NEWS
Salin Artikel

Saat Hasil Riset 10 Tahun Mentok di Meja Penelitian...

Keunggulan ubi ungu yang sudah diteliti dan terpublikasi adalah zat antioksidan dari pigmen warna ungunya tersebut. Hal itu bermanfaat sebagai antioksidan karena dapat menyerap polusi udara, racun, dan oksidasi dalam tubuh.

Namun penelitian yang dilakukan Fakultas Kedokteran Universitas Udayana Bali, menemukan kandungan lain dalam ubi jalar. Yaitu mampu mengendalikan tekanan darah tinggi (hipertensi) dan kadar gula darah.

Prof I Made Jawi dari program pendidikan Farmakologi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana mengatakan, timnya berhasil mengekstrak ubi jalar ungu.

Penelitian yang sudah sampai pada kesimpulan ini terpaksa berhenti dan tidak bisa dilanjutkan ke produksi massal lantaran keterbatasan yang dimiliki. Salah satunya adalah kelengkapan laboratorium.

"Kami meneliti ubi ungu ini sudah 10 tahun. Karena berbagai keterbatasan, maka riset ini sudah mentok dan tidak bisa diproduksi secara massal. Secara scientifik kami bisa mempertanggungjawabkan hasil riset itu," kata I Made Jawi, Rabu (21/2/2018) siang.

Menurut Jawi, dipilihnya ubi jalar ungu sebagai obyek penelitian, karena tanaman ini mudah tumbuh di mana-mana. Di Bali misalnya, ubi ungu ini banyak ditanam petani.

Karenanya, jika ekstrak ubi ungu ini berhasil diproduksi massal, masyarakat bisa mendapatkan manfaat ubi ungu dengan mudah dan murah.

Apalagi hipertensi merupakan kondisi berbahaya yang patut diwaspadai. Sebab hipertensi bisa memicu penyakit lainnya, seperti diabetes, gagal jantung, hingga stroke.

"Jadi temuan kami ini menunjukkan bahwa ubi ungu mampu mengendalikan tekanan darah tinggi dan kadar gula darah. Tentu akan sangat bermanfaat apabila bisa diproduksi massal," kata Jawi.

Ia mengungkapkan, agar hasil riset tidak berhenti menjadi tumpukan kertas di meja penelitian, ia dan enam peneliti Universitas Udayana sengaja mendatangi pabrik jamu dan farmasi Sido Muncul di Ungaran, Kabupaten Semarang.

Selain membicarakan kerja sama, pihaknya ingin melihat proses produksi jamu dari bahan mentah hingga menjadi produk yang siap jual.

"Kami terus terang kagum, ternyata limbahnya juga diolah menjadi pupuk yang bernilai ekonomis," ucapnya.

Gayung pun bersambut. Direktur PT Sido Muncul Irwan Hidayat bersedia mengakomodir tawaran dari para peneliti Universitas Udayana ini.

Ia menyebutkan, Indonesia sangat butuh penelitian-penelitian yang berbasis pada kearifan masyarakat, seperti yang dilakukan para peneliti dari Universitas Udayana ini.

Namun untuk menjadi obat fitofarmaka, maka produk-produk herbal Indonesia harus melalui serangkaian riset.

"Jadi ada dua calon produk yang kita kerjasamakan. Pertama jamu kencing manis dan yang kedua adalah ekstrak ubi ungu ini. Khusus yang ubi ungu ini, kita akan lakukan uji toksifitas. Kalau lolos, uji khasiat lagi baru kita produksi massal," tutur Irwan.

Irwan menambahkan, dari hasil pertemuan tersebut, produk akhir yang paling memungkinkan dari ekstrak ubi ungu ini adalah dalam bentuk tablet atau kapsul.

