Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

2 Tahun Tak Wajib Lapor, Tersangka Perambahan Hutan Lindung di Babel Ditangkap di Apartemen Jakarta Barat

Kompas.com - 07/03/2023, 14:33 WIB
Heru Dahnur ,
Reni Susanti

Tim Redaksi

BANGKA, KOMPAS.com - Seorang tersangka laki-laki berinisial EDJ ditangkap polisi setelah hampir dua tahun mangkir terkait kasus perambahan hutan di daerah Kuruk, Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung.

Penangkapan dilakukan di sebuah apartemen di Jakarta Barat. Tersangka pun langsung dibawa ke Mapolda Bangka Belitung untuk ditahan.

Direktur Kriminal Khusus Polda Bangka Belitung, Kombes Djoko Julianto mengatakan, penangkapan merupakan pengembangan dari perkara tindak pidana terdahulu dengan tersangka wanita berinisial LR. 

Baca juga: Perambahan Hutan di TNTN Riau, Ternyata Ada Kades yang Terbitkan 1.500 SKT di Kawasan Hutan Lindung

LR secara inkrah terbukti melakukan perbuatan pertambangan tanpa izin di dalam kawasan hutan lindung.

"EDJ diduga turut serta dalam perkara tindak pidana pengrusakan kawasan hutan dan penambangan tanpa izin," kata Djoko di Mapolda, Selasa (7/3/2023).

Djoko sekaligus meluruskan informasi bahwa kabar adanya penculikan di apartemen di Jakarta Barat, tidak benar.

Baca juga: PLN Ancam Putuskan Lampu Jalan di Lhokseumawe karena Nunggak Rp 7 Miliar

Kejadian sebenarnya, kata Djoko, polisi secara resmi melakukan penangkapan pada Minggu (5/3/2023) malam disaksikan petugas pengelola apartemen.

"Isu-isu yang berkembang itu tidak benar. Kepolisian menangkap EDJ karena tidak kooperatif dalam penyelidikan. Penangkapan disaksikan petugas keamanan setempat yang harus menunggu sekitar 24 jam sampai tersangka ditemukan," ujar Djoko.

Menurut Djoko, EDJ tidak menunjukan sikap kooperatif. EDJ tidak pernah datang wajib lapor Senin dan Kamis. Saat diminta hadir, ia tidak dapat hadir.

Setelah dihubungi, berbagai macam alasan dibuat EDJ untuk menolak hadir.

Pengungkapan kasus bermula sejak dua tahun lalu, berdasar laporan polisi tertanggal 8 Desember 2021.

Polisi kemudian mengamankan LR dan sejumlah alat berat yang digunakan untuk membuka lahan di hutan lindung.

"Kasus ini dilakukan pengembangan dan kita panggil tersangka lain yakni EDJ tapi tak pernah hadir," ungkap Djoko.

Penahanan bakal dilakukan selama 20 hari pertama dan pekan depan ditargetkan kasus sudah dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Tersangka EDJ dijerat Undang-Undang Mineral dan Batubara (Minerba) dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

Penambangan tanpa izin dalam pasal 158 UU RI No 3 Tahun 2020 tentang Minerba berbunyi : setiap orang yang melakukan Penambangan tanpa izin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 35 dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp 100 miliar.

Kemudian Pasal 55 ayat (1) KUHP menyatakan dipidana sebagai pelaku tindak pidana mereka yang melakukan, yang menyuruh melakukan, dan yang turut serta melakukan perbuatan.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Sah! Ini Daftar Nama Anggota DPRD Kabupaten Purworejo 2024-2029

Sah! Ini Daftar Nama Anggota DPRD Kabupaten Purworejo 2024-2029

Regional
Hakim Tolak Gugatan Wanprestasi Almas Tsaqibbirru kepada Gibran

Hakim Tolak Gugatan Wanprestasi Almas Tsaqibbirru kepada Gibran

Regional
Gelora Tak Ingin PKS Gabung Koalisi Prabowo, Gibran: Keputusannya Tunggu Pak Presiden Terpilih

Gelora Tak Ingin PKS Gabung Koalisi Prabowo, Gibran: Keputusannya Tunggu Pak Presiden Terpilih

Regional
Sukseskan PON 2024, Pemprov Sumut Manfaatkan TI untuk Pendaftaran hingga Logistik

Sukseskan PON 2024, Pemprov Sumut Manfaatkan TI untuk Pendaftaran hingga Logistik

Regional
2 Caleg PDI-P Magelang Mengundurkan Diri meski Terpilih Pemilu, Siapa Mereka?

2 Caleg PDI-P Magelang Mengundurkan Diri meski Terpilih Pemilu, Siapa Mereka?

Regional
Daftar 100 Caleg DPRD Banten Terpilih Hasil Pemilu 2024

Daftar 100 Caleg DPRD Banten Terpilih Hasil Pemilu 2024

Regional
Bupati dan Wabup Daftar Pilkada Ogan Ilir 2024 di 7 Partai Politik

Bupati dan Wabup Daftar Pilkada Ogan Ilir 2024 di 7 Partai Politik

Regional
Saat Pratama Arhan Kembali Tersenyum Usai Indonesia Ditekuk Uzbekistan...

Saat Pratama Arhan Kembali Tersenyum Usai Indonesia Ditekuk Uzbekistan...

Regional
Mengenal Tugu Perdamaian Sampit, Lambang Perdamaian setelah Konflik Sampit 2001

Mengenal Tugu Perdamaian Sampit, Lambang Perdamaian setelah Konflik Sampit 2001

Regional
Gibran Mengaku Sudah Persiapkan Berlabuh ke Partai Politik

Gibran Mengaku Sudah Persiapkan Berlabuh ke Partai Politik

Regional
Hadiri Rapat Pleno Penetapan Kursi DPRD Solo, Gibran: Tak Sabar Terima Banyak Masukan

Hadiri Rapat Pleno Penetapan Kursi DPRD Solo, Gibran: Tak Sabar Terima Banyak Masukan

Regional
Presiden Jokowi Nikmati Singang dan Cumi Sirabage Saat Makan Siang di Sumbawa

Presiden Jokowi Nikmati Singang dan Cumi Sirabage Saat Makan Siang di Sumbawa

Regional
Petuah Jokowi Setelah Presiden-Wakil Presiden Dilantik, Gibran: Langsung Kerja, Kerja

Petuah Jokowi Setelah Presiden-Wakil Presiden Dilantik, Gibran: Langsung Kerja, Kerja

Regional
Curiga Selingkuh dengan Alasan ke Pasar, Suami Bacok Istri di Lampung

Curiga Selingkuh dengan Alasan ke Pasar, Suami Bacok Istri di Lampung

Regional
300 Kg Ganja Disembunyikan di Perbukitan Aceh, 1 Kurir Ditangkap

300 Kg Ganja Disembunyikan di Perbukitan Aceh, 1 Kurir Ditangkap

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com