Penyerang Gereja Santa Lidwina Sudah 4-5 Hari di Yogyakarta - Kompas.com

Penyerang Gereja Santa Lidwina Sudah 4-5 Hari di Yogyakarta

Kompas.com - 12/02/2018, 15:15 WIB
Kapolda DIY Brigjen Pol Ahmad Dofiri dalam jumpa pers, Senin (12/02/2018).KOMPAS.com/Wijaya Kusuma Kapolda DIY Brigjen Pol Ahmad Dofiri dalam jumpa pers, Senin (12/02/2018).

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Tersangka Suliono, penyerang Gereja Santa Lidwina, Sleman, Yogyakarta, sudah berada di Yogyakarta selama 4-5 hari sebelum kejadian. Ia ke Yogyakarta hanya mampir untuk selanjutnya pulang ke Banyuwangi, Jawa Timur. 

"Secara detail tidak bisa dijelaskan di sini karena menyangkut tindakan-tindakan kepolisian. Tetapi, intinya, yang bersangkutan berada di Yogya tadinya dalam rangka pulang ke Banyuwangi," ujar Kapolda DIY Brigjen (Pol) Ahmad Dofiri dalam jumpa pers, Senin (12/2/2018).

Ahmad Dofiri menjelaskan, selama di Yogyakarta tersangka menginap di masjid dan mushala. 

"Mampir di Yogyakarta, menginap di masjid dan mushala. Hanya menginap saja, 4-5 hari sudah berada di sini (Yogyakarta)," ujarnya.

(Baca juga: Kapolri: Penyerang Gereja Santa Lidwina Terindikasi Kena Paham Radikal)

Hal itu diperkuat dengan rekaman kamera pemantau (CCTV) dan keterangan saksi yang mengatakan tersangka Suliono menginap di mushala.

"Beberapa keterangan saksi menyampaikan, betul yang bersangkutan menginap di mushala, rekaman CCTV-nya juga ada," ujarnya.

"Motif dan lain-lain menunggu pemeriksaan hari ini. Hari ini kita akan memeriksa lebih mendalam lagi," tuturnya. 

Kompas TV Peristiwa yang terjadi Minggu (11/2) pagi kemarin menambah panjang daftar kejadian memprihatinkan yang menimpa para pemuka agama.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Komentar

Terkini Lainnya

Alasan Penggalangan Dana Kampanye Ridwan Kamil Diadakan di Jakarta

Alasan Penggalangan Dana Kampanye Ridwan Kamil Diadakan di Jakarta

Megapolitan
Andro Si K9 Milik Bea Cukai Kelelahan Mengendus Kapal  Win Long BH 2998

Andro Si K9 Milik Bea Cukai Kelelahan Mengendus Kapal Win Long BH 2998

Regional
Diduga Terima Suap dari Calon Bupati, Ketua Panwaslu dan Anggota KPU Ditangkap

Diduga Terima Suap dari Calon Bupati, Ketua Panwaslu dan Anggota KPU Ditangkap

Regional
'Megawati Rombak Tradisi Ketum Partai Otomatis Capres'

"Megawati Rombak Tradisi Ketum Partai Otomatis Capres"

Nasional
India Wacanakan Layanan Bedah Plastik Gratis bagi Warga Miskin

India Wacanakan Layanan Bedah Plastik Gratis bagi Warga Miskin

Internasional
Indonesia Mini di 'Kampus Toleransi' Salatiga

Indonesia Mini di "Kampus Toleransi" Salatiga

Regional
Buka Festival Shalawat, Jokowi Ajak Umat Jaga Kedamaian di Tahun Politik

Buka Festival Shalawat, Jokowi Ajak Umat Jaga Kedamaian di Tahun Politik

Regional
Berdagang di Atas Trotoar Tanah Abang, PKL Kesal Ditertibkan Satpol PP

Berdagang di Atas Trotoar Tanah Abang, PKL Kesal Ditertibkan Satpol PP

Megapolitan
Lebih dari 1.000 Perempuan ISIS Berpotensi Kembali ke Eropa

Lebih dari 1.000 Perempuan ISIS Berpotensi Kembali ke Eropa

Internasional
Pengendara Moge yang Terobos Pintu Tol Diduga Idap Skizofrenia

Pengendara Moge yang Terobos Pintu Tol Diduga Idap Skizofrenia

Regional
Gelar 'Gala Dinner' di Kemayoran, Ridwan Kamil Kumpulkan Rp 1,2 Miliar

Gelar "Gala Dinner" di Kemayoran, Ridwan Kamil Kumpulkan Rp 1,2 Miliar

Megapolitan
Aparat Gabungan Belum Temukan Bukti Narkotika di Kapal Win Long BH 2988

Aparat Gabungan Belum Temukan Bukti Narkotika di Kapal Win Long BH 2988

Regional
Penyebar Ujaran Kebencian Antar-suku di Medsos Ditangkap Bersama Ponsel dan SIM Card

Penyebar Ujaran Kebencian Antar-suku di Medsos Ditangkap Bersama Ponsel dan SIM Card

Regional
Kapolri Perintahkan Jajarannya untuk Silaturahmi dengan Persatuan Islam.

Kapolri Perintahkan Jajarannya untuk Silaturahmi dengan Persatuan Islam.

Regional
Mabes Polri Kirim Helikopter untuk Pengamanan Pilkada Sulawesi Selatan

Mabes Polri Kirim Helikopter untuk Pengamanan Pilkada Sulawesi Selatan

Regional

Close Ads X