"Setelah uji klinis, dicari dosisnya dan kita uji khasiat, sebelum diproduksi massal," imbuhnya.

https://regional.kompas.com/read/2018/02/22/08345681/saat-hasil-riset-10-tahun-mentok-di-meja-penelitian

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Makassar Ajak Penyandang Disabilitas Rayakan HUT Ke-77 RI

Pemkot Makassar Ajak Penyandang Disabilitas Rayakan HUT Ke-77 RI

Regional
Momen HUT Ke-77 RI, Ganjar Ajak Mantan Napiter Berikan Pemahaman Bahaya Intoleransi dan Radikalisme

Momen HUT Ke-77 RI, Ganjar Ajak Mantan Napiter Berikan Pemahaman Bahaya Intoleransi dan Radikalisme

Regional
HUT Ke-77 RI, Pemkab Trenggalek Beri Ruang Berekspresi bagi Penari Anak-anak

HUT Ke-77 RI, Pemkab Trenggalek Beri Ruang Berekspresi bagi Penari Anak-anak

Regional
Peringati HUT Ke-77 RI, Desa Wisata Tebing Lingga Siap Kibarkan Bendera Merah Putih Raksasa

Peringati HUT Ke-77 RI, Desa Wisata Tebing Lingga Siap Kibarkan Bendera Merah Putih Raksasa

Regional
Peringati HUT Ke-72 Jateng, Bupati Blora Kenakan Pakaian Adat Sikep Samin

Peringati HUT Ke-72 Jateng, Bupati Blora Kenakan Pakaian Adat Sikep Samin

Regional
Bupati Jekek Minta Gerakan Pramuka Peka Terhadap Persoalan Bangsa dan Penderitaan Sesama

Bupati Jekek Minta Gerakan Pramuka Peka Terhadap Persoalan Bangsa dan Penderitaan Sesama

Regional
Mantan Anggota Khilafatul Muslimin Lampung Ucap Ikrar Setia ke NKRI, Begini Respons Gubernur Arinal

Mantan Anggota Khilafatul Muslimin Lampung Ucap Ikrar Setia ke NKRI, Begini Respons Gubernur Arinal

Regional
Ganjar: Korupsi Merupakan Pengkhianatan terhadap Kerja Wong Cilik

Ganjar: Korupsi Merupakan Pengkhianatan terhadap Kerja Wong Cilik

Regional
Gubernur Sugianto Akan Manfaatkan Optimal Status Kalteng Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Balap Sepeda MTB

Gubernur Sugianto Akan Manfaatkan Optimal Status Kalteng Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Balap Sepeda MTB

Regional
Bupati Arief Rohman Beri Sinyal Jalan Blora-Randublatung Selesai Tahun 2022

Bupati Arief Rohman Beri Sinyal Jalan Blora-Randublatung Selesai Tahun 2022

Regional
Gelar IYCC, LPI Dompet Dhuafa Wisuda 256 Penerima Manfaat Etos ID

Gelar IYCC, LPI Dompet Dhuafa Wisuda 256 Penerima Manfaat Etos ID

Regional
Dukung Sektor Ekowisata Metro, Wali Kota Mahdi Resmikan Destinasi Wisata Amor

Dukung Sektor Ekowisata Metro, Wali Kota Mahdi Resmikan Destinasi Wisata Amor

Regional
Hutan Kota di Trenggalek Mulai Dipasang QR Code Berisi Informasi Jenis-jenis Tanaman

Hutan Kota di Trenggalek Mulai Dipasang QR Code Berisi Informasi Jenis-jenis Tanaman

Regional
Bupati Jekek Harap Festival Agustus Merdeka 77 Bawa Wonogiri ke Kenormalan Baru

Bupati Jekek Harap Festival Agustus Merdeka 77 Bawa Wonogiri ke Kenormalan Baru

Regional
Di Negaroa Bahagia Wisata Rally 2022, Pereli sekaligus Wabup Jembrana Masuk 10 Besar Seeded B

Di Negaroa Bahagia Wisata Rally 2022, Pereli sekaligus Wabup Jembrana Masuk 10 Besar Seeded B

Regional
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.