Temui Pejalan Kaki Asal Magelang, Ganjar Titip Pesan Ini... - Kompas.com

Temui Pejalan Kaki Asal Magelang, Ganjar Titip Pesan Ini...

Kompas.com - 12/11/2017, 14:50 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendukung dua pemuda asal Kecamatan Borobudur Jawa Tengah berjalan kaki dari Jawa Tengah ke Jakarta untuk menemui Presiden Joko WidodoANDI KAPRABOWO/ KOMPAS.com Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendukung dua pemuda asal Kecamatan Borobudur Jawa Tengah berjalan kaki dari Jawa Tengah ke Jakarta untuk menemui Presiden Joko Widodo

SEMARANG, KOMPAS.com - Dua pemuda asal Dusun Puton, Desa Tuk Songo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Agus Triono (31) dan Ahmad Rofiq (25), nekat berjalan kaki dari Magelang ke Jakarta untuk menemui Presiden Joko Widodo.

Mengenakan pakaian Surjan dengan ikat kepala pita merah putih, keduanya mantap berjalan kaki menyusuri ramainya jalan raya. Mereka juga masing-masing membawa bambu runcing yang diikat dengan bendera merah putih.

Informasi tentang adanya dua pemuda asal Magelang yang berjalan kaki menuju Jakarta tersebut ternyata sampai ke Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Tanpa ragu, Ganjar mencegat kedua pemuda itu saat melintas di daerah Banyumanik Kota Semarang, Minggu (12/11/2017) pagi.

"Lho kok sudah sampai sini, mulai jalan sejak kapan?" sapa Ganjar kepada Agus dan Rofiq.

Ganjar kemudian mengajak kedua pemuda tersebut ngobrol meski di area SPBU Srondol Banyumanik Kota Semarang. Kepada Ganjar, kedua pemuda tersebut menerangkan niatnya berjalan kaki menuju Jakarta untuk menemui Presiden RI Joko Widodo.

"Ini untuk memperingati hari Pahlawan Pak, Saya ingin menyerahkan bambu runcing yang telah diikat Bendera Merah Putih ini kepada Pak Presiden," kata Agus.

Tujuan dari perjalanan panjang yang dimulai keduanya sejak Jumat (10/11/2017) agar masyarakat khususnya generasi muda menghargai jasa dan pengorbanan para pahlawan.

Menurut kedua orang itu, perjuangan untuk memerdekakan bangsa ini sangatlah berat sehingga generasi muda haruslah melanjutkan perjuangan mereka.

"Dan bambu runcing inilah yang menjadi sejarah betapa perjuangan dan pengorbanan para pahlawan sangatlah heroik. Untuk itu kami ingin menumbuhkan kembali semangat perjuangan itu agar generasi muda tidak melupakan jasa para pahlawan," ujarnya.

Mendengar kisah itu, Gubernur Ganjar Pranowo merasa tersentuh. Ia mengepalkan tangan dan meminta keduanya semangat untuk melanjutkan perjalanannya.

Selain memberikan semangat, ia juga titip pesan kepada kedua pemuda itu. Pesannya sangatlah simpel, yakni keduanya sepanjang perjalanan harus menemui masyarakat dan menampung keluhan serta harapannya kepada pemerintah.

"Nanti di setiap daerah njenengan harus bertemu masyarakat dan mengumpulkan keluh kesah, saran, harapan atau apapun itu demi kemajuan bangsa ini. Nanti, pesan itu harus njenengan berdua sampaikan kepada Preisiden," katanya.

Sekitar 15 menit Ganjar menemui kedua pejalan kaki tersebut. Setelah ngobrol dan berfoto bersama, Ganjar kemudian kembali melaksanakan rutinitasnya sebagai Gubernur Jateng.

"Semangat saya semakin terpacu setelah ditemui pak Ganjar. Saya akan laksanakan pesan pak Ganjar dan menyampaikan apapun informasi yang saya dapat dari masyarakat kepada Presiden," pungkas keduanya.

Kedua pemuda asal Magelang tersebut kemudian melanjutkan perjalanannya kembali. Diprediksikan, mereka baru akan sampai di Jakarta dua pekan ke depan. (KONTRIBUTOR JAWA TENGAH/ ANDI KAPRABOWO).


EditorKurniasih Budi
Komentar

Close Ads X