Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pengakuan Saudara Kembar Ayu Selisa yang Lihat Adiknya Dianiaya Suami

Kompas.com - 28/12/2019, 05:30 WIB
Candra Setia Budi

Editor

KOMPAS.com - Ayu Lelisa, yang merupakan saudara kembar dari Ayu Selisa, kerangka yang ditemukan di dalam septic tank di Karangjati RT 07, Desa Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, mengatakan, pernah melihat adiknya terluka karena perlakuan suaminya bernama Edi Susanto.

Bahkan, sambungnya, ia mengetahui kejadian penganiayaan itu sampai dua kali dan melihatnya secara langsung.

Pada saat kejadian itu, lanjutnya, ia tengah hamil dan tak mampu berbuat banyak atau memisahkan keduanya.

"Dulu jujur sering berantem emangan. Di depan saya itu. Sampai babak belur begitulah. Iya berkali-kali lah," katanya saat dihubungi wartawan melalui sambungan telepon, Jumat (27/12/2019).

"Terus orangtuanya Edi itu bilang kalau Edi itu punya kelainan," sambungnya.

Baca juga: Ayu Selisa Bertahun-tahun Hilang, Saudara Kembar Tak Henti Mencari, Ini Kisahnya

Lelisa menceritakan, ia terakhir bertemu dengan saudara kembarnya beberapa tahun lalu, saat keduanya bekerja sebagai penjaga salah satu stan di Sekate, Alun-alun utara Yogyakarta.

Saat itu, Seli bekerja menjaga stand aksesoris sementara dirinya menjaga stand jam tangan.

"Terakhir dia ikut kerja sama aku di pasar malam," katanya yang kini tinggal di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Baca juga: Sebelum Hilang dan Ditemukan Tewas di Septic Tank, Ayu Selisa Cerita ke Ibunya Ingin Pisah dengan Suami

Setelah itu, lanjutnya, tak ada kabar dari Seli karena tak masuk kerja. Karena tak ada kabar, Leli pun menghubungi saudaranya melalui telepon namun nomor telepon Seli sudah tak aktif.

Setelah bingung mencari, Lelisa sempat mendatangi rumah mertua Seli di Karangjati, namun tak membuahkan hasil, hingga akhirnya ia memutuskan untuk melaporkan hal itu ke Polsek Kasihan dan Polres Bantul pada tahun 2011.

Setelah beberapa tahun tak ada kabar, ia pun mendapat kabar dari pihak polisi yang mengatakan kalau saudaranya ditemukan sudah menjadi tulang dalam septic tank.

 

Penulis: (Kontributor Yogyakata, Markus Yuwono | Editor: Khairina)

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com