Cukur Rambut Waria Saat Razia, Kapolres Aceh Utara Diinvestigasi Polda Aceh - Kompas.com

Cukur Rambut Waria Saat Razia, Kapolres Aceh Utara Diinvestigasi Polda Aceh

Kompas.com - 02/02/2018, 07:46 WIB
Kepolisian Daerah Aceh akan menginvestigasi tindakan Kapolres Aceh Utara AKBP Ahmad Untung Surianata yang menuai reaksi pro dan kontra dari sejumlah pihak terhadap tindakannya saat merazia dan mencukur rambut 12 waria beberapa waktu lalu. Bahkan ada pihak yang menilai tindakan Untung telah melanggar hak asasi manusia.KOMPAS.com/RAJA UMAR Kepolisian Daerah Aceh akan menginvestigasi tindakan Kapolres Aceh Utara AKBP Ahmad Untung Surianata yang menuai reaksi pro dan kontra dari sejumlah pihak terhadap tindakannya saat merazia dan mencukur rambut 12 waria beberapa waktu lalu. Bahkan ada pihak yang menilai tindakan Untung telah melanggar hak asasi manusia.

BANDA ACEH, KOMPAS.com — Kepolisian Daerah Aceh akan menginvestigasi tindakan Kapolres Aceh Utara AKBP Ahmad Untung Surianata yang menuai reaksi pro dan kontra dari sejumlah pihak.

Reaksi itu muncul karena tindakannya saat merazia dan mencukur rambut 12 wanita pria ( waria) beberapa waktu lalu. Bahkan, ada pihak yang menilai, tindakan Untung telah melanggar hak asasi manusia (HAM).

"Pak Kapolri (Jenderal Tito Karnavian) memerintahkan melakukan investigasi," kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes Misbahul Munauwar kepada wartawan di Banda Aceh, Kamis (1/2/2018) malam.

Dalam konferensi pers, Misbahul mengatakan, setelah mendapat perintah dan arahan langsung dari Kapolri terhadap kasus razia waria yang dilakukan Kapolres Aceh Utara itu, pihaknya langsung membentuk tim investigasi untuk mendalami masalah tersebut.

"Polda Aceh sudah membentuk tim investigasi. Sekarang tim sudah diturunkan ke Aceh Utara dan sedang bekerja," kata dia.

Baca juga: Kapolres Aceh Utara: Jangan Panggil Lagi Mereka Banci

Misbah menambahkan, sejatinya anggota Polri dalam bekerja selalu secara terukur dan tidak boleh melewati batas aturan yang telah ditentukan. Oleh karena itu, jika melanggar akan diberi sanksi sesuai dengan pelanggaran yang dilakukan.

"Kini tim sedang bekerja dan mendalami. Artinya, jika ditemukan ada tindak pelanggaran dalam razia itu, ada sanksinya. Bisa sanksi kode etik dan disipliner," ujarnya.

Misbah berharap masalah yang tengah diinvestigasi atas instruksi Kapolri itu tidak terbukti dan tidak ada pelanggaran sehingga bisa segera diredam dan tak perlu dibesar-besarkan.

"Harus kami selesaikan sehingga kasus itu tidak mengarah ke mana-mana seperti saat ini,” ujarnya.

Baca juga: Propam Periksa Kapolres Aceh Utara Terkait Penangkapan 12 Waria


Kompas TV Keluarga korban menuntut keadilan dan meminta agar terduga pelaku mempertanggungjawabkan perbuatannya.

EditorErwin Hutapea
Komentar

Terkini Lainnya

Alasan Penggalangan Dana Kampanye Ridwan Kamil Diadakan di Jakarta

Alasan Penggalangan Dana Kampanye Ridwan Kamil Diadakan di Jakarta

Megapolitan
Andro Si K9 Milik Bea Cukai Kelelahan Mengendus Kapal  Win Long BH 2998

Andro Si K9 Milik Bea Cukai Kelelahan Mengendus Kapal Win Long BH 2998

Regional
Diduga Terima Suap dari Calon Bupati, Ketua Panwaslu dan Anggota KPU Ditangkap

Diduga Terima Suap dari Calon Bupati, Ketua Panwaslu dan Anggota KPU Ditangkap

Regional
'Megawati Rombak Tradisi Ketum Partai Otomatis Capres'

"Megawati Rombak Tradisi Ketum Partai Otomatis Capres"

Nasional
India Wacanakan Layanan Bedah Plastik Gratis bagi Warga Miskin

India Wacanakan Layanan Bedah Plastik Gratis bagi Warga Miskin

Internasional
Indonesia Mini di 'Kampus Toleransi' Salatiga

Indonesia Mini di "Kampus Toleransi" Salatiga

Regional
Buka Festival Shalawat, Jokowi Ajak Umat Jaga Kedamaian di Tahun Politik

Buka Festival Shalawat, Jokowi Ajak Umat Jaga Kedamaian di Tahun Politik

Regional
Berdagang di Atas Trotoar Tanah Abang, PKL Kesal Ditertibkan Satpol PP

Berdagang di Atas Trotoar Tanah Abang, PKL Kesal Ditertibkan Satpol PP

Megapolitan
Lebih dari 1.000 Perempuan ISIS Berpotensi Kembali ke Eropa

Lebih dari 1.000 Perempuan ISIS Berpotensi Kembali ke Eropa

Internasional
Pengendara Moge yang Terobos Pintu Tol Diduga Idap Skizofrenia

Pengendara Moge yang Terobos Pintu Tol Diduga Idap Skizofrenia

Regional
Gelar 'Gala Dinner' di Kemayoran, Ridwan Kamil Kumpulkan Rp 1,2 Miliar

Gelar "Gala Dinner" di Kemayoran, Ridwan Kamil Kumpulkan Rp 1,2 Miliar

Megapolitan
Aparat Gabungan Belum Temukan Bukti Narkotika di Kapal Win Long BH 2988

Aparat Gabungan Belum Temukan Bukti Narkotika di Kapal Win Long BH 2988

Regional
Penyebar Ujaran Kebencian Antar-suku di Medsos Ditangkap Bersama Ponsel dan SIM Card

Penyebar Ujaran Kebencian Antar-suku di Medsos Ditangkap Bersama Ponsel dan SIM Card

Regional
Kapolri Perintahkan Jajarannya untuk Silaturahmi dengan Persatuan Islam.

Kapolri Perintahkan Jajarannya untuk Silaturahmi dengan Persatuan Islam.

Regional
Mabes Polri Kirim Helikopter untuk Pengamanan Pilkada Sulawesi Selatan

Mabes Polri Kirim Helikopter untuk Pengamanan Pilkada Sulawesi Selatan

Regional

Close Ads X