.