Ayu Selisa Bertahun-tahun Hilang, Saudara Kembar Tak Henti Mencari, Ini Kisahnya

Kompas.com - 27/12/2019, 21:31 WIB
Lokasi Penemuan Kerangka di Kasihan, Bantul, Yogyakarta Senin (23/12/2019) KOMPAS.COM/MARKUS YUWONOLokasi Penemuan Kerangka di Kasihan, Bantul, Yogyakarta Senin (23/12/2019)

 

YOGYAKARTA,KOMPAS.com- Kisah memilukan Ayu Selisa yang ditemukan sudah menjadi kerangka di septic tank di Karangjati RT 07, Desa Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, Minggu (22/12/2019) lalu, sudah diketahui oleh kembaran Seli, yakni Ayu Lelisa. 

Ayu Lelisa yang tinggal di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) mengakui hal itu ketika dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (27/12/2019).

Saudara kembar ini terakhir bertemu pada tahun beberapa tahun lalu, saat keduanya bekerja sebagai penjaga salah satu stan di Sekaten, Alun-alun utara Yogyakarta. 

"Terakhir dia ikut kerja sama aku di pasar malam," ucapnya kepada wartawan melalui telepon.

Saat itu, Seli bekerja menjaga stand aksesoris sementara dirinya menjaga stand jam tangan.

Baca juga: Kasus Ayu Selisa, Kerangka di Septic Tank, Polisi Dalami Kemungkinan Ada Pelaku Lain

Setelah itu, tak ada kabar dari Seli karena tak masuk kerja. Leli pun menghubungi melalui telepon namun nomor telepon Seli sudah tak aktif.

Setelah bingung mencari, Lelisa sempat mendatangi rumah mertua Seli di Karangjati.

Suami Seli, Edi Susanto menemuinya dan mengatakan istrinya itu sudah pulang ke rumah di Badran. 

Upaya pencarian pun terus dilakukan dirinya dan keluarga. Namun hasilnya tetap nihil, bahkan Edi semakin sulit dicari dan terkesan menghindari.

Tak juga membuahkan hasil, Lelisa melaporkan hal itu ke Polsek Kasihan dan Polres Bantul pada tahun 2011.

Baca juga: Tetangga Mengira Ayu Selisa, Kerangka yang Ditemukan di Septic Tank, Pulang ke Orangtua

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelar Rapid Test dan Swab Massal, Hasilnya 127 Warga Surabaya Reaktif, 8 Positif

Gelar Rapid Test dan Swab Massal, Hasilnya 127 Warga Surabaya Reaktif, 8 Positif

Regional
Gara-gara Pakai APD, Petugas Medis yang Jemput PDP Kabur Nyaris Diamuk Warga

Gara-gara Pakai APD, Petugas Medis yang Jemput PDP Kabur Nyaris Diamuk Warga

Regional
Nekat Curi Gabah Tetangga untuk Bermain Game Online, Pria Ini Babak Belur dan Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara

Nekat Curi Gabah Tetangga untuk Bermain Game Online, Pria Ini Babak Belur dan Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara

Regional
Petugas Ber-APD Dibentak, Diusir, dan Hampir Diamuk Warga Saat Evakuasi PDP yang Kabur

Petugas Ber-APD Dibentak, Diusir, dan Hampir Diamuk Warga Saat Evakuasi PDP yang Kabur

Regional
Akhirnya, Mobil PCR yang Membuat Risma Mengamuk, Tiba di Surabaya

Akhirnya, Mobil PCR yang Membuat Risma Mengamuk, Tiba di Surabaya

Regional
Singgung Soal Riwayat Pendidikan Jokowi di Media Sosial, Pria Ini Diamankan Polisi

Singgung Soal Riwayat Pendidikan Jokowi di Media Sosial, Pria Ini Diamankan Polisi

Regional
Dramatis, Polisi Ketakutan Saat Dihadang dan Dipeluk Keluarga Pasien Positif Corona yang Kabur

Dramatis, Polisi Ketakutan Saat Dihadang dan Dipeluk Keluarga Pasien Positif Corona yang Kabur

Regional
Gempa 5,7 M Guncang Melonguane di Sulawesi Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa 5,7 M Guncang Melonguane di Sulawesi Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Pria Lumpuh Tewas Terbakar Saat Istri Diisolasi karena Pulang dari Zona Merah Covid-19

Pria Lumpuh Tewas Terbakar Saat Istri Diisolasi karena Pulang dari Zona Merah Covid-19

Regional
Teror Diskusi CLS UGM Yogya: Rumah Digedor, Diancam, hingga Didatangi

Teror Diskusi CLS UGM Yogya: Rumah Digedor, Diancam, hingga Didatangi

Regional
Pura-pura Jual Kulkas di Medsos, Pasutri Tipu Ibu Rumah Tangga

Pura-pura Jual Kulkas di Medsos, Pasutri Tipu Ibu Rumah Tangga

Regional
Jokowi Sambut New Normal, Ini Kata Sejumlah Kepala Daerah

Jokowi Sambut New Normal, Ini Kata Sejumlah Kepala Daerah

Regional
Ragam Alasan Pengendara Pergi ke Puncak, Ingin Sate Maranggi hingga Sekadar Cari Angin

Ragam Alasan Pengendara Pergi ke Puncak, Ingin Sate Maranggi hingga Sekadar Cari Angin

Regional
Ada 36 Ribu Warga Blora Pulang Kampung karena Faktor Ekonomi dan Ketidakjelasan Nasib

Ada 36 Ribu Warga Blora Pulang Kampung karena Faktor Ekonomi dan Ketidakjelasan Nasib

Regional
Saat 'New Normal', Kendaraan Luar Daerah Tetap Dibatasi Masuk ke Kota Malang

Saat "New Normal", Kendaraan Luar Daerah Tetap Dibatasi Masuk ke Kota Malang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X