NEWS
Salin Artikel

Marak Alat Peraga Kampanye Liar, Panwaslu Tunggu Peraturan Bupati

Dinas Polisi Pamong Praja dan Panwaslu Kabupaten Semarang hingga saat ini belum bertindak lantaran belum ada Peraturan Bupati (Perbup) Semarang yang mengatur lokasi pemasangan APK.

Seperti diketahui, keluarnya Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 4 Tahun 2017 tentang Kampanye Kepala Daerah yang memuat aturan terbaru penetapan titik dan jenis APK membuat Perbup Nomor 51/2015 tentang APK dan titik pemasangan APK tidak relevan lagi.

"Beberapa bulan lalu kami diundang untuk membahas revisi Perbup ini. Kami belum tahu ada kendala apa hingga sekarang Perbup belum dikeluarkan," kata Ketua Panwaslu Kabupaten Semarang, Agus Riyanto, Rabu (21/8/2018).

Agus mengatakan, pihaknya sudah sejak beberapa bulan lalu mendesak Bupati Semarang untuk segera merevisi Perbup APK yang lama. Bahkan, undangan terkait rencana revisi ini sudah kali kesekian digelar.

Namun, hingga memasuki hari kelima kampanye, pemasangan APK belum diatur di titik atau lokasi mana saja bisa dipasang.

"Merujuk pada PKPU 4/2017 maupun Perbup 51/2015, pasangan calon kepala daerah dilarang memasang alat peraga kampanye. Lokasinya mana saja, sudah diatur," ujarnya.

Agus menjelaskan, sejumlah APK liar dukungan terhadap pasangan calon maupun calon legislatif sudah terpasang sejak sebelum masa kampanye.

"Sehingga kami masih akan menggunakan aturan yang lama, yakni Perbup Nomor 51/2015," ucapnya.

Agus mengakui, jajarannya hingga ke tingkat Panwaslu Desa/Kelurahan masih sebatas menginventarisasi APK liar tersebut. Jika sudah direkapitulasi, pihaknya hendak berkoordinasi dengan Dinas Polisi Pamong Praja san Pemadam Kebakaran (Dinas Pol PP dan Damkar).

"Sekarang kami inventarisasi dulu, setelah ini kami koordinasikan dengan Satpol PP untuk melakukan tindakan," tuturnya.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Semarang Gunawan Wibisono menyatakan, draf revisi Perbup ini sebenarnya sudah selesai, tinggal ditandatangani Bupati Semarang Mundjirin.

Ia menjelaskan, materi perubahan Perbup tentang APK ini tidak signifikan dibandingkan Perbup yang lama, hanya pada bagian atau titik penempatan baliho dan spanduk.

"Secara prinsip, tidak ada kendala dan tidak banyak perubahan aturan lama dan baru, dalam PKPU hanya penambahan titik penempatan," kata Gunawan Wibisono.

https://regional.kompas.com/read/2018/02/21/08514041/marak-alat-peraga-kampanye-liar-panwaslu-tunggu-peraturan-bupati

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ridwan Kamil Sebut Dirinya Punya Gaya Kepemimpinan yang Berbeda dengan Anies Baswedan

Ridwan Kamil Sebut Dirinya Punya Gaya Kepemimpinan yang Berbeda dengan Anies Baswedan

Regional
Jabar Quick Response Sukses Gelar Kompetisi Mitigasi Bencana JRRC 2022

Jabar Quick Response Sukses Gelar Kompetisi Mitigasi Bencana JRRC 2022

Regional
Atasi Dampak Kenaikan Harga BBM, Pemkot Medan Gelontorkan Subsidi untuk 900 Unit Angkot

Atasi Dampak Kenaikan Harga BBM, Pemkot Medan Gelontorkan Subsidi untuk 900 Unit Angkot

Regional
Banyak Investasi Masuk ke Jateng, Ganjar: Tingkat Layanan Kita Sangat Serius

Banyak Investasi Masuk ke Jateng, Ganjar: Tingkat Layanan Kita Sangat Serius

Regional
Tekan Inflasi di Wonogiri, Bupati Jekek Sebut Akan Buka Banyak Lapangan Pekerjaan

Tekan Inflasi di Wonogiri, Bupati Jekek Sebut Akan Buka Banyak Lapangan Pekerjaan

Regional
Pemprov Jabar Siap Tawarkan 17 Proyek Energi Terbarukan pada Gelaran WJIS 2022

Pemprov Jabar Siap Tawarkan 17 Proyek Energi Terbarukan pada Gelaran WJIS 2022

Regional
Terapkan Materi Pemahaman Wawasan Kebangsaan, Disdik Jabar Dapat Apresiasi dari Lemhannas

Terapkan Materi Pemahaman Wawasan Kebangsaan, Disdik Jabar Dapat Apresiasi dari Lemhannas

Regional
Kenduri Riau 2022 sebagai Daya Kejut Pemulihan Parekraf di Bumi Lancang Kuning

Kenduri Riau 2022 sebagai Daya Kejut Pemulihan Parekraf di Bumi Lancang Kuning

Regional
Capaian Gubernur Arizal Selama 3 Tahun Memimpin Lampung, Nilai Ekspor Tumbuh sampai Angka Kemiskinan Turun

Capaian Gubernur Arizal Selama 3 Tahun Memimpin Lampung, Nilai Ekspor Tumbuh sampai Angka Kemiskinan Turun

Regional
Pelajaran dari Tragedi Kanjuruhan

Pelajaran dari Tragedi Kanjuruhan

Regional
Jawa Barat Raih Penghargaan Provinsi Terbaik Pertama Se-Indonesia

Jawa Barat Raih Penghargaan Provinsi Terbaik Pertama Se-Indonesia

Regional
Capai 80 Juta Vaksinasi, Kang Emil Buka Bandung Bike Festival 2022

Capai 80 Juta Vaksinasi, Kang Emil Buka Bandung Bike Festival 2022

Regional
Kang Emil Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2022

Kang Emil Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2022

Regional
Sumedang Raih Penghargaan Pembangunan Terbaik Kedua Tingkat Nasional

Sumedang Raih Penghargaan Pembangunan Terbaik Kedua Tingkat Nasional

Regional
Penurunan Kemiskinan Jatim 2022 Terbaik Nasional, Khofifah Siap Tancap Gas Lagi

Penurunan Kemiskinan Jatim 2022 Terbaik Nasional, Khofifah Siap Tancap Gas Lagi

Regional
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.